Unilever logo
Cleanipedia logo

Mengapa Produk Pembersih Peralatan Bayi Harus Hypoallergenic?

Memilih produk pembersih peralatan bayi yang bersifat hypoallergenic ternyata penting untuk mendukung kesehatan dan tumbuh kembang si kecil.

Diperbarui

Ditulis oleh Despasya Yonada

01. Cleanipedia December 2021 Header

Merawat buah hati selalu menjadi tantangan bagi para orang tua, baik orang tua baru maupun orang tua yang sudah memiliki lebih dari satu anak. Keresahan saat merawat si kecil memang wajar karena sedikit kekeliruan saja bisa membuat kesehatannya terganggu. Menjaga kesehatan anak dapat dimulai dari hal-hal sederhana, salah satunya yaitu memilih produk berlabel hypoallergenic.

Apakah Anda merasa familiar dengan istilah hypoallergenic?

Ulasan berikut ini akan menambah wawasan Anda tentang produk hypoallergenic yang penting untuk menjaga kesehatan bayi.

Apa yang Dimaksud dengan Hypoallergenic?

Secara harfiah, kata hypoallergenic dapat didefinisikan sebagai “rendah alergi”. Sementara itu, institusi Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat mendefinisikan hypoallergenic sebagai istilah yang digunakan untuk menyatakan bahwa suatu produk tidak rentan menimbulkan alergi atau reaksi iritasi. 

Biasanya, hypoallergenic digunakan untuk melabeli berbagai produk kesehatan, perawatan rumah, makanan dan minuman, serta perawatan kecantikan (body care dan home care), seperti kosmetik, pembersih rumah, skin care, dan aneka produk kebutuhan bayi.

Istilah hypoallergenic pertama kali diperkenalkan pada tahun 1953 oleh brand kosmetik yang mengklaim kandungan produknya bebas bahan kimia berbahaya. Brand tersebut mengklaim bahwa efek samping kosmetik yang menyebabkan mata merah dan iritasi kulit tak akan terjadi jika menggunakan produk berlabel hypoallergenic

Awalnya, istilah tersebut hanya klaim semata demi meningkatkan omzet penjualan produk. Namun, para peneliti kesehatan kemudian tergugah untuk menemukan bahan yang tidak rentan memicu alergi sehingga produk hypoallergenic benar-benar tercipta dan aman bagi mayoritas orang. Kini, produk berlabel hypoallergenic biasanya telah diuji terhadap 100 hingga 200 subjek untuk membuktikan bahwa kandungannya aman dan tidak memicu alergi.

Mengapa Bayi Membutuhkan Produk Hypoallergenic?

01. Cleanipedia-December-2021-Sub-Header-1

Daya tahan tubuh bayi terbilang lemah dibandingkan dengan orang dewasa. Selain itu, tingkat daya tahan tubuh bayi juga dipengaruhi berbagai faktor, seperti warisan genetik, lingkungan tempat tinggal, cuaca, dan proses perawatannya. Ada bayi yang lebih sensitif terhadap penyebab alergi (dikenal dengan sebutan alergen) dan ada pula yang tahan terhadap penyebab alergi. Itulah sebabnya para orang tua wajib melindungi kesehatan buah hati sejak lahir secara teliti supaya risiko alergi dapat diminimalkan.

Alergi akibat makanan baru bisa dideteksi setelah bayi mengonsumsi makanan tertentu. Namun, alergi kulit yang belum terdeteksi dapat diminimalkan dengan berbagai cara, salah satunya adalah menggunakan produk hypoallergenic yang terbukti aman bagi kulit bayi. Sekarang, ada berbagai produk pembersih peralatan bayi yang bersifat hypoallergenic, antara lain detergent dan pembersih botol susu serta peralatan makan bayi.

Apa Saja Ciri-Ciri Produk Pembersih Peralatan Bayi yang Hypoallergenic?

Produk pembersih peralatan bayi yang telah berstatus tested hypoallergenic biasanya memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Berasal dari brand populer yang kualitasnya terjamin dan sudah digunakan banyak orang selama bertahun-tahun.

  • Aromanya tidak menyengat dan warnanya tidak mencolok.

  • Mengandung bahan-bahan alami yang minim efek samping bagi kesehatan.

  • Memilih pH netral yang aman untuk semua jenis kulit.

  • Mencantumkan label bebas bahan kimia berbahaya, misalnya bebas alkohol, paraben, dan triclosan.

  • Menggunakan bahan-bahan yang bersifat food grade (khusus untuk produk pembersih peralatan makan bayi).

  • Berstatus lolos uji dermatologi sehingga terbukti aman bagi kulit.

  • Dapat membersihkan perlengkapan bayi secara efektif tanpa menyebabkan perubahan warna, tekstur, atau sifat bahan. Contohnya, detergent khusus bayi yang hypoallergenic tidak memicu perubahan warna dan tekstur pada pakaian bayi.

Beragam Zat Berbahaya yang Rentan Memicu Alergi Kulit

Produk pembersih peralatan bayi harus terbukti bebas beberapa kandungan zat berbahaya berikut ini agar benar-benar aman bagi buah hati Anda:

  • Resin: penggunaan resin pada produk kesehatan dan kecantikan bertujuan menghasilkan aroma wangi tetapi rentan menyebabkan iritasi kulit.

  • Phthalate: bahan pembuat plastik ini bersifat karsinogenik (memicu kanker) serta dapat memperbesar risiko cacat lahir pada bayi, eksim, dan ruam kulit.

  • Isopropyl alcohol: zat ini rentan menyebabkan iritasi serta merusak lapisan kulit sehingga kulit bayi jadi kering dan  memicu perkembangbiakan bakteri.

  • Triclosan: kandungan triclosan dalam produk pembersih rentan menyebabkan kulit menjadi ruam, gatal, dan kering.

  • Formaldehyde: bahan ini sangat reaktif sehingga rentan membuat mata dan kulit mengalami alergi sehingga tampak kemerahan serta terasa sangat gatal.

  • Paraben: zat pengawet ini sering digunakan pada berbagai produk karena harganya murah dan mudah didapat. Sayangnya, penggunaan paraben juga dapat memicu ruam kemerahan pada kulit.

  • Asam sinamat: takaran asam sinamat dalam jumlah sedikit ternyata juga rentan memicu alergi serta membuat kulit kering.

  • Paraphenylenediamine (PPD): bahan berbahaya yang kerap terkandung dalam cat rambut ini meningkatkan risiko alergi pada kulit kepala, garis rambut, leher, hingga belakang telinga. Bukan hanya bisa dialami bayi, alergi PPD cenderung meningkat seiring bertambahnya usia.

  • Sodium Lauryl Sulfate (SLS) dan Ammonium Lauryl Sulfate (ALS): Dua bahan yang mengandung sulfat ini menyebabkan iritasi kulit dan mudah diserap tubuh sehingga memicu berbagai penyakit lainnya.

  • Propylene Glycol: penggunaan propylene glycol dalam aneka produk bisa menyebabkan kulit memerah dan dermatitis kontak.

Peka Mengenali dan Mengatasi Alergi Kulit pada Bayi

Alergi pada kulit bayi biasanya ditandai kemunculan beberapa gejala berikut ini:

  • Kulit bayi tampak memerah, kering, gatal, bahkan mengelupas.

  • Reaksi alergi parah juga bisa menimbulkan bengkak pada kulit.

  • Timbul ruam atau bintik-bintik merah di sekujur kulit.

  • Bayi jadi rewel dan susah tidur karena kulitnya terasa gatal, panas, dan tidak nyaman.

Beberapa hal yang patut Anda lakukan jika buah hati mengalami alergi kulit adalah sebagai berikut:

  • Menghentikan penggunaan produk pembersih peralatan bayi yang diduga memicu alergi kulit.

  • Melanjutkan pemberian ASI eksklusif karena nutrisi yang terkandung dalam ASI sangat baik untuk daya tahan tubuh si kecil.

  • Mengompres kulit yang sedang alergi dengan menggunakan air dingin agar rasa gatal berkurang. Gunakan kain bersih yang lembut dan sudah direndam di air dingin sambil menepuk-nepuk bagian kulit bayi yang alergi.

  • Mengoleskan lotion khusus bayi yang mengandung moisturizer alami. Kandungan moisturizer yang melembapkan kulit juga ampuh mengurangi rasa gatal dan kulit kering akibat alergi.

  • Memilihkan pakaian yang longgar untuk bayi agar sirkulasi udara pada permukaan kulitnya berlangsung lancar dan bayi merasa nyaman.

Tips Memilih Produk Perawatan Bayi yang Berkualitas

01. Cleanipedia-December-2021-Sub-Header-2

Mulai sekarang, Anda pasti bertekad untuk lebih cermat memilih produk perawatan bayi yang berkualitas. Ikuti beberapa tips berikut ini agar bisa memperoleh produk perawatan bayi terbaik sesuai kebutuhan si kecil:

  • Memprioritaskan produk yang diformulasikan khusus untuk bayi. Sebab kebutuhan orang dewasa dan bayi tentu sangat berbeda. Kulit bayi masih sangat sensitif sehingga membutuhkan produk perawatan yang formulanya minim bahan kimia dan diperkaya bahan-bahan berkualitas. Kini, banyak produk perawatan khusus bayi yang beredar di pasaran, antara lain detergent, pelembut pakaian, serta sabun pembersih botol susu dan peralatan makan. Anda jadi tak kesulitan lagi menyiapkan produk perawatan untuk kebutuhan si kecil sehari-hari.

  • Mengutamakan produk yang bebas pewarna, pewangi, alkohol, dan bahan kimia lainnya seperti paraben dan formaldehyde. Kulit bayi sangat sensitif terhadap zat aditif apa pun, termasuk pewarna, pewangi, dan alkohol. Jadi, alangkah lebih baik kalau Anda mencermati komposisi produk perawatan bayi sebelum membelinya.

  • Mencari label hypoallergenic dan dermatologically tested pada produk perawatan bayi yang akan Anda pilih. Produk yang hypoallergenic telah teruji klinis dan terbukti tidak rentan menimbulkan reaksi alergi. Sementara itu, label dermatologically tested menunjukkan bahwa produk tersebut telah lolos uji dermatologi sehingga aman bayi kesehatan kulit buah hati Anda.

  • Memperhatikan pH produk pada label kemasan. Produk perawatan bayi dengan pH netral (berkisar di angka 7) merupakan pilihan terbaik karena dapat menjaga kelembapan alami kulit bayi. Sebaiknya Anda menghindari produk-produk perawatan bayi yang tidak mencantumkan informasi pH supaya buah hati Anda terhindar dari risiko gangguan kesehatan kulit.

  • Menghindari produk yang diklaim bersifat antibakteri. Karena sebenarnya produk perawatan bayi biasa sudah lebih dari cukup untuk membersihkan perlengkapan bayi. Klaim antibakteri justru menunjukkan bahwa produk tersebut mengandung bahan aktif yang berisiko bagi kesehatan kulit si kecil.

  • Menggunakan produk perawatan bayi sesuai dengan anjuran cara penggunaan yang tertera pada kemasannya. Dengan demikian, Anda akan memperoleh manfaat produk tersebut secara maksimal.

  • Mencari testimoni mengenai kualitas produk perawatan bayi dari orang-orang terdekat maupun informasi di internet. Anda tak perlu ragu memilih produk yang sudah mendapatkan banyak ulasan positif dari para penggunanya.

Kebutuhan terhadap produk perawatan bayi yang berkualitas memang semakin besar, terutama di masa pandemi. Latar belakang tersebut menginspirasi Zwitsal untuk menghadirkan berbagai produk pembersih perlengkapan bayi yang terbukti aman bagi kesehatan si kecil. Beberapa varian produk Zwitsal yang siap menjadi andalan Anda adalah sebagai berikut:

  • Zwitsal Baby Fabric Detergent: produk detergent Zwitsal yang satu ini diformulasikan khusus untuk kulit bayi yang sensitif. Zwitsal Baby Fabric Detergent memiliki kandungan yang  hypoallergenic dan telah teruji secara dermatologi lembut di kulit. Detergent bayi ini diperkaya kandungan green tea dan aloe vera yang ampuh menghilangkan noda organik secara maksimal. Keharuman khas Zwitsal dalam Zwitsal Baby Fabric Detergent akan membuat pakaian si kecil jadi bersih dan segar sepanjang hari.

  • Zwitsal Baby Fabric Softener: penggunaan detergent khusus bayi tentu belum lengkap tanpa produk pelembut. Itulah sebabnya Zwitsal menghadirkan Baby Fabric Softener, produk pelembut pakaian bayi dengan keharuman khas Switzal. Pakaian si kecil jadi lebih lembut, halus, dan segar jika Anda menggunakan Zwitsal Baby Fabric Softener usai mencuci. Sama seperti deterjennya, produk Zwitsal ini juga diperkaya green tea dan aloe vera. Kandungannya terbukti lolos uji dermatologi sekaligus aman bagi serat pakaian.

  • Zwitsal Baby Bottle & Utensils Cleaner: satu produk Zwitsal lagi yang patut jadi andalan Anda saat merawat si kecil adalah Zwitsal Baby Bottle & Utensils Cleaner. Produk yang satu ini diformulasikan khusus untuk membersihkan botol susu dan perlengkapan makan bayi lainnya agar terhindar dari noda membandel dan bau menyengat. Selain mengandung green tea dan aloe vera yang alami, Zwitsal Baby Bottle & Utensils Cleaner juga lolos uji dermatologi dan terasa lembut di tangan. Kandungannya terbukti bebas paraben, pewarna, dan fosfat sehingga aman bagi kesehatan  buah hati Anda. Penggunaan cairan pembersih Zwitsal ini membuat perlengkapan makan bayi jadi mudah dibilas dan bersih maksimal.

Membersihkan perlengkapan bayi memang tak boleh dilakukan sembarangan dengan produk yang kualitasnya belum teruji. Jadi, luangkan waktu Anda untuk memilih produk kebutuhan si kecil secara cermat supaya kesehatan terjaga dan tumbuh kembangnya berlangsung maksimal.

Pentingnya-label-hypoallergy-pada-produk-pembersih-bayi

Awalnya diterbitkan