10 Jenis Tanaman Buah yang Cepat Berbuah dan Mudah di Tanam di Pot

Cermati beberapa jenis tanaman buah yang bisa ditempatkan di dalam pot jika Anda tidak memiliki cukup lahan untuk menanam.

Diperbarui

10 Jenis Tanaman Buah yang Cepat Berbuah dan Mudah di Tanam di Pot

Menanam tanaman buah sendiri bisa menjadi solusi terbaik untuk menghindari risiko buah yang terpapar pestisida. Sayangnya, terkadang ketersediaan lahan menjadi masalah yang membuat kita tidak bisa menanam tanaman buah. Namun, Anda tak perlu khawatir karena meskipun pekarangan rumah tidak terlalu luas, ada sejumlah jenis tanaman buah yang bisa ditanam di pot. Jadi, meskipun tak ada lahan untuk menanam, tanaman tersebut tetap dapat tumbuh subur di dalam pot.

Berikut adalah macam-macam tanaman buah yang bisa tumbuh dengan subur meskipun ditempatkan di dalam pot:

1.  Buah Stroberi

Buah dengan warna yang cantik berikut ini sudah terkenal bisa tumbuh dengan subur di dalam pot yang tidak terlalu besar. Bahkan, stroberi diklaim sebagai tanaman yang cepat berbuah. Sekali berbuah, satu tanaman bisa menghasilkan setidaknya 5 buah stroberi.

2.  Buah Delima

Bibit tanaman buah delima sangat laris dijual di pasaran. Pasalnya, tanaman ini membutuhkan perawatan yang sangat mudah. Anda hanya perlu menyiram tanaman buah delima 2-3 kali seminggu. Buah delima juga bisa langsung dipetik setelah ditanam selama kurang lebih 2 bulan.

3.  Buah Jeruk Nipis

Siapa yang tak kenal dengan jenis buah yang satu ini? Jeruk nipis sering dipakai untuk membuat minuman, obat tradisional, bahkan dipakai sebagai penyedap alami. Tanaman buah jeruk nipis harus dipupuk dan disiram secara teratur. Selain itu, perhatikan juga perawatannya karena tanaman ini sangat rawan terkena penyakit.

4.  Buah Jambu Biji

Selama ini, jambu biji sering dinilai sebagai buah yang hanya bisa tumbuh di pohon besar di pekarangan yang luas. Padahal, tanaman jambu biji juga bisa ditanam di dalam pot yang ukurannya agak besar. Mengingat batang dan akar tanaman jambu biji ini cukup tebal, maka Anda memerlukan pot yang kokoh dan kuat.

5.  Buah Tomat

Tomat menjadi jenis tanaman buah terfavorit yang bisa ditanam di dalam pot. Penanaman tomat di dalam pot bisa melalui bibit atau biji. Tanaman tomat bisa menghasilkan buah yang ranum apabila batangnya tumbuh dengan tegak. Jadi, gunakan penyangga dari kayu saat menanam buah tomat ini di dalam pot.

6.  Buah Arbei

Tak hanya memiliki tampilan yang cantik, buah arbei ternyata bisa ditanam di dalam pot yang kecil, lho. Tanaman ini bisa tumbuh subur di tanah yang berlumpur dan harus disiram secara rutin. Pemupukan juga harus dilakukan dengan baik jika ingin tanaman ini berbuah dengan ranum.

7.  Buah Anggur

Tanaman buah anggur sejatinya merupakan jenis tanaman rambat. Namun, Anda dapat menanam anggur di dalam pot dan membuatkan pagar kayu khusus untuk membiarkan tanaman ini tumbuh merambat. Akan tetapi, kendala menanam buah anggur terdapat pada masalah cuaca. Tanaman ini bisa tumbuh subur jika ditanam di tempat yang cuacanya dingin.

8.  Cabai

Cabai sudah menjadi tanaman favorit bagi masyarakat Indonesia untuk ditanam di dalam rumah, khususnya di pot yang ukurannya tidak terlalu besar. Jenis cabai yang biasa ditanam di dalam pot adalah cabai rawit. Namun, jika Anda menyukai cabai merah, jenis cabai tersebut juga bisa ditanam di dalam pot.

9.  Terong

Mungkin Anda tidak menyangka bahwa terong termasuk salah satu tanaman yang dapat tumbuh di dalam pot. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika hendak menanam terong, antara lain adalah ukuran pot setidaknya 12cm dan tanaman harus diberi tiang penyangga agar dapat menjalar dengan baik.

10.  Lemon

Tak hanya jeruk nipis, lemon termasuk jenis jeruk yang cocok ditempatkan di pot agar tidak memakan tempat. Namun, dalam menanam lemon dibutuhkan drainase yang baik sehingga pot yang digunakan harus memiliki lubang drainase.

Sudahkah Anda menentukan jenis tanaman buah yang hendak ditanam di dalam pot? Meskipun kelihatannya tanaman-tanaman ini bisa tumbuh dengan mudah, tapi Anda tetap harus memperhatikan perawatan sesuai dengan jenisnya karena beda jenis tanaman, beda pula perawatannya.

Awalnya diterbitkan