Mencegah keracunan makanan dengan mencuci tangan

Keracunan makanan bisa terjadi di rumah karena kontaminasi makanan dan penyebaran bakteri yang sering tidak disadari. Temukan cara pencegahannya di sini.

7 Desember 2018

Keluarga

Keracunan makanan bisa terjadi di rumah akibat makanan yang terkontaminasi. Sumber kontaminasi bisa datang melalui berbagai cara, misalnya peralatan memasak atau peralatan makan yang kurang bersih, tangan kotor dan terkena daging mentah, atau bahan makanan yang kurang bersih. Oleh karena itu, mencegah penyebaran mikroorganisme penyebab keracunan makanan sangat penting dengan menjaga perkakas dapur dan tangan Anda selalu higienis.

Cuci tangan secara benar merupakan kunci pencegahan keracunan makanan. Pilih sabun cuci tangan yang sekaligus membunuh kuman, seperti Lifebuoy Sabun Cuci Tangan. Pastikan perkakas dapur Anda dicuci bersih setelah bersentuhan dengan daging mentah.
mencegah keracunan makanan dengan mencuci tangan

Cara pencegahan keracunan makanan

Pencegahan keracunan makanan harus diawali langsung dari sumbernya yaitu bakteri merugikan. Bakteri penyebab keracunan makanan bisa timbul di berbagai lokasi di rumah, namun dapur dan kamar mandi merupakan dua lokasi paling rentan menjadi sarang bakteri karena aktivitas di kedua tempat tersebut paling tinggi. Selain itu, daging ayam mentah mengandung Salmonella, Campylobacter, Staphylococcus, dan Clostridium yang merupakan bakteri penyebab keracunan makanan akut, bahkan mematikan. Berikut ini tips mencegah bakteri berkembang biak di rumah dan mengontaminasi makanan:

Cuci tangan. Anjuran ini terdengar sepele dan masih sering terlupakan, namun hal ini merupakan tindakan paling utama dalam pencegahan keracunan makanan karena bakteri yang menempel di tangan mudah sekali masuk ke mulut atau mengontaminasi makanan. Sebelum menyentuh makanan, sebaiknya cuci tangan Anda. Demikian pula setelah memegang daging ayam, ikan, dan daging mentah lain. Tak sekadar membasahi tangan, cara cuci tangan yang benar dan ideal adalah selama 20 detik untuk membunuh kuman. Berikut ini 6 langkah cuci tangan memakai sabun yang dianjurkan:

  1. Gosok kedua telapak tangan dengan sabun di antaranya.
  2. Telapak tangan kanan menggosok punggung tangan kiri dan sebaliknya.
  3. Temukan lagi kedua telapak tangan dengan jari-jari tangan kiri dan kanan saling berhadapan.
  4. Selipkan jemari tangan kanan di sela jari-jari tangan kiri dan sebaliknya, seperti menggenggam satu sama lain.
  5. Posisikan kedua tangan seperti saling bersalaman, gosok punggung tangan dengan empat jari. Lakukan bergantian.
  6. Gosok telapak kiri dengan keempat jari tangan kanan rapat, lakukan bergantian.

Jaga kebersihan dapur dan peralatan masak. Sisa makanan, bau atau minyak yang menempel di panci dan wajan, talenan yang tidak disikat bersih, meja dapur yang tidak dilap merupakan beberapa sumber penyebab timbulnya kuman. Biasakan untuk langsung membersihkan dapur setiap kali usai memasak, lap meja dapur, cuci langsung peralatan masak, dan pel lantai dapur setiap hari. Talenan kayu merupakan tempat di mana kuman kemungkinan besar ditemukan karena banyaknya berbagai bahan makanan yang mampir di sana. Miliki setidaknya dua talenan, satu untuk memotong sayuran/buah-buahan dan satu lagi untuk memotong daging guna mencegah kontaminasi. Cuci bersih perkakas dapur dengan sabun cuci piring antibakteri, seperti Sunlight, dan keringkan sebelum dipakai lagi. Semua peralatan dapur yang tersentuh daging ayam mentah harus dicuci.

Jaga kebersihan kamar mandi. Tempat lembap merupakan tempat favorit kuman berkembang biak, jadi bersihkan kamar mandi dan WC secara rutin dengan pembersih yang sekaligus berfungsi sebagai disinfektan, seperti Domestos. Ikuti petunjuk pemakaiannya, kenakan sarung tangan karet, buka pintu dan jendela kamar mandi agar sirkulasi udara lancar ketika Anda memakai produk pembersih. Jika kamar mandi terlihat kotor karena digunakan lebih sering ketika ada tamu menginap, bersihkan lebih sering.

Pelihara lantai bebas kuman. Lantai yang selalu bebas dari kotoran dan bakteri membantu memastikan penghuni rumah bisa duduk atau bahkan rebah-rebahan di lantai tanpa khawatir terkontaminasi kuman. Gunakan disinfektan yang ampuh, seperti Wipol, setiap kali Anda mengepel lantai rumah dan membersihkan permukaan-permukaan lain sesuai anjuran di kemasannya.

Mengingat pentingnya mencuci tangan, Anda sebaiknya tidak melalaikannya setiap kali Anda selesai memegang objek-objek penyebar sumber keracunan makanan dan membiasakannya pada semua penghuni rumah.

  • Biasakan mencuci tangan dengan sabun setelah menggunakan toilet, sebelum memasak dan makan, serta setelah menyentuh daging ayam mentah
  • Bersihkan kamar mandi dan WC secara rutin dengan cairan pembersih dan pembunuh kuman
  • Cuci peralatan masak dan makan dengan sabun cuci piring cair hingga bersih dari noda dan bau