7 Tips Mencuci Jilbab Syar’i Agar Kualitas Bahan dan Warnanya Terjaga

Saat ini, semakin banyak wanita muslimah gemar menggunakan jilbab syar’i untuk beraktivitas sehari-hari. Selain efektif menutupi aurat, ada banyak model jilbab syar’i terbaru yang dibuat dengan motif dan warna sangat menarik. Dengan begitu, Anda bisa tampil sopan namun tetap menawan dan stylish

21 Juni 2019

****Please change alt text
Mencuci

Saat ini, semakin banyak wanita muslimah gemar menggunakan jilbab syar’i untuk beraktivitas sehari-hari. Selain efektif menutupi aurat, ada banyak model jilbab syar’i terbaru yang dibuat dengan motif dan warna sangat menarik. Dengan begitu, Anda bisa tampil sopan namun tetap menawan dan stylish. Agar warna dan kualitas bahan jilbab selalu terjaga seperti baru, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan dalam proses pencuciannya. Yuk, ketahui tips cara mencuci jilbab syar’i yang tepat berikut ini agar koleksi hijab Anda selalu terjaga kualitas bahan maupun warnanya!

1. Mencermati Label Perawatan Jilbab

Setiap bahan jilbab pasti membutuhkan teknik perawatan yang berbeda. Karena jilbab syar’i kini dirancang dengan bahan yang semakin beragam, ada baiknya Anda selalu mencermati label petunjuk perawatannya terlebih dahulu sebelum memulai proses mencuci. Sebab, beberapa bahan hijab memiliki aturan pencuciannya sendiri, misalnya tidak boleh direndam terlalu lama, tidak boleh dicuci dengan air panas, atau tidak boleh dicuci dengan mesin cuci. Dengan terlebih dahulu mengecek label petunjuk pencucian, Anda bisa menghindari risiko melakukan kesalahan langkah yang justru berpotensi merusak bahan jilbab kesayangan Anda.

2. Pisahkan Jilbab Berdasarkan Warna

Untuk meminimalkan risiko kelunturan, sebaiknya selalu pisahkan jilbab berdasarkan warna sebelum mencucinya. Hal ini semakin penting dilakukan jika Anda memiliki jilbab syar’i terbaru yang belum pernah dicuci sama sekali. Sebab, Anda tak akan pernah tahu apakah jilbab baru tersebut dirancang dengan bahan yang bersifat mudah luntur atau tidak. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya pisahkan terlebih dahulu jilbab baru tersebut dari hijab-hijab lainnya. Begitu pula dengan jilbab syar’i berwarna putih, juga sangat disarankan dicuci secara terpisah.

3. Menghilangkan Noda Membandel dengan Jeruk Nipis

Jangan kesal dulu bila ada noda membandel yang melekat kuat pada jilbab syar’i modis milik Anda. Dalam hal ini, Anda bisa memanfaatkan jeruk nipis untuk mengatasinya. Caranya, teteskan air perasan jeruk nipis pada bagian jilbab yang bernoda, lalu diamkan sebentar agar air jeruk meresap sempurna pada serat-serat kain. Selanjutnya, Anda tinggal mencuci jilbab seperti biasa. Jangan lupa, kucek bagian yang bernoda terlebih dahulu hingga noda benar-benar hilang sebelum Anda mencuci bagian lainnya. Untuk hasil yang semakin maksimal, Anda juga disarankan mencuci menggunakan deterjen yang memang dirancang ampuh mengatasi berbagai macam noda seperti Rinso Anti Noda Deterjen Classic Fresh.

4. Tak Perlu Direndam Terlalu Lama

Jilbab syar’i biasanya tidak terlalu kotor dibandingkan pakaian seperti baju atau celana. Apalagi, bila Anda hanya menggunakan jilbab tersebut untuk beraktivitas di rumah. Oleh sebab itu, Anda disarankan untuk tidak merendam jilbab syar’i terlalu lama selama proses pencucian. Kalaupun ada bagian yang terkena noda, cukup rendam jilbab selama kurang lebih 15 menit dengan air dingin. Sebab, merendam jilbab yang terbuat dari bahan halus terlalu lama justru berpotensi merusak tekstur bahan tersebut.

5. Lebih Disarankan Mencuci Jilbab Syar’i dengan Tangan

Jilbab syar’i identik dengan bentuknya yang lebar sehingga dapat menutupi seluruh bagian dada. Beberapa hijab bahkan dibuat lebih lebar lagi hingga menutupi area pinggang. Karena kainnya yang lebar itulah, Anda lebih disarankan mencucinya secara manual dibandingkan menggunakan mesin cuci. Sebab, pencucian dengan tangan bisa membantu Anda memeriksa noda dan sisa najis secara lebih cermat. Memastikan jilbab syar’i bersih sempurna dan bebas dari kotoran memang sangat penting dilakukan, mengingat beberapa orang juga kerap menggunakannya secara langsung untuk salat atau beribadah. Di samping itu, putaran mesin cuci juga lebih berisiko membuat jilbab panjang tersangkut dan merusak bahannya.

6. Hindari Mencuci Jilbab Syar’i dengan Sikat

Kebanyakan model jilbab syar’i modis dibuat dari bahan-bahan yang lembut supaya nyaman digunakan dan tidak membuat pemakainya gerah. Itu sebabnya, saat mencuci jilbab syar’i, Anda sangat tidak disarankan menggosoknya dengan sikat cuci. Hal ini karena tekstur sikat yang kasar dapat membuat jilbab syar’i menjadi melar, rapuh, dan memiliki permukaan yang kasar. Dalam jangka panjang, hal ini dapat membuat hijab kesayangan Anda justru tampak kusam dan kurang nyaman digunakan.

7. Cuci dengan Deterjen yang Efektif Menjaga Warna Kain

Melihat koleksi jilbab syar’i yang memiliki warna-warni cantik perlahan memudar dan tampak kusam tentu merupakan hal yang menyebalkan. Karena itu, Anda sebaiknya tidak sembarangan memilih deterjen yang hendak digunakan untuk mencucinya. Untuk menjaga warna-warna indah jilbab terjaga seperti baru, ada baiknya gunakan produk deterjen yang memang dirancang khusus mampu merawat warna kain. Misalnya seperti Rinso Deterjen Colour Care. Dihadirkan dengan kandungan ekstrak kulit jeruk, deterjen ini mampu menghilangkan noda secara efektif sekaligus menjaga warna pakaian tetap cemerlang.

Setelah memastikan jilbab syar’i kesayangan bersih sempurna dengan cara mencuci yang tepat, jangan lupa pastikan juga keharuman dan kelembutannya selalu terjaga. Sebab, tampil dengan pakaian yang lembut dan wangi dapat semakin mencerminkan diri Anda sebagai wanita muslimah yang peduli akan kebersihan diri. Untuk menjaga kelembutan bahan jilbab sekaligus mendapatkan wangi yang tahan lama, Anda bisa membilas jilbab dengan Molto Nourishing setelah proses pencucian menggunakan deterjen telah selesai. Sementara bagi Anda yang kerap menggunakan jilbab syar’i untuk beraktivitas di luar ruangan, gunakan Molto Natural UV Protect untuk melembutkan, mengharumkan, sekaligus menjaga warna hijab agar tidak mudah pudar meski sering terpapar sinar matahari. Yuk, selalu tampil anggun dan menawan dengan koleksi jilbab syar’i yang terjaga warna, kualitas bahan, dan kelembutannya!