Cara mencegah penyakit-penyakit yang disebabkan oleh bakteri

Bakteri ada di mana-mana di rumah, tapi beberapa tempat lebih rawan jadi sarang bakteri. Temukan tips mencegah penyakit akibat bakteri di artikel ini.

28 November 2018

Keluarga

Membersihkan rumah secara rutin tidak saja membuat rumah nyaman dihuni, tapi yang lebih penting adalah untuk membasmi bakteri yang merugikan, yaitu bakteri-bakteri penyebab penyakit. Kamar mandi dan dapur merupakan dua tempat yang paling sering dikunjungi di rumah dan sering kali lembap. Kondisi tersebut ideal bagi bakteri sehingga Anda perlu meluangkan waktu untuk selalu menjaga kedua tempat tersebut tetap bersih.

Utamakan membersihkan tempat-tempat yang paling umum menjadi persembunyian bakteri di rumah secara rutin. Kebersihan dapur dan kamar mandi, serta kebiasaan higienis penghuni rumah membantu mencegah penyakit akibat infeksi bakteri.

Bakteri penyebab penyakit pada manusia

Salah satu bakteri yang menyebabkan penyakit paling umum di rumah adalah Salmonela. Bakteri jenis ini bisa ditemukan pada produk-produk hewani mentah. Jadi, perhatikan secara teliti ketika menyimpan daging, ayam, dan ikan di dalam kulkas. Pastikan bahan-bahan ini disimpan di wadah yang tertutup rapat agar tidak mengontaminasi bahan makanan lain di kulkas. Demikian juga ketika menyimpan masakan. Bakteri bisa berkembang biak di masakan yang dibiarkan di suhu ruangan terlalu lama – sesegera mungkin masukkan masakan ke dalam kulkas.

Sebagian gejala infeksi bakteri biasanya diawali dengan sakit perut, mual, muntah, demam, dan dehidrasi. Ingat bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati penyakit yang disebabkan bakteri, jadi mari cari tahu tempat-tempat persembunyian bakteri di rumah.

Tempat persembunyian bakteri di rumah

Berikut ini beberapa tempat yang mungkin sering terlewatkan ketika membersihkan rumah:

  • Pegangan pintu. Pintu yang paling sering dipakai di rumah adalah pintu kamar mandi. Kondisi kamar mandi yang lembap dan sentuhan banyak tangan menjadikan pegangan pintu kamar mandi ideal bagi bakteri untuk berkembang biak.
  • Gelas sikat gigi. Lagi-lagi ini merupakan tempat yang paling sering basah. Selain mengganti sikat gigi secara rutin, cuci juga gelasnya dengan sabun cuci antibakteri.
  • Pegangan laci dan lemari dapur. Harus membuka laci untuk mengambil bumbu ketika memotong ayam atau menguleni adonan roti? Tangan kotor sering kali singgah di pegangan laci dan lemari dapur. Usap dengan cairan pembersih serbaguna untuk membasmi bakteri sebelum berkembang biak.
  • Meja dapur. Sisa irisan sayuran, tetesan santan atau minyak, potongan daging yang tertinggal, semuanya menjadikan permukaan meja dapur surga bagi bakteri. Biasakan langsung membersihkan permukaan meja dapur setiap usai memasak – jangan tunda karena jenis-jenis kuman yang sangat membahayakan kesehatan cepat berkembang biak di area dapur.

Tips tambahan:

Biasakan mencuci tangan sebelum makan dan memasak serta setiap kali habis mengunjungi kamar mandi. Tangan yang terlihat bersih belum tentu bebas bakteri. Cuci tangan selama kurang lebih 20 detik dan keringkan tangan dengan lap bersih. Ingat bahwa suhu dan tingkat kelembapan yang tinggi di Indonesia merupakan lingkungan ideal bagi bakteri, demikian juga tangan Anda jika dibiarkan basah setelah mencuci tangan.

  • Bersihkan bagian rumah yang paling sering dikunjungi
  • Gunakan produk pembersih yang ampuh membersihkan noda sekaligus membunuh bakteri
  • Gunakan sabun cuci tangan antibakteri