Bahaya kabut asap dan cara mengatasinya

Waspadai dampak kabut asap. Lindungi keluarga dengan menyimak informasi bahaya kabut asap dan cara mengatasinya.

Diperbarui

Tanaman dalam pot di sebelah jendela

Langkah-langkah penting

  • Tutup jendela dan ventilasi, lalu gunakan produk penjernih udara (air purifier) untuk membantu sirkulasi udara.
  • Perbanyak berbagai jenis tanaman yang dapat membantu menjernihkan udara.
  • Lindungi bayi dan anak-anak dengan membatasi kegiatan di luar rumah dan mengenakan masker.

Kabut asap bisa terjadi karena beberapa hal misalnya bencana kebakaran hutan serta asap dari pabrik industri dan juga kendaraan bermotor. Anda perlu mewaspadai dampak kabut asap yang berbahaya dan dapat mengancam kondisi kesehatan. Artikel ini membagi informasi tentang bahaya kabut asap dan cara mengatasinya di rumah Anda.

Kabut asap dapat dideteksi dengan mudah melalui warnanya di udara. Jangan remehkan dan segera kenakan masker dan batasi kegiatan di luar rumah.

Apa dampak buruk dari kabut asap?

Sebutkan beberapa bahaya kabut asap bagi kesehatan tubuh manusia, dan Anda akan terkejut karena daftarnya sangat panjang. Berikut ini kami merangkum informasi untuk dapat menjawab pertanyaan apa dampak buruk dari kabut asap.

  • Bahaya kabut asap untuk kesehatan manusia. Kabut asap dapat memicu berbagai masalah kesehatan seperti asma, bronchitis kronis, penyakit paru kronis seperti emphysema, serta berbagai gangguan pernapasan lainnya.
  • Bahaya kabut asap bagi ibu hamil. Wanita yang sedang hamil, anak-anak, bayi, orang yang memiliki masalah pernapasan, serta orang lanjut usia masuk ke dalam golongan mereka yang rentan terhadap kabut asap. Bahaya kabut asap bagi ibu hamil di antaranya adalah risiko kelahiran bayi dengan berat badan rendah dan lahir prematur. Jika wanita hamil terserang asma karena kabut asap, kondisi ini dapat memicu pre-eclampsia di mana tekanan darah akan naik dan mempengaruhi kerja hati dan ginjal.
  • Dampak kabut asap bagi bayi dan anak-anak. Sistem pernapasan dan paru-paru bayi dan anak-anak belum berkembang dengan sempurna sehingga rentan mengalami masalah jika terpapar udara buruk.

Cara mengurangi bahaya kabut asap di rumah

Untuk mengurangi dampak kabut asap bagi keluarga Anda, simak beberapa tips berikut ini.

  • Tanaman penyaring udara kotor. Perbanyak menanam berbagai tanaman yang memiliki karakteristik dapat menyaring udara kotor. Beberapa contoh tanamannya adalah tanaman lidah mertua, bunga krisan, lidah buaya, pohon palem, lili Paris, pakis, dan suplir.
  • Gunakan air purifier. Selain menggunakan tanaman untuk menyaring udara, Anda bisa menggunakan produk penjernih udara (air purifier) yang dapat membantu sirkulasi udara di dalam rumah.
  • Madu dan teh hijau. Kabut asap dikenal memberi dampak buruk bagi saluran pernapasan. Jika diminta untuk sebutkan beberapa bahaya kabut asap bagi kesehatan tubuh manusia, maka Anda pun akan langsung menghubungkannya dengan batuk dan sakit tenggorokan yang umumnya langsung dirasakan karena kabut asap. Konsumsilah madu untuk mengatasi batuk dan rasa sakit pada tenggorokan. Untuk mendetoksifikasi tubuh, minumlah secangkir teh hijau yang punya khasiat sebagai anti oksidan dan dapat mengeluarkan racun dari dalam tubuh.
  • Kenakan masker. Pastikan Anda memiliki persediaan masker dan mengenakannya jika terpaksa harus keluar rumah. Kenakan juga kacamata untuk mencegah mata teriritasi kabut asap.

Jika Anda memiliki berbagai tanaman untuk membantu menyaring udara di rumah, simak artikel kami cara merawat tanaman hias agar tanaman hidup lama dan sehat.

Awalnya diterbitkan