Cara menyetrika baju kerja

Artikel ini berbagi cara menyetrika baju yang efisien agar Anda tak perlu menghabiskan waktu lama menyetrika baju.

Diperbarui

Tampil rapi dan segar di kantor tentu keinginan semua orang. Hal ini bisa dicapai dengan pakaian kerja yang tampak terawat. Cari tahu cara menyetrika baju yang benar agar pakaian kerja Anda selalu tampak terawat tanpa memakan terlalu banyak waktu. Tergantung bahannya, beberapa jenis pakaian tidak perlu disetrika, misalnya bahan wol, brokat, dan poliester.

Untuk mempermudah dan mempercepat tugas menyetrika, pakaian kerja tidak perlu dilipat dan cukup digantung setelah disetrika karena akan dikenakan segera.

Tips memudahkan proses menyetrika

Ada cara cerdas untuk mencegah baju yang habis dicuci kusut berlebihan. Kuncinya adalah justru pada saat dan sesudah mencuci baju. Meluangkan sedikit waktu pada proses awal ini akan menghemat banyak waktu ketika menyetrika.

Ikuti tips berikut ini agar baju tidak terlalu kusut:

  • Tambahkan cairan pelembut kain, seperti Molto, untuk merapikan serat bahan pakaian.
  • Kibaskan cucian sebelum digantung untuk dikeringkan agar kain bahan tidak lengket satu sama lain dan mencegah kusut berlebih.
  • Gantung kemeja, rok, dan celana pada hanger, dan pasang kancing kemeja paling atas untuk mempertahankan bentuknya.

Cara menyetrika pakaian yang benar

Mengetahui cara menyetrika yang benar tentu akan menghemat waktu dan membantu pakaian tetap awet. Demikian juga dengan mengetahui bahan pakaian apa saja yang tidak perlu disetrika. Bahan jersey, misalnya, jika disetrika justru terlihat mengilap atau menjadi rusak.

cara menyetrika baju kerja

Berikut ini cara menyetrika pakaian yang dianjurkan:

  1. Awali dengan membaca petunjuk perawatan pada label pakaian sebelum mulai menyetrika. Pilih suhu setrika sesuai anjuran.
  2. Bersihkan bagian bawah setrika dari kerak sebelum mulai menyetrika agar tidak meninggalkan noda pada baju.
  3. Pilah baju sesuai bahannya dan mulailah dengan bahan yang memerlukan suhu setrika paling rendah ketika mulai menyetrika. Kemudian beralih ke bahan yang memerlukan suhu setrika yang lebih tinggi.
  4. Cek setrika yang sudah panas pada alas meja setrika sebelum mulai menyetrika baju. Langkah ini berguna untuk mengecek suhu dan mengetahui apakah ada kerak di setrika yang bisa meninggalkan noda pada pakaian.
  5. Cara menyetrika kemeja yang tepat diawali dengan menyetrika bagian kerah, kemudian lengan, dan terakhir bagian tubuh sisi dalam kain. Gantung kemeja di hanger seusai disetrika dan pasang kancing paling atas dan beberapa lainnya.
  6. Cara menyetrika celana panjang yang baik diawali dengan menyetrika bagian dalam saku. Balik celana dan mulailah menyetrika bagian luarnya. Gunakan kain pelapis jika perlu supaya untuk mencegah kilauan bekas setrika pada kain celana. Gantung celana pada hanger agar tetap rapi.

Tips menyetrika tambahan:

  • Gunakan cairan pelicin setrika atau setrika uap untuk memudahkan menyetrika bahan yang sulit dirapikan, seperti linen.
  • Setrika pakaian yang baru dicuci ketika masih sekitar 95% kering. Baju yang sedikit lembap lebih mudah disetrika dibandingkan baju yang benar-benar kering.
  • Tambahkan pelembut pakaian ketika mencuci agar pakaian tidak terlalu kusut
  • Gantungkan pakaian pada hanger ketika mengeringkannya
  • Setrika baju seperlunya, tidak perlu semua disetrika
  • Awalnya diterbitkan