Cara merawat tanaman anggrek

Kunci merawat anggrek adalah penyiraman yang tepat, cukup sinar, dan pengendalian hama yang baik.

Diperbarui

Bunga-bunga anggrek

Langkah-langkah penting

Anda dapat mempraktikkan cara memelihara anggrek dengan memberinya penyiraman dan pencahayaan yang tepat.

  • Variasikan frekuensi penyiraman sesuai dengan varietas anggrek Anda
  • Jaga agar anggrek tetap lembap
  • Jangan menyiram berlebihan karena akar bisa membusuk
  • Hindari menyiram kelopak bunga anggrek

Bunga anggrek dapat dinikmati sepanjang tahun jika Anda memeliharanya dengan baik. Prinsipnya, cara merawat anggrek sama dengan merawat bunga lainnya. Yaitu keseimbangan antara kebutuhannya akan lingkungan yang lembap dan sinar matahari yang cukup.

Anggrek dengan bunganya yang berwarna terang dan penampakannya yang anggun merupakan salah satu tanaman hias yang sangat populer di Indonesia. Namun banyak orang yang gentar duluan untuk memeliharanya. Konon merawat anggrek itu gampang-gampang susah. Kenyataannya, anggrek menyukai iklim lembap Indonesia. Asalkan Anda tahu tips-tips penting dalam cara merawat bunga anggrek, Anda bisa menikmati keindahannya di dalam ruangan rumah setiap saat. Artikel ini akan menjelaskan cara-cara memelihara anggrek dalam ruangan.

  • Memilih pot anggrek. Anggrek adalah salah satu tanaman yang cukup ideal untuk ditempatkan dalam pot. Pot tanah liat adalah salah satu pot yang cocok untuk merawat anggrek karena pot tanah liat dapat menyerap kelebihan air siraman dan menjaga kelembapan akar tanaman anggrek. Walaupun demikian, pot dari plastik lebih sedap dipandang dan pot plastik transparan memungkinkan kita untuk mengawasi apa yang terjadi di dalam pot tanpa mengganggu tanaman anggrek. Pot plastik juga lebih mudah untuk dibersihkan dan dipindah-pindah. Sebelum memakai pot, cucilah pot yang akan Anda gunakan dengan sabun seperti Sunlight, lubangi bagian bawahnya untuk drainase.
  • Penyiraman. Salah satu hal terpenting yang harus diperhatikan pada cara merawat bunga anggrek adalah penyiramannya. Gunakan sumber air yang tepat untuk anggrek. Seberapa banyak dan seberapa sering Anda harus menyiram anggrek tergantung pada jenis tanaman anggrek Anda. Tanyakan pada toko tanaman atau ahlinya untuk saran penyiraman. Siram anggrek sampai air terlihat mengalir keluar dari lubang drainase pot.
  • Beri cahaya matahari yang cukup. Letakkan anggrek pada tempat yang terang seperti di sebelah jendela yang menghadap ke timur namun tanpa paparan cahaya matahari langsung. Yang perlu diingat pada cara merawat anggrek, cahaya matahari yang terlalu terik dapat menyebabkan daun kering dan berwarna hijau kecokelatan. Jika ruangan Anda tidak memungkinkan adanya sinar matahari, gunakan lampu ruangan untuk menyinari anggrek Anda sehingga anggrek tetap mendapatkan asupan sinar yang cukup.
  • Berikan pupuk. Pupuk memberikan nutrisi yang dibutuhkan anggrek untuk tumbuh dengan baik. Sebaiknya Anda menggunakan takaran dan jenis pupuk yang sesuai dengan varietas dan kondisi tanaman anggrek Anda. Tanyakan pada toko pertanian atau ahli tanaman apabila Anda tidak yakin.
  • Mengganti pot. Bagaimana cara merawat tanaman anggrek dalam jangka panjang? Mudah sekali, cukup dengan mengganti pot tanaman anggrek Anda satu kali dalam setiap 1 sampai dengan 3 tahun.
Orchids love humidity. Some orchid varieties can live on humidity alone.

Cara merawat bunga anggrek agar cepat berbunga

Bunga anggrek adalah bagian yang paling menarik dari tanaman anggrek. Namun bagaimana cara merawat bunga anggrek agar cepat berbunga? Simak tipsnya berikut.

  • Ketika bunga anggrek layu, potong bunga tersebut sampai daunnya agar berbunga kembali. Selalu potong bunga anggrek menggunakan peralatan yang bersih dan steril. Cuci peralatan dengan sabun seperti Sunlight.
  • Salah satu metode tradisional adalah dengan menyemprotkan air kelapa sebanyak dengan konsentrasi 15% (150 ml air kelapa dilarutkan dalam 1 liter air) ke batang anggrek dan akar-akarnya. Lakukan 3 kali seminggu.
  • Bersihkan tanaman dari gulma, kotoran, dan daun-daun busuk.
  • Berikan insektisida jika terkena hama, fungisida jika terkena jamur, dan bakterisida jika diserang bakteri.
  • Berikan hormon untuk pertumbuhan anggrek atau dikenal dengan ZPT. Tanyakan pada ahlinya jika Anda tidak yakin.

Setelah mengetahui cara merawat bunga anggrek di atas, ada satu lagi indikator yang patut Anda ingat. Jika daun anggrek berwarna hijau, maka anggrek tersebut mendapatkan intensitas cahaya matahari yang baik. Jika daunnya berwarna hijau tua, artinya anggrek kekurangan cahaya matahari. Yang penting, perhatikan kebutuhannya dan tekunlah dalam merawatnya.

Awalnya diterbitkan