Iklan
Sunlight semua varian

Serupa tapi Tak Sama, Inilah Perbedaan Oven dan Microwave

Masih bingung membedakan antara oven dan microwave? Yuk, temukan perbedaan kedua alat dapur tersebut melalui poin-poin ini!

Diperbarui

Serupa tapi Tak Sama, Inilah Perbedaan Oven dan Microwave

Oven dan microwave adalah dua alat yang berbeda. Sayangnya, masih banyak orang yang sulit membedakan antara keduanya. Bahkan, tak sedikit orang yang menganggap keduanya sama. Nah, agar tidak salah membeli dan memanfaatkan penggunaan oven dan microwave, kenali perbedaannya melalui poin-poin di bawah ini.

1.  Fungsi dan Tujuan

Perbedaan oven dan microwave yang paling signifikan terletak pada fungsi dan tujuannya. Oven biasa dipakai untuk mematangkan makanan yang harus melalui proses pemanggangan atau pembakaran (baking and roasting). Sementara microwave tidak dapat dipakai untuk memanggang makanan dan hanya berfungsi untuk menghangatkan makanan.

Sebagai contoh, ketika Anda hendak membuat kue bola, adonan kue bolu tersebut harus dipanggang di dalam oven sampai matang. Sementara makanan yang sudah jadi, seperti makanan sisa semalam atau pizza yang sudah dingin bisa dipanaskan di dalam microwave.

Apakah rutinitas membersihkan rumah Anda berubah saat pandemi berlangsung?

2.  Cara Kerja

Selain fungsi microwave dan oven yang memiliki perbedaan, ternyata cara kerja kedua alat ini juga berbeda. Oven membutuhkan tenaga dari sumber listrik atau gas. Kemudian, elemen pemanas oven mengubah sumber energi menjadi panas yang menyebar secara merata ke seluruh bagian oven untuk mematangkan makanan.

Sementara microwave memanfaatkan gelombang mikro elektromagnetik. Ketika gelombang mikro terserap oleh makanan, air akan bergerak dan saling bertumbukan sehingga menghasilkan makanan. Pada akhirnya, makanan yang dimasukkan ke dalam microwave akan menjadi hangat.

Iklan

Sunlight semua varian

3.  Waktu  Pematangan

Beda cara menggunakan microwave dan oven tentu juga disebabkan oleh waktu pematangannya. Oven umumnya memiliki waktu pematangan yang lebih karena oven memerlukan waktu untuk menyebarkan panas di seluruh ruangannya. Selain itu, lama pematangan makanan di dalam oven juga tergantung jenis ovennya. Misalnya, oven listrik memerlukan waktu pemanasan yang lebih lama dibanding oven gas.

Microwave memerlukan waktu yang lebih singkat dalam memanaskan makanan. Hanya dalam hitungan menit, makanan di dalam microwave sudah panas dan bisa langsung dinikmati.

4.  Jenis dan Ragamnya

Jenis oven lebih banyak dibanding microwave. Selain ada oven listrik dan oven gas, ada juga oven tungku yang diletakkan di atas kompor, oven konvensional yang menyatu dengan kompor, dan oven konveksional yang dilengkapi dengan kipas di bagian dalamnya untuk mengoptimalkan penyebaran suhu panas.

Microwave hanya ada satu jenis saja, yakni yang mengandalkan sumber energi listrik. Namun, akhir-akhir ini ada jenis microwave yang memang dirancang agar bisa dipakai untuk memanggang makanan.

5.  Kebutuhan Listrik

Lupakan oven gas karena kita akan membandingkan antara oven listrik dengan microwave yang memang hanya mengandalkan sumber energi listrik. Oven memerlukan daya listrik yang lebih kecil dibanding microwave. Akan tetapi, mengingat proses pematangan di dalam oven membutuhkan waktu yang lebih lama, maka penggunaan daya listriknya pun lebih besar.

Sementara microwave memang membutuhkan tenaga listrik yang lebih besar dibanding oven listrik. Namun, mengingat proses pemanasan di dalam microwave hanya membutuhkan waktu yang singkat maka konsumsi daya listriknya pun lebih irit.

6.  Hasil Makanan

Microwave adalah alat yang hanya didesain untuk memanaskan makanan. Sementara jika Anda ingin menghasilkan makanan melalui proses pematangan dari bahan-bahan mentah atau adonan, maka sangat disarankan untuk menggunakan oven saja.

7.  Wadah yang Digunakan Berbeda

Perbedaan oven dan microwave juga dapat dicermati dari wadah yang dipakai di dalamnya. Oven hanya disarankan untuk loyang dari aluminium atau pinggan keramik anti-panas.

Sementara untuk oven Anda bisa memasukkan wadah plastik atau wadah kertas yang bertuliskan microwave safe. Wadah yang terbuat dari kaca atau keramik juga bisa dimasukkan ke dalam microwave asalkan pengaturan suhunya tidak terlalu tinggi.

Selain poin-poin di atas, harga microwave dan oven juga bisa menjadi salah satu pembeda. Microwave umumnya dijual dengan harga yang lebih mahal, sedangkan oven harganya tergantung dari jenis yang Anda pilih. Oven kompor atau tungku umumnya lebih murah dibanding oven listrik.

Awalnya diterbitkan