Jaga Kesehatan si Kecil dengan Cara Mencuci Dot Bayi yang Tepat

Menjaga kebersihan botol susu dan dot bayi jadi lebih mudah dengan Sunlight Extra Pure. Hal ini mencegah bayi Anda terinfeksi penyakit. Yuk simak tipsnya!

Diperbarui

****Please change alt text

Menjaga kesehatan bayi di masa awal pertumbuhannya yang rentan terkontaminasi kuman atau bakteri merupakan hal yang susah-susah gampang. Salah satunya dengan selalu menjaga kebersihan alat makan dan minum sang bayi, khususnya dot dan botol bayi agar tetap steril. Namun, tidak sedikit juga ada orang tua yang menunda untuk mencuci peralatan minum sang bayi karena ketidaktahuannya untuk menjaga dan membersihkan dot sampai steril. Padahal apabila ditunda, ada bahaya bakteri yang mengintai. Jangan khawatir, artikel dari Cleanipedia ini akan membahas cara mencuci botol susu hingga tuntas untuk Anda!

Bahaya yang Mengintai Botol Susu Anak Anda

NA

Mencuci botol susu dan dot nya memang tampak ringan. Hanya saja apabila frekuensi bayi Anda dalam meminum susu begitu cepat, botol-botol kosong seakan tidak pernah berhenti untuk meminta segera dibersihkan. Alih-alih menunggu semua botol kotor terkumpul untuk dibersihkan, menunda untuk membersihkan dot bayi justru berbahaya bagi kesehatan bayi Anda. Berikut beberapa bahaya yang “siap” mengintai bayi Anda melalui dot dan botol susu kotornya:

1. Resiko Bakteri dan Kuman Berkembang Biak

Botol susu bayi yang kotor justru merupakan tempat berlindung yang aman bagi bakteri dan kuman. Seperti yang dilansir howtoadult.com, jika Anda membiarkan botol kosong dengan sisa-sisa ASI atau susu formula selama beberapa jam akan menyebabkan bakteri berbahaya tumbuh di dalam botol anak Anda. Selain itu, botol susu yang tidak disterilisasi dengan baik dapat terkontaminasi hepatitis A atau rotavirus.

2. Resiko Terkena Penyakit Gastroenteritis

Selain berpotensi menumbuhkan bakteri dan kuman, ketidaktahuan cara mencuci botol susu bayi dapat menyebabkan gastroentertis. Infeksi yang terjadi pada usus bayi Anda akan menyebabkan kram, diare, dan muntah-muntah. Ia akan tertular virus jika ada orang dewasa yang terinfeksi atau batuk pada botolnya. Infeksi ini akan berakibat fatal pada bayi yang baru lahir dan rentan terhadap penyakit.

3. Bagian Dot Tidak Higenis

Ketika meminum susu, area dot bayi tidak sepenuhnya berada di dalam area mulut anak Anda. Kemungkinan sang anak membiarkannya terlepas dan membiarkannya tetap terbuka. Padahal, bagian dot merupakan area yang lembap karena air liur bayi Anda. Jika Anda tidak mengetahui cara membersihkan dot bayi dengan benar, bakteri dan kuman akan hinggap di area dot yang lembap dan akan menyebar ke bagian lainnya. Hal ini beresiko membuat bayi Anda mengalami gangguan pencernaan.

4. Susu Menjadi Mudah Terkontaminasi

Tidak hanya sebagai alat minum bayi Anda, botol susu juga dapat digunakan sebagai wadah penyimpanan susu. Tetapi jika Anda menyimpan susu pada botol yang tidak higenis, susu akan mudah terkontaminasi oleh bakteri dan akhirnya mengurangi nutrisi susu. Susu yang tercemar bakteri juga berisiko memunculkan diare pada bayi Anda.

5. Menurunkan Kualitas Botol Susu Bayi

Apabila cara membersihkan botol susu bayi Anda masih meninggalkan kerak pada dasar botol, segera bersihkan dengan tuntas. Jika kerak pada dasar botol tidak dibersihkan secara menyeluruh, hal ini akan menyebabkan botol menjadi keruh dan tidak dapat digunakan karena terkontaminasi bakteri. Bila ingin memiliki susu botol awet, rawat botol susu anak Anda dengan teratur ya.

Tips Mencuci dan Mensterilisasi Botol Bayi Anda

NA

Setelah mengenal sejumlah bahaya yang mengintai botol susu dan dot anak Anda, mengetahui cara mencuci botol susu bayi dengan steril dan benar dapat mencegah penyakit datang.

Melansir American Academy of Pediatrics (AAP), orang tua sangat direkomendasikan untuk segera mencuci botol susu setelah digunakan. Jangan menunggu sisa-sisa makanan atau susu bayi Anda mengering di dalam botol. Sebab sisa-sisa makanan atau susu yang mengering dapat menjadi sarang bakteri.

Untuk cara membersihkan botol susu bayi dan dot, siapkan wadah yang berisi air panas, sabun cuci botol, dan sikat khusus botol bayi. Anda dapat menggunakan sabun cuci Sunlight Extra Pure untuk membersihkan botol dan dot bayi Anda. Kemudian lakukan langkah-langkah berikut:

  • Isi wadah cuci anda dengan air panas dan larutkan Sunlight Extra Pure secara bersamaan.

  • Pisahkan bagian botol susu yang terdiri dari dot/nipple, botol, tutup botol dan peralatan lainnya untuk dicuci.

  • Masukkan larutan air sabun ke dalam botol susu lalu sikat dengan gerakan memutar. Pastikan sisa-sisa noda susu terangkat semua.

  • Untuk membersihkan nipple, gunakan sikat kecil untuk membersihkan noda yang membandel. Tekan nipple agar air dapat keluar melalui lubang untuk membersihkan susu yang tersisa.

  • Bilas botol dan peralatan lainnya.

  • Angkat dengan penjepit. Apabila tidak tersedia, Anda dapat menggunakan sarung tangan untuk memastikan botol susu bebas dari bakteri, setelah itu keringkan. Proses pengeringan perlu dilakukan secara cermat agar tidak ada bakteri yang tersisa dalam botol.

Apabila Anda baru membelikan botol susu untuk anak Anda. Pertama kali Anda harus melakukan sterilisasi. Langkah ini penting mengingat masih adanya kontaminasi plastik maupun sisa-sisa kotoran yang dapat menyebabkan infeksi pencernaan pada bayi Anda. Terdapat lima metode populer untuk mensterilkan botol susu anak Anda:

1. Merebus Botol Susu

Merebus peralatan pada suhu tinggi akan membunuh kuman pada botol susu, nipple, dan tutup botol.

  • Letakkan botol susu, nipple, dan tutup botol dalam panci yang berada di atas kompor.

  • Masukkan air ke dalam panci untuk merebus semua peralatan minum anak Anda.

  • Rebus air selama 5 menit.

  • Sebelum menyentuh peralatan minum anak Anda, cuci dan bilas tangan Anda agar terbebas dari kuman serta bersihkan tempat untuk menaruh botol susu.

  • Ambil botol dan peralatan lainnya dari panci dan bersihkan dari air yang tersisa.

  • Jika Anda tidak langsung menggunakannya, satukan botol susu dengan nipple dan tutup botol, dan simpan dalam wadah bersih di lemari es.

  • Rebus ulang botol susu dan peralatan lainnya apabila tidak digunakan dalam jangka waktu 24 jam.

2. Sterilisasi dengan Larutan Kimia

Anda dapat menggunakan larutan disinfektan yang berbentuk tablet atau cairan dan dicampur kedalam air.

  • Pastikan botol, nipple, dan tutup botol dalam keadaan bersih.

  • Ikuti anjuran pabrik untuk menggunakan larutan kimia.

  • Letakkan peralatan minum kedalam larutan sterilisasi, pastikan tidak ada gelembung udara dan terendam air.

  • Biarkan peralatan dalam larutan sterilisasi dalam waktu 30 menit.

  • Anda dapat meninggalkan peralatan botol dalam larutan sterilisasi sampai Anda perlu menggunakannya lagi.

  • Sebelum Anda menggunakan peralatan botol susu, biarkan sisa-sisa larutan untuk mengalir keluar dari botol. Jangan dibilas, karena akan membuat peralatan terkena kuman lagi.

  • Buang larutan sterilisasi setelah 24 jam sebelum membuat larutan baru. Bersihkan wadah larutan dengan air hangat.

3. Sterilisasi dengan Metode Uap

Metode ini hampir mirip dengan merebus botol di dalam panci. Cara kerja metode uap menggunakan temperatur tinggi untuk membunuh kuman dan bakteri.

  • Anda dapat menggunakan microwave atau alat steriliser elektronik. Ikuti petunjuk pemakaian yang berlaku.

  • Pastikan botol susu, nipple, dan dan tutup botol bersih sebelum memulai penguapan.

  • Pastikan botol dan dot diletakkan dengan bukaan menghadap bawah steriliser.

  • Ikuti petunjuk untuk menambahkan air ke dalam alat dan nyalakan.

  • Tinggalkan botol di dalam steriliser sampai Anda membutuhkannya.

  • Apabila Anda tidak langsung menggunakan botol, periksa instruksi untuk memastikan berapa lama Anda dapat meninggalkan botol di dalam alat steriliser sebelum Anda mensterilkannya kembali.

4. Sterilisasi dengan Sinar UV

  • Dapat dikatakan bahwa sterilisasi dengan sinar UV merupakan metode yang paling efektif. Namun alat ini cukup mahal harganya.

  • Pastikan botol susu, nipple dan tutup botol diletakkan dengan bukaan menghadap atas steriliser.

  • Pastikan botol susu dan peralatan lainnya sudah bersih.

  • Ikuti petunjuk pemakaian alat sinar UV dan nyalakan.

  • Biarkan botol dalam alat sterilisasi kurang lebih 30 menit.

  • Tinggalkan botol di dalam steriliser sampai Anda membutuhkannya.

Seperti yang dilansir dari popmama.com, Anda tidak perlu sering untuk mensterilkan botol susu bayi. Sebab, jika botol terlalu sering untuk disterilkan akan berpotensi untuk merusak botol itu dan justru susu akan terkontaminasi bahan kimia. Terlebih jika Anda menggunakan botol berbahan dasar plastik, meski sudah memiliki label BPA, botol plastik rawan apabila dipanaskan terus menerus. Memilih botol dari bahan kaca dapat Anda pertimbangkan. Namun, apabila Anda mengalami empat situasi ini, mensterilisasi botol secara rutin dapat direkomendasikan:

  • Ketika Anda menggunakan botol bayi bekas atau meminjam botol dari bayi lainnya. Hal ini juga berlaku apabila botol bayi sudah digunakan oleh saudaranya yang lebih tua.

  • Apabila bayi Anda sakit, melakukan sterilisasi secara rutin merupakan cara yang tepat untuk menangkal virus penyakitnya.

  • Jika bayi Anda lahir secara prematur atau memiliki masalah kesehatan. Sebab bayi yang lahir secara prematur memiliki ketahanan tubuh yang lemah dan memerlukan peralatan makan yang bersih.

  • Jika Anda tidak memiliki akses untuk air bersih atau memakai air sumur. Sebab air sumur memiliki potensi bakteri dan kuman, sehingga Anda perlu membersihkan botol susu secara rutin.

Dengan menerapkan tips cara membersihkan botol susu bayi di atas, pastinya Anda tidak perlu khawatir dengan kesehatan buah hati Anda. Menjaga kesehatan buah hati Anda tidak hanya berhenti dengan menjaga kebersihan peralatan makan dan minum semata. Anda juga harus memerhatikan asupan gizi dan lingkungan bayi Anda, sebab keduanya memiliki peran penting dalam membantu tumbuh kembang anak Anda.

Anda bisa menggunakan Sunlight Extra Pure untuk membersihkan peralatan makan bayi Anda agar tetap steril, dan mampu menghilangkan noda sisa-sisa makanan dan susu yang membandel di peralatan makan bayi Anda.

Tidak perlu risau untuk menjaga kesehatan bayi Anda dari serangan kuman dan bakteri, serahkan semua masalah perlindungan terhadap kuman dan menghindari noda pada produk-produk terbaik dari Cleanipedia!

Awalnya diterbitkan