Skip to content
Bagian dalam rumah

Apa itu Salmonella dan bagaimana mencegah infeksi Salmonella?

Apa itu Salmonella dan apa saja gejala infeksinya? Baca informasi berguna tentang Salmonella, termasuk cara-cara mencegah infeksi Salmonella di sini.

Mungkin Anda sudah pernah mendengar istilah Salmonella dan mengasosiasikannya dengan penyakit saluran pencernaan. Tapi apa sebenarnya Salmonella? Apa saja penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella? Baca panduan lengkap di bawah ini tentang Salmonella, termasuk hal-hal sederhana yang bisa Anda lakukan untuk mencegah kontaminasinya.

Pengertian Salmonella

Salmonella adalah istilah yang mengacu pada kelompok beberapa jenis bakteri yang bisa menyebabkan infeksi Salmonella (salmonellosis) di saluran pencernaan. Menurut WHO, Salmonella merupakan salah satu penyebab utama keracunan makanan di dunia.

Penyebab dan gejala infeksi Salmonella

Salmonellosis disebabkan konsumsi bahan makanan dan air yang terkontaminasi bakteri Salmonella. Bakteri tipe ini bisa mengontaminasi daging, ikan, telur, buah dan sayur. Selain itu, sebagian hewan peliharaan seperti reptil dan burung bisa menyebarkan Salmonella melalui kotorannya.

Infeksi Salmonella ditandai dengan beberapa gejala. Salmonella berinkubasi selama 12 hingga 72 jam dalam tubuh. Selama rentang waktu inilah pasien menderita gejala-gejala berikut:

  • Mual, muntah, dan menceret
  • Keram perut
  • Demam
  • Badan menggigil
  • Darah di dalam kotoran

Selain itu, Salmonella juga bisa menyebabkan demam tifus yang lebih fatal. Penyakit ini tergolong jarang karena hanya sebagian kecil bakteri Salmonella bisa menyebabkannya.

Pengobatan salmonellosis

Salmonellosis ditangani dengan obat antidiare dan antibiotik dengan dosis yang tepat. Bagi sebagian orang, gejala-gejalanya reda dengan sendirinya dalam 2-3 hari. Pengobatan dalam hal ini hanya berfungsi mengganti cairan yang hilang akibat muntah dan menceret. Namun, jika Anda atau anggota keluarga menunjukkan satu atau beberapa gejala keracunan Salmonella, segera konsultasi ke dokter.

Selain untuk mendapatkan penanganan yang benar, dokter juga bisa melakukan identifikasi bakteri Salmonella penyebab infeksi. Penyakit tifus memang bisa berujung fatal, namun sangat mungkin disembuhkan dengan antibiotik sesuai petunjuk dokter, apalagi jika diagnosis dilakukan sedini mungkin.

Bagaimana mencegah infeksi Salmonella?

Infeksi Salmonella bisa dicegah dengan cara menerapkan kebiasaan-kebiasaan sehat dan higienis setiap waktu.

Terapkan kebiasaan mencuci tangan secara benar

Mencuci tangan bisa membatasi perpindahan Salmonella dari bahan makanan yang Anda sentuh ke tangan, dan dari tangan ke mulut. Cuci tangan sebelum dan setelah memasak, menyentuh daging mentah, menggunakan toilet, dan mengganti popok bayi. Ajari pula kebiasaan mencuci tangan sejak dini pada anak.

Batasi kemungkinan untuk kontaminasi silang

Kontaminasi silang terjadi ketika kuman dari satu bahan makanan berpindah ke bahan makanan lain.

  • Cuci bersih perlengkapan masak yang bersentuhan dengan daging dan ikan mentah sebelum disimpan atau digunakan kembali. Pakai produk pencuci piring yang ampuh membasmi bakteri, seperti Sunlight Plus Anti Bakteri.
  • Simpan terpisah sayur, daging, dan ikan. Masukkan daging dan ikan mentah di dalam wadah yang tertutup rapat, dan letakkan di bagian bawah kulkas untuk membatasi kontaminasi.

Siapkan bahan makanan secara benar

Pada umumnya, menghindari memakan daging hewan, ikan, dan telur mentah bisa menghindari infeksi Salmonella.

  • Cuci bersih semua bahan makanan yang dimakan mentah seperti daun selada dan buah-buahan.
  • Ikan bisa disantap mentah asalkan masih sangat segar. Jika Anda tidak tahu cara yang benar mempersiapkan ikan mentah untuk langsung dimakan, Anda sebaiknya memasaknya.
  • Bistik sapi bisa dimakan setengah matang, tapi pastikan daging tersebut segar. Buang daging yang mulai berubah warna atau berlendir.
  • Daging ayam mutlak harus dimasak hingga matang sepenuhnya.

Bersihkan rumah secara menyeluruh

Rumah yang higienis membantu menjaga kesehatan anggota keluarga. Wastafel dapur dan toilet bisa menjadi sarang Salmonella, jadi bersihkan secara menyeluruh beberapa kali setiap pekan. Sapu rumah tiap hari, dan pel satu hingga dua kali seminggu.

Menerapkan kebiasaan-kebiasaan sederhana dapat membatasi penyebaran Salmonella secara maksimal. Jangan pernah ragu memeriksakan diri ke dokter jika Anda mengalami gejala infeksi Salmonella. Jika tidak bisa segera ke dokter, usahakan mengganti cairan yang hilang dengan minum air mineral. Untuk anak-anak, oralit merupakan solusi paling ampuh mencegah dehidrasi parah.

Rekomendasi kami


Kontaminasi Salmonella bisa dicegah dengan menjaga kebersihan rumah, terutama dapur dan toilet. Gunakan produk-produk yang ampuh melawan berbagai jenis kuman, misalnya Cif untuk dapur dan Domestos untuk toilet.

Poin-poin kunci:

  • Salmonella menyerang saluran pencernaan dan bisa menyebabkan dehidrasi parah, namun upaya pencegahannya tidaklah sulit
  • Hindari memakan daging mentah dan ikuti petunjuk memasak makanan secara benar
  • Menerapkan kebiasaan mencuci tangan dapat mencegah infeksi Salmonella