Unilever logo
Cleanipedia logo

Kenali 7 Jenis Karpet Rumah sebelum Membeli

Kenali karakteristik jenis-jenis karpet dan cara merawatnya dengan benar supaya Anda bisa memilih karpet terbaik sesuai kebutuhan dan selera.

Diperbarui

Ditulis oleh Hiari Azhar Jauhari

11. Cleanipedia-Juli-2022-Header

Keindahan dan kenyamanan hunian bukan hanya ditentukan oleh ukurannya, melainkan juga penataan yang menarik sekaligus fungsional. Anda bisa menambahkan berbagai perabot agar ruangan di rumah terkesan makin nyaman, salah satunya yaitu karpet. Saat ini, jenis-jenis karpetyang beredar di pasaran sangat beragam sehingga Anda harus cermat menyesuaikannya dengan kebutuhan rumah. Yuk, kenali dulu karakteristik masing-masing jenis karpetsupaya Anda tidak salah pilih!

Mengenal Jenis-Jenis Karpet

Sebelum memilih karpet untuk menyempurnakan hunian, sebaiknya Anda memahami karakteristik jenis-jenis karpet berikut ini.

  • Karpet Polypropylene Jenis karpet ini paling umum digunakan di rumah karena mudah ditemukan dan harganya terjangkau. Bahan utama karpet polypropylene terbuat dari serat sintetis yang cukup nyaman dan mudah dibersihkan. Pilihan motif dan warnanya juga sangat beragam sehingga disukai banyak orang.

  • Karpet Nilon Berbeda dengan karpet lainnya, karpet nilon memiliki bobot yang ringan sehingga mudah dipindah-pindahkan. Daya tahan karpet nilon juga tergolong kuat sehingga awet digunakan dalam waktu lama. Jadi, tak mengherankan jika popularitas karpet ini tak kalah dengan karpet polypropylene.

  • Karpet Wol Salah satu ciri khas karpet wol adalah teksturnya sangat lembut dan mudah menyerap hawa panas. Karakteristik tersebut membuat jenis karpet ini cocok digunakan di daerah yang cuacanya dingin. Proses perawatan yang tepat dapat membuat karpet wol tahan lama hingga bertahun-tahun.

  • Karpet Vinyl Jika Anda mencari karpet yang teksturnya elastis, maka karpet vinyl adalah solusi yang tepat. Teksturnya yang lentur membuat karpet vinyl nyaman diinjak dan tidak terasa licin. Varian warna dan motifnya juga tak kalah beragam dibandingkan jenis karpet lainnya.

  • Karpet Sutra Harga yang harus Anda bayar untuk mendapatkan karpet sutra sangat sebanding dengan kualitasnya. Karpet sutra memiliki tekstur sangat lembut dan memiliki tampilan elegan yang membuat rumah terkesan makin mewah.

  • Karpet Kulit Hewan Sesuai dengan namanya, karpet ini terbuat dari kulit hewan asli yang dikeringkan. Daya tahannya sangat kuat dan tampilannya menarik karena biasanya mempertahankan lekuk asli kulit hewan. Penggunaan karpet kulit hewan lebih cocok ditempatkan di ruangan yang kering karena teksturnya rentan berubah jika terkena air atau udara lembap.

  • Karpet Katun Soal urusan kenyamanan, karpet katun memang tak perlu diragukan lagi. Tekstur karpet ini juga sangat lembut sehingga nyaman diinjak. Sayangnya, daya tahan karpet katun lebih rendah dibandingkan jenis karpet lain sehingga lebih baik diletakkan di ruangan yang mobilitasnya tidak terlalu tinggi, misalnya ruang ibadah.

Tips Merawat Karpet agar Tahan Lama dan Tidak Mudah Rusak

Karpet kesayangan Anda di rumah akan senantiasa tahan lama dan tidak mudah rusak jika Anda merawatnya dengan mengikuti beberapa tips berikut ini.

  • Membersihkan karpet dengan vacuum cleaner minimal satu bulan sekali untuk menyingkirkan debu dan kotoran tak kasat mata. Proses membersihkan karpet yang satu ini juga bisa dilakukan lebih sering jika Anda atau anggota keluarga lainnya punya riwayat alergi debu.

  • Mencuci Karpet menggunakan detergen cair supaya warna dan teksturnya tidak berubah. Jangan menyikat karpet terlalu kencang, khususnya jika karpet terbuat dari bahan wol atau bulu sintetis.

  • Menjauhkan karpet dari makanan, minuman, tinta, cat, dan bahan lainnya yang bersifat merusak.

  • Meletakkan karpet di ruangan yang kering dan benar-benar bersih. Jangan sampai kondisi lantai dan ruangan yang lembap malah membuat karpet rentan rusak.

  • Mengatasi kotoran pada permukaan karpet sesegera mungkin supaya tidak menimbulkan noda membandel yang sulit hilang. Anda dapat menggunakan campuran air, baking soda, dan sabung cuci piring untuk membersihkan kotoran sampai tuntas.

  • Menjemur karpet minimal seminggu sekali untuk menghilangkan tungau dan kotoran lain yang menempel di permukaannya. Jangan lupa pula menepuk-nepuk karpet dengan rotan atau sapu lidi untuk mengeluarkan kotoran yang terkandung dalam karpet.

Sekarang, Anda tentu tak ragu lagi memilih jenis karpet sesuai selera dan kebutuhan karena sudah mengenal karakteristik dan tips perawatannya. Karpet yang bersih dan menarik akan menyempurnakan suasana interior rumah Anda.

Polling

Bagaimana cara Anda mengetahui bahwa permukaan dapur dan kamar mandi anda telah didesinfeksi?

0 Suara

Awalnya diterbitkan