Tips hemat air dengan mesin cuci

Mencuci dengan mesin cuci ternyata justru bisa lebih hemat air daripada mencuci dengan tangan. Artikel ini menjelaskan beberapa caranya.

Rekomendasi kami

Pilih siklus cuci sesuai jumlah cucian dan gunakan detergen khusus untuk mesin cuci, seperti Rinso Matic, dengan takaran yang tepat untuk menghindari busa berlebih sehingga Anda tidak perlu menggunakan fitur bilas ulang dan mesin cuci pun lebih awet.

Benarkah mencuci dengan mesin cuci lebih boros air dibanding mencuci dengan tangan? Tidak juga. Alasannya, cucian biasanya perlu seluruhnya terendam air ketika dicuci dengan tangan, sedangkan dengan mesin cuci bukaan depan cucian tidak perlu terendam seluruhnya. Teknik cuci yang mengandalkan putaran tabung dan gravitasi merupakan kelebihan mesin cuci bukaan depan. Oleh karena itu, mesin cuci bukaan depan mampu menghemat air hingga separuh air yang dibutuhkan mesin cuci bukaan atas. Sama dengan metode cuci dengan tangan, mesin cuci bukaan atas perlu merendam cucian seluruhnya sehingga mengonsumsi lebih banyak air.

cara menghemat air

Cara menghemat air saat mencuci

Cara penghematan air sebenarnya sangat sederhana dan tidak memerlukan alat khusus asalkan Anda tahu caranya. Di bawah ini beberapa tips menghemat air saat mencuci memakai mesin cuci:

  • Tunggu hingga mesin cuci penuh. Kumpulkan cucian hingga cukup untuk memenuhi tabung mesin cuci. Dengan memanfaatkan kapasitas maksimalnya, Anda tidak membuang air yang diperlukan untuk satu siklus cuci. Meski begitu, hindari menjejali mesin cuci melebihi kapasitasnya.
  • Sesuaikan siklus cuci. Jika terpaksa harus menggunakan mesin cuci sebelum tabung cuci penuh, sesuaikan siklus cuci untuk separuh tabung atau siklus singkat untuk menghemat air.
  • Gunakan detergen khusus untuk mesin cuci. Berbeda dengan detergen untuk mencuci dengan tangan, detergen untuk mesin cuci berbusa lebih sedikit sehingga tidak perlu dibilas berulang-ulang dan Anda pun tidak perlu menambahkan siklus bilas ulang. Dengan busa yang lebih sedikit, mesin cuci menjadi lebih awet. Pilih detergen berkualitas yang mampu larut sempurna di berbagai kondisi air, baik air keras maupun lunak, serta mampu mengangkat noda dan kotoran secara efisien, seperti Rinso Matic Front Load Liquid. Ikuti takaran yang dianjurkan untuk menghindari busa berlebih.
  • Kucek noda bandel terlebih dulu. Cara hemat air juga bisa ditempuh dengan mengatasi noda pada pakaian sesegera mungkin. Jika menemukan noda, segera kucek bagian tersebut tanpa menunggu hingga jadwal mencuci berikutnya. Ingat bahwa semakin lama noda dibiarkan, semakin sulit pula dihilangkan. Olesi bagian bernoda dengan detergen cair, tambahkan sedikit air, lalu kucek atau sikat hingga noda hilang. Anda kemudian mencucinya memakai mesin cuci bersama cucian yang lain. Anda sebaiknya tidak membiarkan pakaian kotor tertumpuk dalam kondisi lembap untuk mencegah perkembangbiakan bakteri dan jamur. Langkah mengucek noda sebelum memasukkan pakaian ke mesin cuci ini juga menghindarkan Anda dari keperluan mengulang siklus cuci.
  • Pilih mesin cuci dengan efisiensi tinggi. Jika berkesempatan membeli mesin cuci baru, pilih yang paling efisien dalam pemanfaatan air dan listrik. Biasanya Anda bisa menemukan peringkat penggunaan energi listrik dan air pada label atau buku manual mesin cuci. Mesin cuci memiliki takaran air pasti sesuai pilihan siklus cuci dan muatan, sedangkan jika Anda mencuci dengan tangan Anda justru cenderung menggunakan air lebih banyak karena tidak ada takaran pasti.

Selain trik berhemat air saat memakai mesin cuci, Anda juga bisa menyimak tips mengirit listrik ketika memakai mesin cuci di sini. Dan yang pasti mesin cuci sangat membantu Anda menghemat tenaga dan waktu.