Air Sadah atau Air Lunak: Semua yang Harus Anda Ketahui

Pernahkan Anda mendengar tentang air sadah atau air lunak di rumah sebelumnya? Temukan perbedaan antara air sadah & lunak, serta cara membersihkan noda air sadah, dengan panduan berikut ini.

Diperbarui

Apakah perbedaan antara air sadah dan air lunak? Jawabannya adalah pada mineralnya. Air lunak adalah air tanpa larutan mineral dalam kandungannya – air hujan secara alamiah adalah air yang lunak karena berasal langsung dari langit, dan mengandung mineral yang berbeda, tergantung pada permukaan tempat mengalirnya sebelum mencapai jalur air buatan. Kesadahan air diukur berdasarkan konsentrasi larutan mineral seperti magnesium dan kalsium. Sehingga air keras berarti air dengan kandungan mineral tinggi.

Lalu apa perbedaanya? Nah, walaupun kedua tipe air sangat aman untuk diminum, namun banyak orang lebih menyukai rasa air sadah, karena kandungan mineral di dalamnya dianggap memiliki manfaat kesehatan. Namun perbedaannya sebenarnya terlihat dari cara kita menggunakan air di rumah. Jika Anda tinggal di wilayah yang cenderung dengan air sadah, Anda dapat melihat perbedaannya pada, misalnya, busa sampo saat Anda mandi. Jika Anda memiliki mesin pencuci piring, Anda mungkin dapat melihat noda air sadah pada gelas dan perlengkapan kaca. Terlebih, Anda juga akan menemukan perbedaan pada keran, karena buih atau kerak air sadah akan mulai menumpuk seiring penggunaan yang rutin.

Jika Anda memiliki pintu kaca pada kamar mandi, siapkan handuk khusus atau kain berserat lembut dan gunakan untuk menyeka pintu tersebut setiap kali Anda mandi. Langkah ini akan mencegah munculnya noda air sadah pada kaca. Mungkin terdengar menjemukan, namun usaha kecil di tiap pagi ini dapat menghemat tenaga Anda dalam jangka panjang!

Apakah rumah saya memiliki air sadah atau air lunak? 

Kesadahan air berbeda-beda berdasarkan area. Karena air membawa mineral dari batuan yang mudah larut, seperti kapur dan batu kapur, maka air yang terdapat pada area dengan banyak batuan seperti itu cenderung lebih sadah. Tempat yang kaya dengan batuan seperti batu tulis dan granit, yang tidak mudah larut dalam air, akan dialiri air yang lebih lunak. Banyak daerah di Indonesia yang dialiri air sadah, namun terdapat juga daerah yang dialiri air lunak – air sadah banyak ditemukan di wilayah pesisir dan pegunungan kapur.

Efek air sadah

Karena banyak kandungan zat yang larut di dalamnya, air sadah sering meninggalkan endapan mineral di tempat yang rutin digunakan. Sebagian orang mendapati endapan tersebut terlihat pada pakaian mereka setelah mencuci dengan mesin cuci di daerah yang dialiri air sadah. Jika Anda memiliki pintu atau tabir kaca pada shower, Anda mungkin mendapati noda air sadah pada kaca setelah mandi. Namun kemungkinan Anda akan melihat bahwa area yang paling banyak ditemui kumpulan buih air sadah adalah pada panci dan cerek, di mana air kran terkumpul secara teratur namun jarang dibersihkan.

Cara menghilangkan kesadahan air

Ada banyak hal berbeda yang dapat dilakukan jika Anda tinggal di daerah yang dialiri air sadah. Sebagian orang menyaring air mereka menggunakan bak penyaring, atau memasang keran saringan, dan hanya menggunakan air lunak yang telah disaring dalam panci dan cerek mereka; bagi yang merasakan masalah dengan air sadah saat mandi dan mencuci mungkin harus memasang penyaring atau pelunak air pada seluruh aliran air di rumah, walaupun cukup menguras kantong, dan dalam banyak kasus mungkin tidak terlalu dibutuhkan. Kebanyakan deterjen cuci berkualitas, seperti Rinso, dirancang khusus untuk mencuci pakaian secara efektif baik dengan air sadah maupun lunak, dan Anda juga dapat membeli pelunak air yang didesain untuk mesin cuci agar endapan mineral tidak mengotori pakaian Anda.

Di sekitar rumah, kumpulan air sadah dapat dicegah dengan menjaga permukaan tetap kering –sekalah meja Anda secara teratur, dan letakkan sehelai handuk usang di kamar mandi yang dapat digunakan untuk mengeringkan tabir kaca shower setelah digunakan. (Baca artikel cara menghilangkan noda air sadah untuk informasi lebih lanjut.) Jika Anda khawatir akan noda air sadah pada gelas, Anda dapat menggunakan garam khusus untuk melunakkan air dalam mesin pencuci piring – dan jika Anda menyadari adanya lapisan putih yang sulit terlihat, Anda dapat melihat panduan kami menghilangkan lapisan mesin cuci piring dari gelas. Untuk cerek dan panci, menggunakan air yang disaring dapat mencegah kumpulan endapan, namun pastikan Anda membersihkannya secara teratur – kami memiliki panduan untuk membersihkan cerek dan membersihkan panci agar Anda dapat terbantu.

Sekarang Anda telah mendapatkan – semua yang harus Anda ketahui tetang air sadah dan lunak.

  • Cari tahu apakah Anda berada dalam wilayah air sadah atau lunak dengan cara menghubungi perusahaan pemasok air.
  • Jika Anda berada dalam wilayah berair sadah? Jangan panik! Gunakan garam khusus pada mesin pencuci piring dan pertimbangkan menggunakan pelunakan air untuk mesin cuci Anda. Deterjen berkualitas tinggi seperti Rinso akan bekerja sama bagusnya baik pada air sadah maupun lunak, sehingga pastikan Anda menggunakan produk berkualitas di rumah Anda.
  • Berinvestasilah pada bak penyaring atau keran sehingga Anda memiliki akses ke air lunak di rumah Anda. Menggunakan air yang disaring pada panci dan cerek akan mencegah penumpukan kerak – dan sebagian orang bahkan menganggap hal tersebut bahkan meningkatkan rasa secangkir teh Anda!
  • Ingatlah untuk membersihkan kerak pada panci dan cerek secara teratur, dan jagalah permukaan kamar mandi dan dapur sekering mungkin.
  • Awalnya diterbitkan