Cara mengatasi rayap di rumah

Masalah rayap yang belum terlalu parah bisa Anda atasi sendiri dengan bahan-bahan bebas racun. Cari tahu lebih lanjut di artikel ini.

Diperbarui

Keberadaan rayap di rumah merupakan mimpi buruk bagi setiap pemilik rumah. Sayangnya masalah ini umum dijumpai di Indonesia karena udara yang lembap dan penggunaan kayu di rumah baik sebagai kerangka bangunan maupun bahan perabotan. Anda sebaiknya mengecek secara rutin barang-barang berbahan kayu di rumah untuk mengetahui keberadaan rayap. Cari tahu cara mengatasi rayap dengan bahan alami jika masalah rayap belum terlalu parah. Basmi rayap segera begitu Anda menemukannya, jangan menundanya!

Pilih cara alami bebas racun untuk mengatasi rayap sebelum menggunakan produk beracun dan cari sarang rayap untuk membasminya hingga tuntas.

Cara menghilangkan rayap

Langkah awal untuk membasmi rayap adalah mencari sarangnya. Jenis rayap yang sering dijumpai di Indonesia adalah rayap pemakan kayu yang sering bersarang di barang-barang berbahan kayu di rumah. Rayap senang bersarang di tempat lembap seperti area di kolong tempat cuci piring di dapur dan kerangka pintu yang berbatasan dengan lantai yang lembap. Tanda-tanda keberadaan rayap:

  1. Perabotan kayu terasa keropos, kopong, dan rapuh ketika diketuk-ketuk.
  2. Kotoran mirip serbuk kayu di sekitar kerangkan pintu/jendela dan di dekat perabotan atau di dalam lemari kayu.

Jika menemukan rayap di rumah, berikut ini beberapa cara membasmi rayap dengan bahan bebas racun:

  • Perangkap kardus. Ambil selembar kardus bekas, tetesi dengan sedikit air hingga lembap dan gulung menyerupai pipa. Kardus lembap menyebarkan bau khas kayu yang menarik rayap. Letakkan di dekat tanda-tanda keberadaan rayap. Setelah rayap terkumpul di dalam perangkap, angkat perangkap tersebut ke luar rumah dan bakar. Buat perangkap baru hingga rayap teratasi.
  • Jemur di matahari. Cara ini bisa digunakan jika rayap ditemukan di perabotan yang mudah diangkat saja. Keluarkan perabotan yang diserang rayap, jemur di bawah terik matahari selama dua hingga tiga hari.
  • Minyak neem dan minyak jeruk. Ini merupakan salah satu cara membasmi rayap di lemari yang aman karena bebas racun. Bahan ini aman untuk dipakai di dalam lemari makanan atau kabinet peralatan dapur. Kandungan d-limonene di dalam minyak jeruk akan menangkal rayap ketika bersentuhan langsung, demikian juga dengan minyak neem yang merupakan pestisida alami. Rayap akan berhenti menggerogoti kayu dan tidak bertelur lagi setelah bersentuhan dengan minyak ini sehingga jumlah rayap akan turun drastis. Caranya, teteskan minyak pada kapas dan usapkan pada lemari atau perabotan. Ulangi seminggu sekali jika perlu.
  • Diatomaceous earth. Bahan yang bisa dibeli di toko perlengkapan berkebun ini disebut juga tanah diatom dan merupakan musuh alami rayap karena bahan ini mengikis lapisan luar rayap dan menyebabkan dehidrasi. Taburkan tipis-tipis di area tempat rayap ditemukan atau di area luar rumah untuk mencegah rayap masuk. Taburkan juga di loteng untuk mencegah rayap memakan kerangka atap. Pastikan tanah diatom tetap kering.
  • Cuka dan perasan jeruk lemon. Campuran kedua bahan dapur ini juga merupakan cara menghilangkan rayap bebas racun. Peras dua buah jeruk lemon dan campurkan perasannya dengan setengah cangkir cuka. Masukkan ke botol semprot dan semprotkan ke area yang diserang rayap. Ulangi hingga rayap hilang.

Beberapa cara di atas cukup efisien untuk masalah rayap yang belum terlalu parah, namun cara mengusir rayap dengan bahan kimia dengan bantuan jasa profesional kadang diperlukan untuk mengatasi masalah rayap yang akut.

  • Jaga lemari dan laci tetap kering
  • Cari dan musnahkan sarang rayap
  • Sebisa mungkin gunakan produk bebas racun di rumah
  • Awalnya diterbitkan