Cara mengembalikan warna baju yang pudar

Ketahui berbagai teknik untuk memulihkan warna pakaian di sini. Kebiasaan-kebiasaan yang bisa membantu mencegah warna kain pudar juga dibahas di dalamnya.

28 November 2018

Merawat pakaian

Warna pakaian yang pudar membuat baju tidak terlihat semenarik pada saat baru dibeli. Tahukah Anda terdapat cara mengembalikan warna pakaian yang kusam jadi cemerlang kembali? Entah itu untuk celana denim hitam yang berubah menjadi abu-abu atau kaus merah yang berubah menjadi merah muda, baca panduan berikut untuk mengetahui cara mempertahankan warna pakaian dan mempelajari cara mengembalikan warna pakaian yang pudar.

Penggunaan detergen yang tidak tepat dapat mempercepat proses pemudaran warna. Cuci baju berwarna menggunakan detergen yang dirancang khusus untuk mencegah warna kain menjadi kusam, seperti Rinso Colour Care.

Cara mempertahankan warna baju

Meskipun teknik-teknik berikut ini lebih bersifat pencegahan, Anda juga bisa mencobanya untuk baju-baju yang mulai memudar sebagai cara mencerahkan warna baju. Untuk kasus-kasus pemudaran yang lebih ekstrem, silakan merujuk ke bagian selanjutnya di artikel ini.

  • Ikuti instruksi yang tertera di label Cara terbaik merawat kain dan warna baju adalah dengan mengikuti petunjuk di label perawatan pakaian tersebut. Bacalah secara cermat untuk mendapatkan panduan dasar mengenai apa yang perlu Anda lakukan ketika mencucinya.
  • Pisahkan dan cuci pakaian berdasarkan warnanya. Jika Anda sering mencuci berbagai jenis dan warna pakaian bersamaan, Anda perlu mulai memisah-misahkan pakaian jika ingin warnanya tetap atau kembali cerah. Selain itu, kiat ini juga bisa mencegah baju putih kelunturan warna baju lain.
  • Balik pakaian. Hal ini membantu menjaga keawetan serat kain, dan serat kain yang kuat cenderung mempertahankan warna lebih baik daripada serat yang mulai rusak.
  • Gunakan detergen khusus baju berwarna. Sebagian detergen mengandung bahan pemutih tanpa Anda sadari, dan hal ini bisa memicu pemudaran warna kain. Untuk baju berwarna, gunakan detergen yang diformulasikan khusus untuk mengikat warna pakaian di seratnya, misalnya Rinso Colour Care.
  • Gunakan produk pelembut. Pelembut pakaian bisa mengurangi jumlah gesekan ketika pakaian dicuci atau dipakai sehingga membantu mempertahankan warna pakaian.
  • Cuci dengan air dingin. Panas bisa memudarkan warna pakaian, jadi sebisa mungkin, cuci dengan air bersuhu 30°C atau lebih rendah. Selain itu, praktik ini juga ramah lingkungan.
  • Jemur di tempat teduh. Masih berbicara tentang efek panas pada warna pakaian, hindari menjemur pakaian di bawah panas matahari langsung. Selain itu, batasi pula penggunaan mesin pengering cucian untuk baju berwarna.
  • Gunakan siklus yang tepat. Salah satu kesalahan umum dalam mencuci baju berwarna adalah menggunakan siklus yang tidak tepat. Jika baju hanya sedikit kotor, jangan gunakan siklus yang panjang dengan suhu tinggi. Alih-alih menjadikan baju ekstra bersih, Anda mempercepat proses pemudaran warnanya.

Cara mengembalikan warna baju yang pudar

Jika baju sudah sangat pudar, solusi yang bisa Anda coba adalah dengan menggunakan wantek. Untuk mengembalikan warna baju yang pudar dengan wantek, ikuti langkah-langkah berikut:

  • Dalam panci besar, rebus 3 liter air untuk setiap potong pakaian dan 1 bungkus wantek. Untuk baju berbahan denim, gandakan takarannya.
  • Masukkan pakaian ke dalam panci dan aduk-aduk selama 15 menit.
  • Matikan api, teruslah membolak-balikkan pakaian hingga air dingin.
  • Bilas pakaian 5-6 kali hingga tidak ada lagi wantek tersisa.
  • Jemur di tempat teduh.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut tentang penggunaan wantek, baca artikel ini.

  • Teknik-teknik mencuci dan mengeringkan baju yang benar dapat membantu mempertahankan warna cerah pakaian dan mencerahkan yang mulai pudar
  • Hindari panas berlebihan untuk mencegah warna pudar, baik itu ketika mencuci, mengeringkan, maupun menyetrikanya
  • Selalu ikuti instruksi perawatan yang tertera di label pakaian sebagai cara terbaik untuk mempertahankan keawetan serat dan warna kain