Berbagai ide kreasi baju bekas

Jangan terburu membuang baju bekas untuk menghindari dampak negatifnya pada lingkungan. Cobalah salah satu ide di sini untuk memanfaatkan ulang baju bekas.

Pakaian merupakan salah satu produk yang “rakus” energi ketika diproduksi dan didistribusikan. Selain itu, baju bekas termasuk sumber polusi tanah yang kondisinya semakin mengkhawatirkan.  Jadi, ketika Anda punya baju bekas, jangan buru-buru dibuang. Jika selama ini Anda hanya menggunakan baju bekas sebagai kain lap, kali ini kami memberikan 3 ide untuk memanfaatkan baju bekas menjadi barang-barang yang bisa dipakai kembali. Untuk turut berpartisipasi dalam mengurangi angka polusi, coba salah satu cara memanfaatkan baju bekas berikut ini.

Cara membuat tas dari baju bekas (tanpa jahit)

 

Bahan-bahan dan peralatan:

  • Kaus lama
  • Gunting tajam
  • Penggaris dan kapur kain

Langkah-langkah:

  1. Potong lengan kau Agar hasilnya simetris, lipat kaus tepat di tengah-tengah punggungnya, kemudian gunting kedua lengan bersamaan.
  2. Gunting kerah kaus membentuk separuh lonjong.
  3. Buat garis melintang, kira-kira 10-15 cm dari tepi bawah kau Dari garis inilah Anda akan membuat rumbai-rumbai di bagian bawah kaus.
  4. Buat rumbai-rumbai selebar 2-3 cm di keseluruhan bagian bawah kau Anda bisa menggarisinya terlebih dahulu jika ingin hasilnya rapi.
  5. Ikat setiap rumbai bagian depan dan belakang yang tepat berhadapan. Lakukan hingga semua rumbai-rumbai terikat dan bagian bawah kaus tertutup
  6. Tas dipakai dengan menjinjingnya di bagian bahu yang tersisa atau dengan memasukkan lengan menembus kedua lubang bekas lengan kaus.

Cara membuat tas selempang dari baju bekas (dengan jahit)

 

Bahan-bahan dan peralatan:

  • Kaus lama
  • Tali rami (seperti yang dipakai untuk berkebun)
  • Gunting tajam, benang, jarum jahit
  • Penggaris dan kapur kain
  • Bros hiasan (opsional)

Langkah-langkah:

  1. Potong lengan kaus.
  2. Balik kaus, kemudian jahit tepi bawah kaus dan lubang bekas lengan kaus dengan menyisakan kira-kira 5cm di bawah bahu untuk menggantungkan tali selempang.
  3. Balik kembali kaus sehingga membentuk kantung dengan kerahnya sebagai bukaan tas.
  4. Ukur panjang selempang yang dibutuhkan, kemudian potong-potong tali rami sesuai ukuran tersebut. Siapkan 3 potongan tali rami sama panjang, kemudian satukan.
  5. Simpulkan satu ujung ketiga tali rami, sisakan kira-kira 5cm. Kepang tali rami secara rapi hingga sekitar 5 cm dari ujung lainnya, kemudian simpulkan.
  6. Selipkan setiap ujung tali selempang ke lubang sisa lengan kaus di bawah bahu, kemudian ikat erat-erat.
  7. Hiasi dengan bros. Tas siap dipakai.

Rekomendasi kami

Cuci bersih pakaian terlebih dahulu, terutama yang sudah lama terlupakan di dasar lemari dan berbau apak. Gunakan detergen yang ampuh menghilangkan noda dan bau apak, seperti Rinso Anti Noda, dan dilanjutkan dengan pemakaian pengharum cucian, seperti Molto.

cara membuat tas dari baju bekas

Cara membuat dress dari baju bekas

 

Bahan-bahan dan peralatan:

  • Rok panjang dan lebar berbahan ringan
  • Gunting tajam

Langkah-langkah:

  1. Potong pinggang rok – sisihkan.
  2. Letakkan satu bra olah raga atau kaus tanpa lengan di bagian atas rok untuk mengetahui di mana Anda akan memotong sisi-sisi rok sebagai lengan dress. Potonglah di sini berbentuk segitiga – jangan potong membentuk setengah oval untuk menghindari sisa kain di bawah ketiak.
  3. Potong tepi atas rok hingga membentuk kerah yang Anda inginkan (bentuk V, setengah oval, atau setengah lingkaran bundar).
  4. Ikat kedua bahu dress.
  5. Cobalah dress untuk mengetahui apakah letak lubang lengan dan kerah sudah sesuai dengan keinginan Anda. Jika belum, Anda bisa memperbaiki lubang lengan atau merendahkan kerah.
  6. Gunakan pinggang rok sebagai ikat pinggang, atau gunakan ikat pinggang lain. Dress ini juga bisa dipakai sebagai terusan tanpa ikat pinggang – cocok dipakai ke pantai karena bentuknya yang melambai.

Ada banyak ide kreasi baju bekas yang bisa Anda coba. Setelah mencoba salah satu atau semua ide di atas, sebelum membuang baju bekas, kini Anda bisa bertanya-tanya apakah bisa dimanfaatkan ulang untuk membuat barang lain.