Jaga Kualitas Warna Pakaian dengan Cara Mencuci Baju yang Tepat

Saat mencuci pakaian keluarga, Anda pasti seringkali dibuat bingung bagaimana cara mencuci baju yang terkena noda. Misalnya, ketika si Kecil menumpahkan saus atau makanan ke seragam putihnya.

30 Mei 2019

Jaga Kualitas Warna Pakaian dengan Cara Mencuci Baju yang Tepat
Merawat pakaian

Saat mencuci pakaian keluarga, Anda pasti seringkali dibuat bingung bagaimana cara mencuci baju yang terkena noda. Misalnya, ketika si Kecil menumpahkan saus atau makanan ke seragam putihnya. Atau, noda kopi yang tak sengaja tumpah ke kemeja ayah. Tentunya bukan hanya noda di baju anggota keluarga saja yang dapat membuat Anda frustasi saat mencuci. Pakaian baru yang terkena lunturan pakaian lain saat dicuci atau lunturnya warna pakaian baru Anda juga menjadi beberapa kasus yang biasa ditemui saat mencuci pakaian.

Langkah-Langkah Mencuci Baju Agar Kualitas Warna Tetap Terjaga

Langkah-Langkah Mencuci Baju Agar Kualitas Warna Tetap Terjaga
  1. Mencuci Baju Saat Benar-Benar Kotor

  2. Cek Label Perawatan Pakaian Anda

  3. Pilah dan Pisah Pakaian

  4. Balik Pakaian Sebelum Mencuci

  5. Gunakan Deterjen Khusus untuk Menjaga Kualitas Warna Pakaian

  6. Memilih Opsi di Mesin Cuci Sesuai Tingkat Kekotoran Pakaian

  7. Meminimalisir Paparan Sinar Matahari Langsung

  8. Gunakan Pelembut Pakaian

Pernahkah saat Anda sedang bersantai dirumah, tiba-tiba Anda teringat untuk membeli sesuatu yang mengharuskan Anda keluar rumah? Setelah keluar rumah sebentar, Anda mungkin merasa baju Anda telah kotor, dan meletakkannya di dalam keranjang pakaian kotor. Kemudian, Anda mengenakan baju tidur yang baru. Sebenarnya, selama pakaian Anda tidak benar benar kotor atau bau, sebaiknya Anda hanya perlu menggantung pakaian Anda dan menjemurnya. Karena semakin sering Anda mencuci pakaian Anda, semakin cepat warna pakaian Anda memudar.

Apa Anda terbiasa mencuci pakaian tanpa melihat label baju? Atau, Anda bahkan menggunting label tersebut? Label pakaian ada untuk memberikan instruksi dalam mencuci pakaian tersebut. Jadi, ada baiknya jika Anda membaca label tersebut sebelum mencuci pakaian Anda, dan ikutilah instruksi label tersebut. Kalau pun Anda ingin menggunting label pakaian Anda, sebaiknya Anda membaca dan mengingat cara mencuci pakaian tersebut terlebih dahulu. Contoh instruksi pada label pakaian adalah simbol dua garis sejajar di bawah ember. Simbol ini bisa diartikan bahwa Anda dianjurkan untuk menggunakan siklus lembut untuk pakaian berbahan sensitif seperti wol dan sutra, atau pakaian berpayet, berbordir, dan bermanik-manik. Simbol cuci tangan bergambar tangan di dalam ember menginstruksikan Anda untuk menghindari penggunaan mesin cuci, dan gunakan tangan untuk mencuci pakaian tersebut.

Pakaian berwarna putih sebaiknya dicuci secara terpisah dengan pakaian yang berwarna. Dan pakaian berwarna gelap sebaiknya dicuci secara terpisah dengan pakaian berwarna cerah. Karena bagaimanapun juga, pakaian berwarna gelap cenderung akan luntur saat dicuci, walaupun hanya sedikit. Hal ini dilakukan untuk mencegah pakaian putih Anda terkena lunturan pakaian Anda yang berwarna. Kalau pun Anda terpaksa untuk mencuci semua pakaian Anda secara bersamaan, maka cucilah dengan air yang dingin. Air panas atau hangat dapat memecah serat yang dapat mempercepat pemudaran. Sedangkan, air dingin dapat mencegah warna memudar. Untuk hasil yang lebih baik, Anda dapat memilih deterjen yang dapat bekerja secara optimal di air dingin.

“Baliklah pakaian sebelum mencuci.” Apa Anda pernah mendengar ibu Anda atau orang lain mengatakan hal seperti ini? Membalikkan pakaian sebelum mencuci dapat berpengaruh besar terhadap hasil cucian. Jika Anda tidak membalikkan pakaian sebelum mencuci, gesekan yang terjadi antar pakaian dapat memudarkan serat warna. Dengan membalikkan pakaian Anda sebelum mencuci, Anda dapat mengurangi gesekan yang terjadi di bagian depan pakaian Anda dan warna akan bertahan lebih lama.

Pilih deterjen yang tak hanya mampu membersihkan noda secara optimal, tapi juga menjaga kualitas warna baju. Untuk Anda yang mencuci menggunakan tangan, Rinso Deterjen Bubuk Colour Care efektif bantu hilangkan noda membandel pada pakaian, namun tetap dapat menjaga kualitas warna pakaian. Kandungan pada Rinso Deterjen Bubuk Colour Care membantu membuat baju berwarna lebih awet dan tidak mudah pudar. Sedangkan bila Anda mencuci menggunakan mesin cuci, Anda bisa menjatuhkan pilihan pada Rinso Matic Deterjen Cair yang dapat meresap hingga ke serat kain terdalam untuk bantu angkat noda membandel 3x lebih efektif. Dengan format konsentrat cairnya, Rinso Matic Deterjen Cair tidak akan meninggalkan sisa deterjen pada pakaian dan mesin cuci sehingga kualitas warna pakaian lebih terjaga serta mesin cuci lebih awet. Selain pemilihan deterjen yang tepat, sebaiknya Anda menghindari penggunaan pemutih pakaian untuk mencuci pakaian berwarna Anda. Pemutih pakaian memang ampuh dalam menghilangkan noda, namun dapat merusak pakaian Anda karena bersifat merusak serat warna.

Memencet tombol putaran tercepat atau heavy wash pada mesin cuci tidak akan membuat pakaian Anda menjadi lebih bersih dari yang seharusnya. Heavy wash hanya akan merusak serat pakaian Anda dan membuat warnanya cepat pudar. Perhatikan kecepatan mesin cuci Anda. Jika pakaian Anda tidak terlalu kotor, jangan menggunakan opsi heavy wash atau kecepatan maksimal pada mesin cuci Anda. Gunakanlah opsi yang tepat sesuai dengan tingkat kekotoran pakaian Anda.

Jika cuaca memungkinkan, hindari mengeringkan pakaian dengan mesin cuci. Proses memeras cucian dalam tabung pengeringan di mesin cuci akan membuat permukaan bahan pakaian menjadi kasar, serta memudarkan warna baju. Menjemur pakaian di bawah sinar matahari lebih disarankan. Namun, usahakan Anda tidak terlalu lama menjemur pakaian di bawah terik sinar matahari secara langsung karena dapat memudarkan warna pakaian. Sebaiknya, Anda langsung mengambil pakaian Anda begitu pakaian Anda kering. Atau, jemur pakaian di area yang teduh dan diangin-anginkan hingga kering.

Pelembut pakaian merupakan elemen tambahan yang penting bagi perawatan pakaian Anda. Pelembut pakaian melumasi serat-serat kain selama pencucian sehingga pakaian Anda tidak mudah aus. Semakin sedikit gesekan yang dihasilkan, Anda dapat menjaga bahan dan warna pakaian Anda lebih tahan lama.

Cara Tepat Mencuci Baju Putih

Cara Tepat Mencuci Baju Putih

Topik yang tidak dapat dihindari saat membahas tips mencuci baju adalah cara mencuci baju putih. Baju putih amat rentan terkena kotoran dan noda. Selain itu, noda pada pakaian putih jauh lebih mencolok dibandingkan dengan noda di pakaian yang gelap. Dan tentu saja, membersihkan noda pada pakaian bukanlah tugas yang mudah. Jika tidak menggunakan teknik mencuci yang benar, salah-salah Anda dapat membuat pakaian putih Anda menguning. Selain itu, pakaian putih tidak bisa dicuci bersamaan dengan pakaian berwarna gelap yang kemungkinan akan luntur saat dicuci.

Sebelum mulai mencuci baju putih Anda, ketahui dulu deterjen dan bahan alami apa saja yang bisa membantu Anda saat mencuci baju putih.

  1. Detergen

  2. Garam

  3. Cuka putih

  4. Amonia

Deterjen seperti Rinso Molto Deterjen Cair Royal Gold mengandung formulasi antinoda yang mampu menghilangkan noda dalam satu kali kucek. Selain itu, Rinso Molto Deterjen Cair Royal Gold dapat menjaga warna pakaian tetap cemerlang dan lembut di tangan. Aplikasikan deterjen cair ini pada area yang terkena noda. Diamkan selama lima sampai lima belas menit, lalu bilas pakaian Anda sebelum mencucinya dengan seperti biasa.

Garam tidak hanya berguna di dapur, ternyata garam juga merupakan bahan yang efektif untuk menghilangkan noda, terutama noda darah pada baju putih. Rendam pakaian Anda di dalam sebuah baskom berisi air dingin. Tuangkan garam secukupnya, dan biarkan pakaian Anda terendam selama 2 sampai 3 jam. Gosok noda dengan  Rinso Molto Deterjen Cair Royal Gold sebelum mencucinya seperti biasa.

Selain garam, cuka putih juga dapat digunakan untuk menghilangkan noda pada baju putih Anda. Untuk menghilangkan noda keringat atau bekas deodoran, tuangkan sedikit cuka pada noda, dan gosoklah sebelum mencucinya. Untuk noda darah, tuang cuka pada noda dan biarkan selama 5 sampai 10 menit. Usap dengan kain, dan ulangi sampai noda tersebut memudar. Setelah itu, cucilah seperti biasa.

Baju putih yang menguning merupakan masalah utama bagi Anda penyuka baju putih. Bagaimana tidak? Warna putih cemerlang pada saat Anda membeli pakaian dapat berubah menjadi kuning dengan satu kesalahan dalam mencuci atau karena noda keringat. Tapi Anda tidak usah khawatir lagi. Anda dapat mengatasinya dengan amonia. Gosoklah noda keringat atau noda kuning pada pakaian putih Anda menggunakan separuh larutan amonia dan air, lalu cucilah seperti biasa.

Saat mencuci baju putih, hindari hal-hal berikut untuk menjaga kualitas warna baju Anda.

  1. Hindari penggunaan pemutih klorin karena hanya akan menggelapkan warna noda pada pakaian Anda. Menggunakan pemutih pada pakaian berwarna mungkin memang akan menghilangkan noda pada pakaian Anda, tetapi tidak hanya noda, warna pakaian Anda pun dapat memudar dengan cepat.

  2. Hindari penggunaan kain atau handuk berwarna gelap untuk menggosok noda. Anda hanya akan membuat pakaian Anda terkena lunturan warna gelap dari kain tersebut.

  3. Jika Anda tidak mengetahui jenis noda apa yang terdapat pada pakaian Anda, jangan gunakan air panas. Air panas memang dapat memudarkan noda, namun jika noda tersebut berasal dari protein seperti telur, susu, ikan, ataupun darah, noda tersebut hanya akan lebih melekat pada pakaian Anda.

  4. Hindari menjemur pakaian di bawah sinar matahari langsung dalam waktu yang lama. Cara terbaik adalah jemur pakaian Anda di pagi hari, dan segeralah mengangkat jemuran Anda setelah jemuran Anda kering.

Referensi:

  • cnet.com/how-to/tips-to-prevent-clothes-from-fading/
  • livestrong.com/article/1000703-wash-dry-clothes-not-lose-color/
  • homequicks.com/dos-donts-of-washing-white-clothes