Cara menata kamar tidur anak perempuan dan laki-laki

Menata kamar tidur anak perlu melibatkan anak, mengutamakan kepraktisan, dan menyesuaikan usia anak. Artikel ini sarat tips bermanfaat bagi para orang tua.

Diperbarui

Menata kamar tidur anak sama pentingnya dengan menata kamar tidur Anda karena kamar anak merupakan ruang pribadi mereka. Sama halnya dengan orang dewasa, anak pun memiliki kesukaan, mulai dari warna, karakter, gaya, dan sebagainya. Oleh karena itu, jika usia anak memungkinkan, Anda perlu merancang penataan kamar tidur anak dengan melibatkan si pemilik kamar. Tentunya dekorasi kamar perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan usia anak. Pilih beberapa contoh ide kamar sebagai sumber inspirasi dan diskusikan bersama anak. Beri ia kebebasan memilih warna dinding dan warna tirai, misalnya. Menata kamar anak juga bisa dijadikan media kreativitas dan ekspresi anak. Tanamkan pada anak bahwa kamar perlu praktis dan mudah dibersihkan agar tetap nyaman serta ajarkan pada anak untuk bertanggung jawab atas kerapian dan kebersihan kamarnya.

Libatkan anak dalam menentukan penataan kamar tidurnya agar muncul rasa memiliki. Ingat untuk mengutamakan kepraktisan sehingga kamar mudah dirapikan dan dibersihkan. Gunakan pembersih berkualitas seperti Cif Spray Serbaguna untuk mencegah tumpukan debu penyebab alergi pada anak-anak.

Cara menata kamar anak perempuan

Bagi anak perempuan, menata kamar sering kali menjadi proyek yang seru. Ini seperti bermain rumah-rumahan dalam kehidupan nyata. Di bawah ini beberapa ide yang bisa Anda coba untuk menata kamar anak perempuan:

  • Tempat untuk memajang koleksi boneka atau buku favorit. Bufet atau lemari gantung di dinding bisa menjadi pilihan yang praktis dan mudah dirapikan.
  • Hiasan dinding kreatif. Stiker khusus dinding bermotif floral yang bisa ditata sesuka hati bisa menjadi pilihan. Anda bisa juga membeli lembaran stiker polos dan biarkan anak menggambar dan memotong motifnya.
  • Sentuhan feminin. Jika anak Anda feminin, pilih motif feminin untuk kotak mainannya atau lapisi pigura foto dengan kain bermotif bunga-bunga.
  • Sediakan wadah aksesori. Alokasikan satu pojok untuk menempatkan cermin dan berbagai wadah untuk menyimpan jepit rambut, kalung, dan perhiasan lainnya jika anak Anda suka berdandan.
  • Karpet pemanis. Setelah anak menentukan tema dinding, cari karpet dengan motif dan warna senada sebagai pemanis ruangan. Lupakan karpet jika si anak alergi terhadap debu karpet.

Cara menata kamar anak laki-laki

Sama halnya dengan anak perempuan, anak laki-laki perlu juga diberi kebebasan sepantasnya untuk menata kamarnya sendiri. Berikut ini beberapa ide untuk kamar anak laki-laki:

  • Karakter atau tokoh favorit. Biarkan ia memilih poster karakter atau tokoh yang menginspirasinya sebagai pajangan dinding. Hiasan dinding seperti ini selain murah juga mudah diganti jika selera anak berubah.
  • Sentuhan maskulin. Jangan khawatir jika anak ingin dinding kamarnya berwarna biru tua atau hitam sekalipun. Pilih satu dinding saja jika warna pilihannya sangat gelap dan usahakan warna plafon tetap putih agar kamar tidak terkesan terlalu sempit. Imbangi warna dinding gelap dengan tirai, karpet, dan hiasan dinding berwarna terang.
  • Wadah untuk perlengkapan olah raga. Jika anak senang berolah raga, sediakan kotak besar di sudut ruangan atau kotak yang bisa disimpan di bawah ranjang sebagai tempat penyimpanan. Keperluan olah raga seperti bola, helm sepeda, raket, dan sebagainya memakan tempat, jadi pastikan benda-benda ini tidak berserakan di kamar.
  • Seprai dan sarung bantal pendukung tema kamar. Anda bisa menyesuaikan desain seprai dan sarung bantal dengan karakter pilihan anak.

Perabotan yang perlu Anda sediakan baik di kamar anak perempuan maupun di kamar anak laki-laki antara lain tempat sampah, wadah mainan, dan keranjang baju kotor. Masing-masing perabotan ini bisa sekaligus mengajarkan anak tentang kebersihan, kerapian, dan keteraturan.

  • Sertakan anak dalam diskusi penataan kamar
  • Tambahkan unsur kesukaan anak di kamar
  • Pastikan anak memiliki wadah untuk merapikan mainan atau koleksinya
  • Awalnya diterbitkan