Unilever logo
Cleanipedia logo

Apakah Hunian Anda Memenuhi 10 Kriteria Rumah Sehat Ini?

Hunian yang memenuhi kriteria rumah sehat tidak hanya membuat Anda sekeluarga nyaman tetapi juga efektif mendukung kesehatan dalam jangka panjang.

Diperbarui

Ditulis oleh Hiari Azhar Jauhari

11-Cleanipedia-Agustus-2022-Header

Durasi Baca: 5 - 6 menit

Apa yang terbayang di benak Anda saat mendengar kata “rumah pribadi”? Bukan hanya faktor kemegahan dan desain bangunan yang patut diutamakan saat memilih dan menata rumah pribadi. Anda juga harus memastikan hunian Anda memenuhi kriteria rumah sehatkarena hal tersebut penting untuk mendukung kesehatan dan kenyamanan Anda sekeluarga. Jangan sampai kondisi rumah yang kurang sehat malah membuat Anda sekeluarga rentan sakit serta merasa tidak betah.

Beberapa kriteria rumah sehat yang patut menjadi perhatian Anda adalah sebagai berikut.

Material Bangunan yang Berkualitas dan Sifatnya Permanen

Kriteria rumah sehat yang pertama mengacu pada kualitas material bangunan yang digunakan pada rumah. Suatu unit rumah dinyatakan sehat jika menggunakan material berkualitas yang sifatnya permanen, misalnya dinding yang kokoh dan tidak lembap atau berjamur, lantai yang terbuat dari keramik, serta atap dari genteng atau baja ringan. Penggunaan material berkualitas akan mengurangi risiko kerusakan rumah akibat perubahan cuaca ekstrem dan bencana alam.

Komponen dan Penataan Rumah yang Efektif

Rumah yang sehat juga identik dengan komponen dan penataan rumah yang efektif. Setiap ruangan di rumah harus memiliki fungsi yang jelas untuk mendukung aktivitas Anda sekeluarga. Dokumen Panduan Pembangunan Perumahan dan Permukiman Pedesaan yang dirilis Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan bahwa rumah sehat idealnya memiliki beberapa ruangan inti, yaitu kamar tidur, dapur, ruang makan, kamar mandi, dan ruang tamu.

Sistem Pencahayaan yang Memadai

Polling

Bagaimana cara Anda mengetahui bahwa permukaan dapur dan kamar mandi anda telah didesinfeksi?

0 Suara

Hunian yang sehat tidak cuma bergantung pada pencahayaan dari lampu, melainkan juga dapat memanfaatkan sinar matahari semaksimal mungkin. Beberapa elemen ruangan seperti jendela dan skylight dapat digunakan supaya rumah memperoleh paparan sinar matahari dari pagi hingga sore hari. Selain menghemat konsumsi listrik, sistem pencahayaan alami juga penting agar rumah tidak lembap.

Kepadatan Ruangan yang Seimbang dengan Jumlah Penghuni

Semakin banyak jumlah penghuni suatu rumah, maka semakin besar pula luas bangunan yang dibutuhkan. Kepadatan ruangan rumah sebaiknya tidak berlebihan sebab berisiko membuat penghuninya kekurangan asupan oksigen. Di samping itu, rumah yang terlalu padat menyebabkan seluruh penghuninya rentan terkontaminasi penyakit menular jika ada salah satu anggota keluarga sedang terjangkit penyakit tersebut.

Kualitas Udara yang Senantiasa Bersih

Membahas seputar kriteria rumah sehat tentu tak lengkap tanpa menyebut tentang kualitas udara. Rumah sehat pasti didukung kualitas udara yang bersih dan bebas pengap. Selain mengandalkan jendela, Anda bisa memasang alat penghisap asap kompor (cooker hood) untuk mengatasi masalah asap di dalam rumah pasca beraktivitas di dapur.

Sistem Ventilasi Udara yang Lancar

Kualitas udara di rumah sangat dipengaruhi oleh sistem ventilasi udara. Oleh sebab itu, Anda harus memastikan bahwa ventilasi udara rumah sudah memadai untuk mendukung proses sirkulasi udara. Jumlah ventilasi udara yang sangat terbatas menyebabkan rumah terasa lembap dan pengap.

Kualitas Air yang Selalu Terjaga

Kondisi air turut menjadi salah satu kriteria rumah sehat yang wajib dipenuhi. Rumah yang sehat mesti memiliki sumber air bersih yang lancar dan stabil sepanjang waktu. Ketersediaan air sangat dibutuhkan untuk aktivitas Mandi Cuci Kakus (MCK), air minum, memasak, serta berbagai keperluan lainnya. Kualitas air yang buruk dan diperparah dengan jumlah yang terbatas membuat penghuni rumah kesulitan menjaga kebersihan diri sendiri dan huniannya sehingga risiko penyakit sulit dihindari.

Sistem Pembuangan Limbah yang Tertata Rapi

Syarat rumah sehat berikutnya yang tak boleh diabaikan adalah sistem pembuangan limbah yang mencakup limbah cair (air bekas MCK) maupun limbah padat (sampah rumah tangga). Limbah yang menumpuk di dalam maupun sekitar lingkungan rumah bisa memicu kemunculan mikroorganisme penyebab penyakit menular. Jadi, masalah limbah memang tak boleh dianggap remeh kalau Anda ingin memiliki hunian yang sehat dan nyaman.

Tempat Penyimpanan Makanan yang Higienis

Poin penting berikutnya yang termasuk kriteria rumah sehat adalah tempat penyimpanan makanan yang higienis. Hal ini tentu berkaitan erat dengan dapur dan ruang makan. Rumah sehat pasti mempunyai tempat penyimpanan makanan yang higienis sehingga terhindar dari kontaminasi berbagai mikroorganisme penyebab penyakit, seperti virus, jamur, dan bakteri.

Bebas Hama Penyebab Penyakit

Satu lagi hal krusial yang menyempurnakan kriteria rumah sehat adalah bebas hama penyebab penyakit. Keberadaan bermacam-macam hama seperti serangga (contohnya nyamuk, kecoa, semut) dan tikus tentu harus segera diatasi supaya tidak berkembang biak dan meningkatkan risiko penyebaran penyakit. Selain harus menjaga kebersihan rumah dengan seksama, Anda juga bisa menggunakan jasa secara teratur untuk membasmi hama sampai tuntas.

Semoga rumah Anda sudah berhasil memenuhi 10 kriteria rumah sehat tersebut, ya. Bila masih ada kriteria yang belum terpenuhi, tentu Anda belum terlambat mewujudkan rumah sehat idaman mulai sekarang.

Hiari Azhar Jauhari

Hiari Azhar Jauhari, asal dari Bandung, merupakan seorang content editor di sebuah marketing agency bernama IndboundID. Selain itu, Hiari juga merupakan seorang shutterbug.

Author Bio

Awalnya diterbitkan