Langkah-langkah penting

  • Perhatikan kelembapan media tanam. Hindari air menggenang di dalam pot.
  • Pangkas dan siangi tanaman bonsai secara teratur.
  • Ganti pot dan media tanam jika akar sudah menjalar keluar dari pot.

Tanaman bonsai banyak dijadikan pilihan untuk menghias bagian dalam rumah karena bentuknya yang eksotis serta ukurannya yang relatif kecil. Mendekorasi bagian dalam rumah dengan tanaman bonsai banyak sekali manfaatnya. Selain membuat rumah terlihat lebih cantik dan segar, tanaman bonsai juga dikenal dapat memperbaiki kualitas udara di dalam rumah serta meredam kebisingan. Ada banyak jenis tanaman bonsai namun beberapa jenis ini adalah yang paling populer di Indonesia: bonsai kelapa, bonsai serut, bonsai beringin, dan bonsai santigi. Beda jenis bonsai, beda juga cara merawatnya. Artikel berikut ini membagi informasi cara merawat bonsai yang tepat sesuai jenis pohonnya.

Cara merawat bonsai kelapa

Tanaman bonsai kelapa populer karena mudah tumbuh di berbagai lingkungan dan cara perawatannya yang relatif mudah. Berikut ini adalah cara merawat bonsai kelapa

  • Siram tanaman bonsai minimal satu kali dalam sehari. Cermati cara menyiram. Jangan biarkan ada air tergenang karena bisa mengakibatkan akar tanaman menjadi busuk.
  • Beri pupuk 3-4 bulan sekali. Pupuk kandang ideal digunakan karena alami dan baik untuk mempertahankan kondisi kelembapan tanah.
  • Perhatikan penampilan tanaman. Waspadai hama semut dan kutu putih. Basmi semut dengan kapur semut. Kutu putih bisa dibasmi dengan menggunakan insektisida.

Cara merawat bonsai serut

Jika dirawat dengan baik, usia bonsai serut bisa mencapai ratusan tahun. Berikut ini adalah cara merawat bonsai serut.

  • Siram bonsai serut satu kali dalam sehari. Perhatikan kelembapan media tanamnya. Media tanam bonsai serut tidak boleh terlalu basah.
  • Beri pupuk secara berkala untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanah.
  • Pangkas bonsai secara teratur supaya daun tumbuh lebih cepat dan rimbun. Bonsai serut adalah jenis tanaman meranggas. Pada musim kemarau biasanya bonsai serut meranggas untuk menghemat kebutuhan airnya.
  • Waspadai hama kutu daun pada bonsai serut. Atasi dengan menyemprotkan insektisida dan fungisida secara berkala.

Cara merawat bonsai beringin

Bonsai beringin jadi favorit banyak orang karena memiliki struktur kuat sehingga tidak gampang mati. Walaupun demikian karena ukurannya yang kecil, Anda perlu tahu cara merawat bonsai beringin yang tepat.

  • Siram tanaman secara teratur setiap hari. Pilih tempat di dalam rumah yang mendapat cukup sinar matahari.
  • Cara merawat bonsai beringin adalah dengan menyikat batangnya untuk mencegah tumbuhnya jamur.
  • Pangkas dan siangi bonsai beringin secara teratur. Bersihkan tanaman dari gulma yang dapat mengganggu pertumbuhan bonsai.
  • Berikan pupuk organik agar tanaman tumbuh sehat.
  • Waspadai hama ulat dan wereng coklat. Cegah hama dengan memberikan insektisida yang aman untuk tanaman bonsai.

Cara merawat bonsai santigi

Tanaman Santigi memiliki daya tahan kuat terhadap hama dan penyakit sehingga sering menjadi pilihan tanaman bonsai. Cara merawat bonsai santigi tergolong mudah.

  • Bonsai santigi tidak membutuhkan terlalu banyak air. Frekuensi penyiramannya cukup dua hari sekali.
  • Pangkas tanaman bonsai dan cabuti daunnya yang sudah menguning.
  • Untuk menjaga pertumbuhan, ganti media tanam minimal satu tahun sekali.
  • Beri pupuk secara teratur namun pastikan kadar pemberian pupuk sesuai seperti yang diperlukan.
  • Bonsai santigi termasuk jenis yang kuat terhadap serangan hama. Untuk tindakan pencegahan, semprot dengan campuran insektisida dan fungisida.

Sekarang Anda sudah tahu cara merawat tanaman bonsai sesuai dengan jenisnya. Dengan perawatan yang tepat, tanaman bonsai dapat tumbuh sehat dan mempertahankan keindahannya. Jangan biarkan serangga seperti lalat mengganggu keindahan tanaman Anda. Cari tahu cara mengatasinya lewat artikel kami cara mengusir lalat secara alami.