Tips menyiapkan sahur

Cek jadwal Imsak, batas akhir makan sahur dan simak tips cara efisien menyiapkan sahur berikut ini.

Diperbarui

Lentera dan kurma

Langkah-langkah penting

  • Buat menu sahur mingguan dengan jenis makanan yang baik dikonsumsi untuk makan sahur.
  • Lakukan sebanyak mungkin persiapan memasak dengan mencuci bersih, memotong dan mengiris bahan segar, lalu menyimpannya dalam lemari es.
  • Pastikan Anda memiliki stok bumbu inti masakan khas Indonesia yang dipakai sebagian besar masakan.

Saat berpuasa di bulan Ramadan, sahur adalah salah satu waktu makan yang penting. Sebagian orang mungkin berpikir, makanan sahur bisa seadanya karena saat dini hari tidak ada cukup waktu untuk menyiapkan makanan yang sehat. Keutamaan sahur sejatinya dapat menepis pemikiran ini karena selain menjadi bagian dari niat puasa, makan sahur akan memberikan kekuatan dalam menjalankan ibadah puasa. Oleh sebab itu, makanan sahur perlu disiapkan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan gizi selama berpuasa. Simak tips berikut ini, yang dapat Anda jadikan referensi untuk mempersiapkan makanan sahur yang sehat dan bergizi.

Buat daftar menu sahur per minggu bahkan untuk satu bulan untuk mempermudah Anda belanja dan memasak makanan.

Apa yang sebaiknya dikonsumsi saat makan sahur?

Karena sahur adalah waktu makan pada dini hari, banyak orang tak berselera makan karena didera kantuk. Namun, sesuai dengan keutamaan sahur, pastikan Anda mengonsumsi beberapa jenis makanan berikut ini untuk tetap bugar saat berpuasa.

  • Karbohidrat kompleks. Agar Anda dapat menahan lapar dalam waktu lama, pastikan Anda mengonsumi karbohidrat kompleks saat makan sahur. Contoh bahan makanan karbohidrat kompleks misalnya nasi, kentang, jagung, havermut, ubi, dll.
  • Air dan makanan berkuah. Selain minum cukup banyak air, menyantap makanan berkuah saat makan sahur bermanfaat untuk menambah cairan di dalam tubuh Anda. Menu seperti sup dan soto cocok dimasukkan dalam menu sahur.
  • Makanan berserat tinggi. Mengonsumsi makanan berserat tinggi seperti sayur dan buah baik karena makanan ini membantu mencegah konstipasi dan tentunya karena mengandung vitamin dan mineral esensial bagi tubuh.
  • Makanan kaya protein. Protein penting dikonsumsi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membangun jaringan tubuh. Namun sebaiknya Anda mengonsumsi makanan berprotein yang rendah lemak misalnya daging ayam tanpa kulit dan ikan.

Tips menyiapkan makanan untuk sahur

Untuk menunjang niat untuk sahur dan tidak khawatir dengan waktu Imsak batas akhir makan sahur, terapkan beberapa tips berikut ini.

  • Buat menu sahur mingguan. Rencanakan menu sahur Anda untuk satu minggu ke depan. Cara ini juga akan membantu Anda membuat daftar apa yang perlu dibeli saat Anda melakukan aktivitas belanja mingguan. Jika sudah punya menu mingguan, Anda tak perlu bingung mencari ide makanan sahur dari hari ke hari.
  • Lakukan persiapan masak. Setelah Anda membeli bahan-bahan makanan segar, siapkan bahan-bahan tersebut sebelumnya. Cuci bersih semua bahan makanan. Potong-potong daging ayam, ikan, sayuran, dll. Simpan dalam wadah makanan dan masukkan ke lemari es. Persiapan ini akan menghemat waktu memasak Anda nantinya.
  • Siapkan bumbu inti. Sebagian besar masakan khas Indonesia membutuhkan bumbu inti yang terdiri dari bawang merah dan bawang putih. Haluskan bawang merah dan bawang putih, simpan di wadah makanan, dan simpan di kulkas.
  • Membuat kaldu. Makanan berkuah baik dikonsumsi saat sahur. Untuk mempersingkat waktu, buat stok kaldu dalam jumlah besar. Bagi-bagi kaldu menjadi beberapa porsi, lalu bekukan. Keluarkan kaldu saat Anda membutuhkannya.

Dengan persiapan yang tepat, semoga niat untuk sahur serta ibadah puasa Anda secara keseluruhan akan terlaksana dengan lebih lancar. Sebagai bagian dari persiapan sahur yang efisien, temukan informasi tentang cara menyimpan makanan agar tetap segar lewat artikel cara menyimpan makanan di kulkas.

Awalnya diterbitkan