7 Rekomendasi Tanaman Rambat yang Cocok untuk Pagar Rumah

Menambahkan tanaman pagar rumah bisa bikin eksterior rumah jadi lebih indah. Yuk, cari tahu tanaman rambat yang cocok untuk menghias pagar rumah!

Diperbarui 27 Juni 2023

·

Pengarang Ditulis oleh Despasya Yonada

Pintu dan jendela tua pada dinding bata dengan tanaman merambat. Bagian luar rumah

Durasi Baca 3 - 4 Menit

Urusan mendekor rumah tidak hanya terbatas pada bagian dalamnya saja. Anda juga bisa, loh, menghias eksterior rumah untuk membuat tampilan luar rumah lebih cantik. Salah satu caranya dengan menggunakan tanaman pagar rumah.

Pagar rumah memang termasuk elemen eksterior rumah yang biasanya kurang diperhatikan. Penggunaan pagar umumnya sebatas fungsinya saja, yaitu memberikan privasi dan keamanan kepada penghuni rumah.  

Padahal, dengan sedikit penataan, pagar rumah juga bisa dibuat lebih cantik dan menarik. Selain memilih material, desain, atau warna pagar, Anda juga bisa mempercantik dan menghijaukan pagar rumah dengan menambahkan tanaman rambat.

Ada banyak pilihan tanaman rambat untuk mempercantik pagar. Berikut tujuh rekomendasi tanaman pagar rumah yang dapat Anda pertimbangkan:

1. Bugenvil

Tanaman bougenville berwarna merah muda yang sedang berbunga lebat di sepanjang dinding batu di pinggir jalan.

Tanaman ini sering dimanfaatkan untuk menghias atap, kanopi atau pergola. Bugenvil juga bisa digunakan untuk menghias pagar. Bunga pada tanaman bugenvil memiliki karakteristik tipis seperti kertas dan terdiri dari warna-warna cerah seperti pink, kuning, dan ungu yang cantik.

2. Daun Dolar

Dinding hijau yang ditumbuhi tanaman merambat.

Tanaman rambat ini memiliki daun berwarna hijau, berbentuk bulat, dan berukuran kecil. Daun dolar cocok digunakan pada pagar yang terbuat dari tembok karena tumbuh dengan cara merambat dan “menempel” dengan rapi pada tembok.

Pagar rumah yang tertutup daun dolar akan menciptakan kesan hijau dan asri pada eksterior rumah. Hebatnya lagi, meski tumbuh dengan cara “menempel” pada tembok, tanaman pagar rumah ini tidak akan merusak tembok.

3. Lee Kwan Yew

Tumbuhan merambat hijau di dinding batu.

Bentuk tanaman ini cukup unik karena menjulur secara vertikal seperti tirai. Batangnya disebut bisa menjalar mulai dari 0,5 meter sampai 3 meter. 

Lee kwan yew dikenal juga dengan nama lain, seperti curtain creeper, janda merana atau nama ilmiahnya, Vernonia elliptica.

4. Melati Irian

Tangga batu dengan tanaman menjuntai berbunga oranye di atasnya.

Tanaman yang berasal dari Papua ini tergolong langka sehingga harganya cukup mahal. Melati Irian atau Flame of Irian memiliki dua warna, yaitu jingga dan biru. Meski lazim dipakai untuk menghias atap rumah atau kanopi, Melati Irian juga dapat dimanfaatkan sebagai tanaman pagar rumah.

5. Morning Glory

Bunga morning glory ungu yang mekar di pagar kayu.

Tanaman rambat ini tahan di udara panas maupun dingin. Jika ditanam di daerah yang cenderung panas, bunga morning glory akan berwarna ungu. Namun, jika ditanam di daerah berudara dingin, bunganya akan berwarna biru. Bunga morning glory yang sedang mekar biasanya mengeluarkan aroma yang wangi.

6. Mandevilla

Bunga tapak dara berwarna merah muda.

Salah satu daya tarik tanaman pagar rumah ini adalah bunganya yang berwarna-warni, yaitu merah, pink, kuning, dan putih. Tanaman ini cocok untuk menghias pagar karena tahan terhadap sengatan matahari

7. Sirih Merah

Tanaman merambat dengan daun hijau bercak putih pada pagar bersilangan putih.

Tanaman ini sudah banyak dimanfaatkan untuk menghias pagar. Dengan ukuran bunga sedang dan perpaduan warna hijau, merah, dan sedikit putih, sirih merah memang efektif dalam menghidupkan warna pagar Anda.

Namun, berbeda dengan tanaman rambat lain, akar sirih merah tidak dapat menempel kuat pada media rambatnya. Anda perlu mengikatnya agar sirih merah dapat menutupi pagar. 

Jadi, mana tanaman rambat yang akan Anda pilih? Dengan tanaman rambat, eksterior rumah Anda jadi tidak membosankan lagi.

Selamat memilih memilih tanaman pagar rumah!

Apakah artikel ini berguna?

Jajak Pendapat

Bagaimana gaya hidup Anda saat pandemi mempengaruhi variasi noda kotor di baju Anda?

0 Suara