Cara Mencuci Popok Kain

Jika Anda memilih menggunakan popok kain untuk bayi, maka Anda harus mempelajari cara terbaik untuk membersihkannya! Berikut tips hebat dalam mencuci popok yang dapat digunakan berulang kali.

Diperbarui

Mencuci popok yang dapat dipakai ulang ternyata lebih mudah dari yang Anda bayangkan dengan mengikuti panduan lengkap membersihkan popok kain.

Banyak orang urung menggunakan popok kain karena tidak tahu cara mencucinya dengan benar; kita khawatir tidak mampu mencapai standar higienis tinggi yang kita inginkan bagi anak-anak kita. Namun dengan cara dan produk yang tepat, Anda akan mengetahui bahwa membersihkan popok kain dengan aman dan efektif ternyata cukup mudah.

Popok yang dapat dipakai ulang tersedia dalam semua bentuk dan ukuran, sehingga sangat penting untuk melihat panduan produsen untuk memastikan Anda mencucinya dengan aman. Informasi penting yang tertera adalah seberapa sering popok harus dicuci sebelum digunakan pertama kali; suhu cuci yang disarankan; dan apakah popok tersebut dapat dikeringkan dengan mesin cuci.

Bagaimana Cara Anda Mencuci Popok Kain?

Perbedaan besar antara mencuci biasa dan membersihkan popok kain adalah:

  • Popok harus dicuci pada siklus dingin sebelum dicuci dengan air hangat atau panas.
  • Pencucian popok harus dilakukan secara rutin, setiap satu hingga tiga hari.
  • Popok harus dicuci hanya dengan popok lainnya.

Tips tersebut cukup mudah dilakukan secara rutin. Pertanyaan umum lainnya tentang menggunakan popok kain, seperti “Bagaimana cara Anda menyimpan popok saat kotor?” dan “Bagaimana cara Anda membersihkan popok kain sebelum menyimpannya?” cukup mudah dijawab. Semua yang harus Anda ketahui ada di sini dalam panduan lengkap mencuci popok kain ini– dan setelah Anda mengetahui tips ini, maka membersihkan popok kain ternyata sangat simpel dan mudah.

Cara membuat jadwal cuci popok dan mematuhinya

Seperti halnya kebanyakan aspek dalam membesarkan anak, rutinitas ternyata sangat penting saat menggunakan popok kain. Pada bayi yang baru lahir, Anda cenderung harus mencuci popok setiap satu setengah hingga dua hari sekali, namun jumlah popok yang digunakan akan berkurang saat si kecil bertambah usia. Tentukan hari dalam satu minggu yang cocok untuk mencuci popok kain, dan sesuaikan jadwal ini setiap bulan agar cocok dengan perkembangan bayi Anda.

Sebaiknya patuhilah jadwal dan jangan biarkan lebih dari tiga hari jarak antar jadwal cucian. Ini untuk memastikan Anda tidak kehabisan popok kain saat membutuhkannya, dan mencegah masalah bau yang disebabkan oleh popok kotor yang terlalu lama dibiarkan. Dengan sedikit sistem, Anda akan merasakan bahwa rutinitas mencuci popok segera menjadi kebiasaan.

Cara mencuci popok kain sebelum digunakan untuk pertama kalinya

Baik menunggu kedatangan produk, maupun beralih dari popok sekali pakai ke popok kain, Anda tetap harus mencuci popok kain yang baru dibeli untuk memaksimalkan kapasitas penyerapannya.

Jumlah siklus pencucian yang dibutuhkan sebelum Anda dapat menggunakan popok akan berbeda tergantung pada tipe popok dan bahannya – jadi lihatlah rekomendasi perawatan saat membeli popok kain. Namun, semua tipe popok kain harus dicuci setidaknya sekali sebelum digunakan, tidak hanya untuk memastikan kebersihannya bagi bayi, namun juga untuk menghindari kebocoran saat popok pertama kali kotor.

Cara membersihkan popok kain dan menyimpannya sebelum dicuci

Ada dua pilihan utama dalam menyimpan popok kain bekas pakai sebelum dicuci: menggunakan keranjang popok atau tas tahan air. Banyak orang tua yang meletakkan popok kotor ke dalam keranjang berisi sedikit air, baik menggunakan cuka atau pembersih popok untuk mengatasi bau dan menghilangkan kotoran. Jika Anda memilih cara ini, sebaiknya taruh semua popok ke dalam tas jaring besar yang diletakkan di dalam keranjang, sehingga mudah mengeluarkannya, dan membuang air langsung ke pembuangan. Sebagian popok kain tidak cocok untuk direndam, jadi lihatlah selalu instruksi dari produsen.

Baik menggunakan keranjang maupun tas tahan air, Anda tetap harus membersihkan kotoran bayi sebanyak mungkin sebelum disimpan. Sebagian popok kain memiliki lapisan yang dapat dibuang, sementara sebagian lain harus dibersihkan dengan tisu toilet. Cara ini seringkali tidak terlalu dibutuhkan pada bayi baru lahir, karena kotoran bayi yang tidak terlalu padat dapat dicuci dengan mudah, namun tiap orang yang senang mengganti popok bayi akan memahami pentingnya mengetahui cara membersihkan popok kain sebelum menyimpannya.

Cara mencuci popok yang dapat digunakan ulang

Mesin cuci telah sangat mempermudah proses pembersihan popok kain dibandingkan saat dahulu para orang tua harus merebusnya di atas kompor. Namun, perhatikan untuk tidak terlalu membebani mesin cuci, karena ruang dan gerak dibutuhkan untuk membersihkan popok secara efektif – serta jangan menggabungkan pakaian lain dalam cucian popok.

Untuk mencuci popok kain, Anda harus menggunakan siklus dingin agar noda menghilang, lalu lanjutkan segera dengan siklus pencucian hangat atau panas. Hal ini karena pada awalnya panas akan membuat noda melekat, namun pada akhirnya dibutuhkan untuk menghilangkan kuman.

Gunakan detergen ringan atau sensitif untuk mencuci popok kain, seperti pada pakaian bayi lainnya. Jangan gunakan terlalu banyak – sebagian merek popok kain bahkan menyarankan untuk menggunakan setengah dari jumlah detergen dalam pencucian normal.

Mengeringkan popok kain

Setelah mencuci popok kain, Anda dapat mengeringkannya seperti cucian lain. Sebagian tipe popok kain tidak cocok dikeringkan dengan mesin – periksa label perawatan saat membeli popok. Mengeringkan popok kain di bawah cahaya matahari langsung dapat menjaga kecerahan warna putihnya, khususnya jika Anda menambahkan perasan lemon dalam cucian Anda. Namun, cara ini dapat membuat popok kain mengeras jika kering terlalu cepat, jadi pengeringan di dalam atau menggunakan mesin lebih disarankan.

Awalnya diterbitkan