Unilever logo
Cleanipedia logo

Cara Menggunakan Humidifier untuk Ruangan

Miliki udara berkualitas di dalam rumah dengan humidifier. Ini cara menggunakan humidifier yang benar agar Anda merasakan manfaatnya.

Diperbarui

Ditulis oleh Despasya Yonada

Cara Menggunakan Humidifier untuk Ruangan

Salah satu cara menjaga kualitas udara di ruangan tetap baik adalah dengan menggunakan humidifier. Pastikan Anda tahu cara menggunakan humidifier yang tepat, ya!

Humidifier adalah alat yang berfungsi melembapkan udara. Alat ini menyemprotkan uap air sehingga meningkatkan kadar kelembapan di udara. Bagi Anda yang tinggal di daerah yang cuacanya kering, dapat menggunakan humidifier agar hawa di dalam rumah tidak panas.

Manfaat Humidifier

Fungsi utama humidifier adalah menjaga kelembapan udara di dalam ruangan. Selain itu masih ada manfaat lainnya:

  • Melembapkan kulit

Kulit dan bibir biasanya kering bila Anda menghabiskan banyak waktu di ruangan ber-AC. Di sinilah humidifier berguna membantu mencegah kulit kering dan bibir pecah-pecah.

  • Mencegah sakit tenggorokan

Ruangan dengan kadar kelembapan rendah dapat membuat tenggorokan gatal dan tidak nyaman. Bila Anda sedang mengalami gangguan tenggorokan, sebaiknya gunakan humidifier untuk meningkatkan kelembapan udara di ruangan.

Polling

Bagaimana cara Anda mengetahui bahwa permukaan dapur dan kamar mandi anda telah didesinfeksi?

0 Suara

  • Meredakan flu dan batuk

Bila Anda sedang sakit flu atau batuk, Anda akan sangat tidak nyaman berada di lingkungan dengan suhu udara yang kering. Penggunaan humidifier dapat meningkatkan kelembapan udara dan meringankan gejala flu dan batuk. Kondisi ini juga dapat membantu meredakan gejala alergi yang menyerang saluran pernapasan.

Cara Menggunakan Humidifier

Ada beberapa hal penting yang perlu Anda perhatikan saat menggunakannya.

1. Kebutuhan air

Karena humidifier menyemprotkan uap, alat ini membutuhkan air agar dapat bekerja dengan baik. Kadar air yang dibutuhkan tergantung pada tipe atau ukuran humidifier yang Anda gunakan. Sebagian alat dapat menampung air hingga 3 liter.

2. Penempatan

Humidifier dapat diletakkan di mana saja. Yang penting penyebaran uapnya dapat merata ke seluruh ruangan. 

Penggunaan humidifier juga lebih cocok untuk ruangan ber-AC yang suhu udaranya cenderung kering. Humidifier untuk ruangan non-AC bisa jadi tidak efektif bila kelembapan udara di ruangan tersebut sudah baik.

3. Rutin mengecek kelembapan udara di ruangan

Sebagian tipe humidifier tidak dilengkapi pengukur kelembapan. Bila Anda menggunakan alat tipe ini, maka Anda harus mengecek kelembapan ruangan secara manual atau menggunakan alat terpisah.

Mengapa Anda perlu rutin mengecek kelembapan udara? Karena jika udara ruangan terlalu lembap, maka bakteri dan jamur dapat bertumbuh dengan subur. 

4. Rutin dibersihkan

Bila humidifier jarang dibersihkan, udara di ruangan justru bisa jadi kotor dan humidifier tidak keluar uap. Hal ini dapat menyebabkan gejala alergi atau asma kambuh. 

Cara Membersihkan Humidifier

Agar humidifier Anda awet dalam menjaga kelembapan udara, lakukan pembersihan yang benar seperti berikut.

  • Bersihkan tiap 3 hari sekali

Anda dapat menggunakan larutan hidrogen peroksida untuk membersihkan tangki dari endapan mineral. Langkah ini dapat mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri di humidifier.

  • Bilas tangki hingga bersih

Hal ini penting dilakukan agar tidak ada sisa bahan kimia dari pembersih yang tertinggal di dalam tangki. 

  • Ganti air humidifier setiap hari

Agar uap yang dikeluarkan humidifier benar-benar bersih, maka air yang dimasukkan ke dalamnya pun harus bersih. Maka, ganti air humidifier setiap hari. Buang dulu air yang lama hingga tangki kosong, kemudian isi dengan air bersih. 

Kualitas udara yang baik adalah yang kelembapannya pas. Udara di dalam ruangan yang terlalu lembap juga dapat menyebabkan masalah pada pernapasan. Maka itu, gunakan humidifier sesuai kebutuhan.  

Awalnya diterbitkan