Dalam penggunaan spon cuci piring ternyata ada beberapa kesalahan yang kerap kali kita lakukan. Kesalahan dalam menyimpan spons cuci piring ini bisa berakibat fatal dan mencemari kehigienisan spons maupun peralatan makan yang dicuci dengan spons tersebut. Nah, agar spons cuci piring tetap bersih dan higienis, pahami dulu beragam kesalahan dalam menyimpan spons cuci piring ini!

Merendam Spons dalam Air

Merendam spons di dalam wadah berisi air dilakukan untuk mencegah spons menjadi kering dan kaku. Akan tetapi, kebiasaan seperti ini justru meningkatkan risiko sponge dihinggapi oleh bakteri.

Menaruh Spons ke Wadah Berisi Larutan Air Sabun

Kebiasaan yang satu ini pasti dilakukan oleh sebagian besar pengguna sponge. Kita terbiasa meletakkan spons di dalam wadah yang sudah berisi larutan air sabun pencuci piring. Kebiasaan ini membuat kondisi spons menjadi selalu basah. Padahal, spons yang lembap atau basah merupakan tempat tinggal ideal bagi bakteri.

Lupa Membersihkan Spons yang Lama Tidak Dipakai

Sebelum menyimpan spon, tentu Anda harus membersihkan spon tersebut lebih dulu. Spons yang sudah lama tak dipakai pasti akan dihinggapi oleh bakteri. Sebelum memakai spons, sebaiknya rendam dulu di dalam air hangat yang sudah diberi sabun pencuci piring. Remas-remas spons sampai kotoran dan debu yang menempel hilang.

Memakai Spons yang Sama untuk Mencuci Peralatan Memasak

Kesalahan dalam memakai sponge yang cukup sering dilakukan oleh masyarakat Indonesia adalah spons biasa dipakai untuk berbagai keperluan, baik itu mencuci peralatan makan maupun alat memasak.

Jarang Mengganti Spons Cuci Piring

Waktu yang tepat untuk mengganti spons adalah 2-4 bulan sekali tergantung ketebalan sponsnya.

Kesalahan dalam memakai spon cuci piring ini sebaiknya harus Anda hindari. Dengan menghindari berbagai kesalahan di atas, spons yang Anda pakai bisa tetap bersih dan higienis. Gunakan juga Sunlight Jeruk Nipis 100 ketika mencuci piring dengan spons. Sunlight akan membantu Anda membersihkan lemak dan sisa makanan dalam waktu yang cepat.