Penyelesaian masalah atap rumah: asbes untuk atap rumah

Ketahui apa yang dimaksud dengan asbes dan bahaya asbes bagi kesehatan di artikel ini.

Diperbarui

topeng dan kacamata pada latar belakang hitam

Langkah-langkah penting

  • Ganti atap asbes jika sudah retak dan bolong.
  • Tutupi atap asbes dengan terpal agar serat tidak beterbangan ke dalam rumah.
  • Basahi atap asbes agar partikel serat dapat larut dan tidak terhirup.

Apa itu asbes? Asbes adalah jenis mineral yang kerap digunakan masyarakat Indonesia sebagai atap rumah. Karena harganya yang murah, ringan, dan mudah dipasang menjadi alasan mengapa asbes menjadi favorit untuk dijadikan atap. Walaupun demikian, asbes sudah terbukti dapat mengganggu kesehatan Anda, terutama dalam sistem pernapasan dan menyerang paru-paru. Baca artikel ini untuk mengetahui lebih rinci apa itu asbes, bahaya asbes bagi kesehatan, dan pengganti asbes untuk atap rumah.

Walaupun harganya terjangkau, tetapi memiliki dampak buruk bagi kesehatan Anda dan penghuni rumah. Menghirup serat atap asbes lebih berbahaya ketimbang menghirup asap rokok.

Apa yang dimaksud dengan asbes?

Seperti yang sudah diketahui, asbes adalah mineral alami yang sudah sekian lama digunakan untuk membuat atap rumah dan berbagai jenis bahan konstruksi lainnya. Lalu, apa manfaat asbes? Penggunaan asbes untuk atap rumah memiliki keuntungan seperti harga terjangkau, tahan di segala cuaca sehingga sangat cocok dijadikan atap rumah, ringan, dan mudah didapatkan.

Meskipun demikian, atap asbes sangat rentan rusak karena bentuknya yang tipis sehingga mudah sobek dan remuk. Selain itu juga asbes menyerap panas dan tidak bisa memantulkan panas matahari membuat ruangan rumah menjadi panas ketika siang hari. Namun, yang paling parah dari semuanya adalah partikel runtuhan asbes dapat berdampak buruk bagi sistem pernapasan Anda dan bahkan bisa menyebabkan kanker paru-paru.

Bahaya asbes sebagai atap rumah

Serat atau partikel asbes yang terlepas dari atap rumah sangat berbahaya untuk kesehatan Anda, khususnya untuk sistem pernapasan. Menghirup partikel asbes yang tidak kelihatan dengan kasat mata ini memang tidak akan secara langsung membuat Anda sakit. Tapi secara bertahap, akan muncul beberapa keluhan seperti berikut:

  • Sesak napas
  • Nyeri dada
  • Tidak napsu makan
  • Batuk kering
  • Napas berbunyi
  • Kelelahan yang tidak wajar

Jika gejala-gejala di atas muncul, sebaiknya Anda pergi ke dokter untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. Oleh sebab itu, hindari penggunaan asbes sebagai atap rumah agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. Tapi jika Anda sudah terlanjur menggunakan atap asbes, ikuti tips berikut untuk mengurangi penyebaran serbuk atau serat asbes di rumah Anda.

  • Ganti atap asbes jika sudah terlalu lama digunakan dan menunjukkan tanda-tanda kerusakan seperti bolong atau retak.
  • Tutup bagian bawah atap asbes dengan terpal agar serat asbes tidak masuk ke dalam rumah.
  • Siram atap asbes dengan air agar serat dapat larut dan tidak beterbangan.

Pengganti asbes untuk atap rumah

Setelah Anda ketahui apa manfaat asbes dan dampak bahaya asbes sebagai atap rumah, ada baiknya Anda memikirkan kembali untuk menggunakan asbes di rumah untuk menjaga kesehatan Anda dan keluarga. Terdapat beberapa alternatif pengganti asbes untuk atap rumah, di antaranya seperti di bawah ini:

  • Atap terbuat dari eter dapat dijadikan alternatif untuk menggantikan asbes. Selain murah, eter juga dapat meredamkan suara, tahan panas, tahan rayap dan mudah dipasang.
  • Atap terbuat dari metal seperti tembaga, aluminium atau besi, atap metal memiliki keunggulan seperti anti karat, tidak menyebabkan bocor, ringan dan tahan angin. Hanya saja harganya sedikit lebih mahal.
  • Atap terbuat dari bitumen atau campuran serat selulosa yang terbuat dari kayu sangat ringan untuk digunakan, tahan panas dan dan ramah lingkungan.

Menggunakan bahan asbes untuk atap rumah memang memiliki keunggulan tersendiri. Namun tidak banyak dari Anda mengetahui dampak bahaya menggunakan asbes bagi kesehatan. Gunakan alternatif atap yang terbuat dari bahan lainnya yang tidak jauh berbeda keunggulannya dan lebih aman untuk digunakan. Selain atap, kualitas bahan tembok juga perlu diperhatikan. Baca artikel selanjutnya untuk mendapatkan tips cara mengatasi tembok lembab.

Awalnya diterbitkan