Iklan
Sunlight semua varian

Alasan Lovebird Kacamata Fischer Cocok Dipelihara Bapak-Bapak

Lovebird kacamata fischer termasuk jenis burung yang cocok dipelihara oleh bapak-bapak. Apa alasannya? Simak penjelasan berikut ini!

Diperbarui

Alasan Lovebird Kacamata Fischer Cocok Dipelihara Bapak-Bapak

Lovebird Kacamata Fischer (Agapornis fischeri) merupakan salah satu jenis burung yang banyak dipelihara. Rupanya yang menggemaskan serta warnanya yang cantik menjadikan burung ini cocok untuk dipelihara para pecinta burung. Selain itu, burung ini dikenal sebagai jenis burung yang cenderung setia pada pasangannya. Burung ini juga paling sering direkomendasikan untuk dipelihara oleh bapak-bapak pecinta burung. Apa alasannya? Simak penjelasan menarik berikut ini! 

1. Burung Lovebird Kacamata Fischer Mudah Dirawat

Dibandingkan dengan jenis hewan lain, burung merupakan hewan yang cukup mudah untuk dipelihara, tak terkecuali burung Lovebird Kacamata Fischer. Perawatannya cukup mudah karena Anda hanya perlu memberinya makan, memandikan, serta membersihkan kandangnya. Jangan lupa untuk memberikan asupan cahaya matahari setiap paginya. Soal kandang, pun tidak perlu yang macam-macam. Cukup siapkan kandang burung biasa dan pastikan Anda membersihkan kandang itu secara rutin. Anda pun tidak dituntut untuk memiliki keahlian khusus untuk bisa merawat burung jenis ini. Yang penting Anda telaten dalam mengurusnya.

2. Nama Lovebird Kacamata Fischer Berasal dari Sifatnya

Iklan

Sunlight semua varian
Alasan Lovebird Kacamata Fischer Cocok Dipelihara Bapak-Bapak

Burung yang termasuk dalam spesies nuri kecil ini berasal dari Genus Agapornis. Lovebird Fischer sendiri pertama kali ditemukan pada akhir abad ke-19 dan dikembangbiakan di Amerika Serikat pada tahun 1926. Nama fischeri sendiri diambil dari nama penjelajah asal Jerman, Gustav Fischer. Disebut Lovebird Kacamata Fischer karena burung ini memiliki mata yang dilingkari kulit berwarna putih seperti kacamata atau klep, sedangkan lovebird diambil dari sifatnya yang diketahui setia pada pasangan. Jika diamati, burung ini memiliki kelakuan umum, yaitu sering berdekatan dan menyayangi pasangannya.

3. Warnanya yang Cantik

Kombinasi warna cantik bisa Anda lihat dari warna bulunya sendiri yang didominasi oleh warna hijau. Di bagian dahi, burung jenis ini memiliki warna orange cerah kemerahan, sedangkan untuk bagian tenggorokan dan leher berwarna orange muda. Pada bagian sayap dan punggung, burung ini memiliki warna hijau tua, berbeda dengan tubuh bagian bawah burung yang berwarna hijau muda. Pada bagian ekor atas, Lovebird memiliki warna biru violet yang lembut, sedangkan bagian paruh berwarna merah kekuningan dan gelap serta kulit kaki berwarna abu-abu muda.   

4. Pemeliharaan Harus di Ruang yang Luas

Karena memiliki sifat yang aktif, burung ini perlu ditempatkan di sangkar yang luas agar dapat bergerak bebas. Sangkarnya minimal berukuran 45 cm dan diberikan tempat bertengger seperti kandang burung kebanyakan. Bila Anda memelihara sepasang burung lovebird, maka ukuran kandang yang perlu Anda miliki minimal 40 x 60 cm. Idealnya, sangkar perlu dilapisi kertas seukuran kandang agar memudahkan Anda saat membersihkannya.

Perlu diingat bahwa Anda jangan sampai menempatkan sangkar Lovebird Kacamata Fischer di ruangan yang terkena banyak sinar matahari. Burung ini hanya memerlukan asupan sinar matahari yang tidak lebih dari dua jam saja. Bila terlalu sering terkena sinar matahari, burung ini akan mudah kepanasan. 

5. Harganya Cukup Mahal

Lovebird Kacamata Fischer termasuk dalam kategori burung yang cukup langka dengan harga jual yang tinggi. Semakin unik warnanya dan semakin sulit ditemukan, semakin tinggi pula harga dari burung jenis ini. Soal harga, burung ini dibanderol dari harga ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Pengembangbiakannya pun tergolong rumit untuk tetap menjaga kesehatan burung jenis ini. 

Lovebird Kacamata Fischer merupakan salah satu jenis burung yang banyak diincar untuk dipelihara. Warnanya yang cantik serta tingkah yang menggemaskan membuat burung ini digemari oleh pria, khususnya bapak-bapak. Apa Anda juga tertarik untuk memelihara burung ini?

Awalnya diterbitkan