Unilever logo
Cleanipedia logo

Apa Itu Humidifier? Berikut 7 Manfaatnya untuk Kesehatan

Humidifier adalah alat rumah tangga yang populer. Sebelum beli, Anda wajib mengetahui apa saja fungsi humidifier dan manfaatnya bagi kesehatan

Diperbarui

Ditulis oleh Hiari Azhar Jauhari

06-Cleanipedia-Agustus-2022-Header

Sejak mewabahnya COVID-19, humidifier adalah alat pelembap udara yang melonjak popularitasnya. Pasalnya, humidifier dipercaya dapat mencegah penyebaran virus melalui udara. Selain itu, ada juga berbagai manfaat humidifier yang tidak hanya berdampak baik bagi kesehatan namun juga bagi lingkungan sekitar.

Namun, sebelum membeli humidifier, Anda perlu mengetahui dulu aturan penggunaannya agar mendapatkan manfaat yang optimal dari alat tersebut. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan berikut ini!

Apa itu Humidifier?

Humidifier adalah alat yang mampu menjaga kelembapan udara. Cara kerjanya yaitu dengan menyemprotkan uap air ke udara. Tidak hanya itu, fungsi humidifier juga dapat membantu mengatasi masalah iritasi yang disebabkan oleh udara kering, seperti bibir pecah-pecah dan kulit kering hingga sakit tenggorokan dan pilek.

Manfaat humidifier juga penting untuk menjaga lingkungan sekitar. Contohnya yaitu mencegah pertumbuhan jamur di tembok akibat udara yang terlalu lembap. Furnitur berbahan dasar kayu serta tanaman hias yang Anda rawat di rumah pun akan terjaga dengan kelembapan udara yang tepat.

Dalam memilih humidifier yang tepat, perhatikan dulu kebutuhan Anda. Sebagai indikator, panduan di bawah ini bisa membantu Anda dalam menentukan humidifier yang tepat:

  • Pertimbangkan ukuran ruangan supaya humidifier mampu menjaga kelembapan udara di angka 30 hingga 50%

  • Pastikan humidifier mampu memperbaiki temperatur udara berdasarkan kondisi ruangan

  • Pilih tipe humidifier yang memiliki filter untuk menyaring udara

  • Pertimbangkan biaya operasional yang akan dikeluarkan untuk pemakaian dan perawatan humidifier

Mengenal Fungsi Humidifier

Polling

Bagaimana cara Anda mengetahui bahwa permukaan dapur dan kamar mandi anda telah didesinfeksi?

0 Suara

Fungsi utama humidifier adalah untuk mengatur atau menambah tingkat kelembapan udara di dalam ruangan. Biasanya, alat ini sering digunakan ketika musim hujan atau musim panas. Selain fungsi utama tersebut, terdapat juga fungsi humidifier lainnya, yaitu sebagai berikut.

  • Mengatur Kelembapan Udara yang terlalu kering atau terlalu lembap di dalam ruangan tidak hanya memengaruhi kondisi ruangan tersebut, tapi juga berdampak pada kesehatan. Udara yang terlalu lembap dapat memicu pertumbuhan jamur, menyebabkan kerusakan interior, dan menimbulkan masalah kesehatan.

Sementara itu, udara yang terlalu kering dapat memicu masalah kesehatan terlebih bagi pengidap asma atau gangguan pernapasan lainnya. Udara kering juga akan membuat kulit Anda kering dan pecah-pecah.

Alat pengatur kelembapan seperti humidifier dapat dijadikan sebagai solusi pengatur kelembapan udara. Dengan begitu, kondisi udara akan tetap terjaga, yaitu tidak terlalu lembap dan tidak terlalu kering.

  • Meminimalisir Penyebaran Virus Melalui Udara Kelembapan udara yang tepat dapat mencegah pergerakan kuman, bakteri, dan virus. Bahkan, studi mengungkapkan bahwa mengatur tingkat kelembapan udara hingga 43% dapat meminimalisir penyebaran virus sebanyak 85%.

Atas alasan inilah menyesuaikan tingkat kelembapan sering dilakukan di fasilitas kesehatan guna melindungi tenaga medis dan pengunjung dari paparan sumber penyakit Selain itu, uap air yang dihasilkan oleh humidifier dapat mengikat mikroorganisme tersebut sehingga tidak mampu bertahan lama di udara.

  • Menghangatkan Udara Udara yang lembap sebenarnya cenderung lebih hangat daripada udara kering. Saat kadar air di udara lebih tinggi, maka keringat akan menguap lebih lama. Alhasil, tubuh akan terasa lebih hangat.

  • Menjaga Lingkungan Sekitar Humidifier juga dapat difungsikan untuk menjaga kelembapan di lingkungan sekitar. Ketika kelembapan area sekitar terjaga dengan baik, dinding rumah terhindar dari jamur, cat dinding atau wallpaper lebih awet, tanaman hias di rumah akan semakin sehat, furnitur berbahan dasar kayu lebih tahan lama, dan sebagainya. 

Jenis-Jenis Humidifier

Berikut ini beberapa jenis humidifier beserta penjelasan singkat terkait cara kerjanya.

  • Steam Vaporizer/Warm Mist Humidifier Fungsi humidifier jenis ini yaitu membunuh bakteri di udara. Cara kerja steam vaporizer atau warm mist humidifier adalah dengan memanaskan air yang nantinya akan menghasilkan uap hangat untuk membunuh bakteri tersebut.

Steam vaporizer biasa digunakan saat cuaca dingin untuk menghangatkan suhu ruang. Sayangnya, konsumsi energi dari humidifier jenis ini cenderung tinggi. Alat ini juga mampu menghantarkan panas sehingga perlu dijauhkan dari jangkauan anak-anak.

  • Ultrasonic Humidifier Sesuai namanya, humidifier jenis ini bekerja dengan mengandalkan gelombang ultrasonik. Gelombang ini yang bertugas mengubah air menjadi uap yang disebarkan melalui udara. Namun, karena bakteri mampu berkembang dalam air, Anda perlu menambahkan fungsi sterilisasi agar udara tetap terjaga kualitasnya.

Keunggulan humidifier ultrasonik adalah konsumsi energinya yang lebih rendah dibanding warm mist humidifier. Namun, harganya cenderung lebih tinggi dari jenis humidifier lainnya. Humidifier ultrasonik bersifat lebih praktis dan mudah perawatannya.

  • Evaporator Evaporator humidifier adalah alat pelembap udara yang bekerja menggunakan metode penguapan melalui built-in fan atau baling-baling yang telah terpasang dalam alat. Baling-baling ini akan mempercepat penguapan air untuk melembapkan udara.

Fungsi humidifier jenis ini yang lainnya yaitu menurunkan suhu ruangan hingga 10° C. Dari sisi harga, evaporator humidifier lebih terjangkau. Namun Anda memerlukan pasokan energi cukup tinggi untuk membuatnya bekerja.

  • Impeller Humidifier Kebalikan dari steam vaporizer, impeller humidifier adalah alat pelembap udara yang menghasilkan uap dingin. Cara kerjanya yaitu dengan menggunakan air yang diproses melalui alat berputar seperti disc atau piringan. Kemudian, air tersebut diubah menjadi uap dingin. Itulah sebabnya impeller humidifier cocok digunakan ketika cuaca sedang terik.

Alat ini juga hemat listrik dan aman dari jangkauan anak-anak karena tidak mengeluarkan suhu panas. Namun, humidifier jenis ini tidak disertai alat penyaring bakteri sehingga Anda perlu menambahkan fitur disterilisasi.

  • Central Humidifier Humidifier jenis ini bekerja dengan cara terhubung ke AC sentral dalam ruangan. Tujuannya untuk meningkatkan kelembapan udara di seluruh ruangan.

Manfaat Humidifier Bagi Kesehatan

Humidifier adalah alat elektronik yang dapat membantu meningkatkan kelembapan dan kualitas udara. Itulah mengapa alat ini memiliki berbagai macam manfaat, khususnya bagi kesehatan. Lalu, apa saja manfaat humidifier untuk kesehatan?

  • Mencegah Radang dan Sakit Tenggorokan Radang atau sakit tenggorokan bisa terjadi karena beberapa hal, salah satunya kadar kelembapan ruangan yang rendah. Humidifier dapat diandalkan untuk menghindari kondisi ini dengan cara meningkatkan kelembapan udara. Sakit di tenggorokan pun akan berkurang sekaligus dapat dihindari di kemudian hari.

  • Melembapkan Kulit Siapa pun akan dibuat tidak nyaman oleh kondisi kulit yang kering. Bahkan, tidak jarang kondisi ini menyebabkan kulit mengelupas, gatal, hingga perih. Selain penggunaan produk kulit yang melembapkan, humidifier juga bisa dijadikan solusi untuk mengatasi masalah tersebut.

Humidifier adalah alat elektronik yang mampu melembapkan udara sekitar. Ketika udara lembap, itu artinya kulit Anda pun akan terjaga kelembapannya. Anda bisa menempatkan humidifier di area yang sering ditempati seperti ruang keluarga, ruang kerja, dan kamar tidur.

  • Mengurangi Risiko Iritasi Mata Udara kering menyebabkan debu dan partikel asing lainnya menyebar dengan cepat. Bila terkena mata, partikel tersebut dapat menyebabkan iritasi. Namun, humidifier dapat meminimalisir risiko tersebut.

  • Meredakan Gejala Flu dan Alergi Manfaat humidifier yang selanjutnya adalah dapat mengurangi rasa gatal pada hidung, saluran hidung, tenggorokan dan mulut. Itu sebabnya humidifier sering digunakan oleh penghuni rumah yang terkena pilek, flu, hingga alergi. 

Fungsi humidifier sebagai pelembap udara dapat mengurangi keluhan pada area tenggorokan dan hidung. Selain itu, alat ini juga dapat meminimalisir pertumbuhan mikroorganisme berbahaya seperti bakteri dan virus yang disebabkan oleh udara kering.

  • Menenangkan Sinus Lendir di hidung dan sinus tidak akan mengalir dengan baik jika Anda menghirup udara yang terlalu kering. Kondisi ini dapat menimbulkan sinusitis atau nyeri sinus. 

Sebaliknya, ketika kelembapan udara lebih baik, sinus akan terjaga kesehatannya. Jadi, tidak ada salahnya Anda menggunakan humidifier untuk menambah kelembapan udara guna meminimalisir risiko sinusitis.

  • Mengurangi Dengkuran Saat Tidur Menyalakan humidifier sepanjang malam tidak hanya membuat tidur lebih nyaman, tapi juga terhindar dari masalah mendengkur. Udara yang lembap mampu mengatasi masalah penyempitan saluran pernapasan yang menjadi penyebab mendengkur atau ngorok.

Tenggorokan pun akan tetap lembap dan terhindar dari masalah iritasi karena sering mendengkur. Jadi, jika Anda memiliki masalah mendengkur saat tidur, sebaiknya tempatkan humidifier di kamar tidur untuk mengatasinya.  

Cara Merawat dan Membersihkan Humidifier

Dengan menggunakan humidifier, kualitas udara di dalam ruangan akan lebih baik. Namun, terlepas dari segudang manfaatnya, penggunaan humidifier terlalu berlebihan dapat memicu gangguan pernapasan dan pertumbuhan jamur, terlebih bila Anda jarang membersihkan alat ini.

Nah, cara merawat dan membersihkan humidifier tidaklah sulit asalkan Anda selalu memperhatikan empat hal berikut ini.

  • Bersihkan Setiap 3 Hari Sekali Bagian tangki humidifier perlu dibersihkan karena terdapat endapan mineral di dalamnya. Jika dibiarkan, jamur dan bakteri akan tumbuh dengan cepat dan mengontaminasi udara. Gunakan hidrogen peroksida untuk membersihkan bagian tersebut. Lakukan secara rutin setiap 3 hari sekali.

  • Bilas Tangki setelah Dibersihkan Setelah dibersihkan, pastikan juga Anda membilas tangki humidifier dengan air bersih. Tujuannya agar bahan kimia yang digunakan untuk membersihkan tangki tersebut terkikis dan tidak terhirup.

  • Ganti Air Humidifier secara Rutin Hal yang tidak kalah pentingnya yaitu mengganti air dalam humidifier secara rutin. Sebelum menggantinya, tangki perlu dikosongkan terlebih dahulu. Keringkan bagian dalam tangki dan isi kembali dengan air bersih. Disarankan untuk mengganti air humidifier setiap hari. 

  • Gunakan Air Demineralisasi atau Air Sulingan Air sulingan atau demineralisasi dapat mengurangi partikel mineral yang ikut dilepaskan ke udara melalui humidifier. Selain itu, air jenis ini juga dapat meminimalisir endapan mineral yang memicu perkembangan mikroorganisme berbahaya seperti bakteri. Maka dari itu, sebaiknya gunakan air sulingan untuk mengisi humidifier.   

Selain kiat membersihkan humidifier di atas, Anda juga perlu melakukan hal-hal berikut agar humidifier terjaga keawetannya dan bekerja lebih optimal.

  • Hindari penggunaan air keran biasa

  • Pastikan humidifier selalu dalam kondisi bersih dan kering

  • Selain mencegah pertumbuhan bakteri, filter humidifier harus dibersihkan agar tidak tumbuh lumut

  • Bagian luar alat humidifier harus dalam kondisi kering dan pastikan tidak ada air yang menetes keluar

  • Gunakan alat pengukur kelembapan udara seperti hygrometer untuk menjaga kelembapan udara tetap di titik ideal, yakni pada kisaran 30 hingga 50%

Jika memerlukan alat untuk mengatur kelembapan ruangan yang tepat, humidifier adalah solusinya. Pastikan Anda merawat dan membersihkannya dengan tepat agar Anda dapat merasakan manfaat humidifier secara optimal.

Hiari Azhar Jauhari

Hiari Azhar Jauhari, asal dari Bandung, merupakan seorang content editor di sebuah marketing agency bernama IndboundID. Selain itu, Hiari juga merupakan seorang shutterbug.

Author Bio

Awalnya diterbitkan