Skip to content
Keluarga

Cara memberantas jentik nyamuk

Membasmi nyamuk saja tidak cukup, Anda perlu memutus siklus perkembangbiakannya . Artikel ini membahas cara memberantas jentik nyamuk secara alami.

Membasmi nyamuk belum tuntas jika tidak diikuti dengan membasmi jentik nyamuk. Waspadai jentik-jentik nyamuk karena jika tidak sekalian diberantas maka berarti Anda belum memutus siklus perkembangbiakan nyamuk. Ingat untuk selalu melakukan upaya pencegahan dan mengutamakan penggunaan bahan-bahan alami tidak beracun ketika memberantas jentik nyamuk demi keselamatan penghuni rumah. Cara membasmi jentik nyamuk Anda awali dengan mengidentifikasi keberadaannya, baik di dalam maupun di luar rumah.

Cara mencari jentik nyamuk

Telur dan jentik nyamuk berukuran sangat kecil sehingga wajar jika luput dari penglihatan Anda. Lokasi-lokasi yang tidak terpikirkan oleh Anda bisa menjadi sarang karena jentik-jentik nyamuk  hanya memerlukan sedikit genangan air jernih untuk bertahan hidup. Lakukan pemeriksaan jentik nyamuk secara rutin agar Anda bisa segera menanganinya. Waspadai dan teliti tempat-tempat tak terduga di dalam dan di sekitar rumah yang berpotensi digenangi air. Prinsip 3M–menguras, mengubur, dan menutup—tetap perlu Anda jalankan sebagai upaya pencegahan yang paling efisien. Di bawah ini beberapa cara untuk mendeteksi keberadaan jentik nyamuk:

  • Perhatikan permukaan genangan air jernih dengan penerangan yang baik. Jentik-jentik nyamuk akan lebih mudah terlihat ketika bergerak. Anda bisa mengusik permukaan air dengan jari atau sepotong kayu sehingga jentik-jentik berhamburan menuju dasar genangan air.
  • Jentik-jentik nyamuk kadang tersamar oleh endapan pasir di dasar wadah yang tergenang air hujan. Anda bisa mengetesnya dengan mengusiknya.
  • Jangan keliru dan saling tertukar antara jentik-jentik nyamuk dan kecebong katak karena keduanya bisa jadi tampak mirip.

Cara menghilangkan jentik nyamuk

Jika menemukan, segera ambil salah satu tindakan pemberantasan jentik nyamuk berikut ini:

  • Daun sirih. Ambil segenggam daun sirih muda dan rebus dengan sekitar 1 liter air. Daun sirih dikenal sebagai bahan antiseptik sehingga bisa membantu membasmi jentik nyamuk. Rebus daun sirih hingga layu dan mengeluarkan aroma khas pada air rebusan yang akan berubah menjadi kehijauan. Dinginkan air rebusan daun sirih, lalu tuangkan ke dalam bak mandi.
  • Ikan cupang. Pelihara satu ikan cupang kecil di dalam akuarium atau bak penampung air hujan. Tidak semua ikan senang makan jentik nyamuk, namun ikan cupang sangat menggemarinya. Jika Anda memiliki bak penampung air hujan sebagai suplai air untuk menyiram kebun atau keperluan rumah tangga lain, cara ini sangat dianjurkan.
  • Biji pepaya dan tawas. Ambil segenggam biji pepaya dan keringkan di bawah terik matahari. Tumbuk biji pepaya kering hingga menjadi bubuk halus dan campur dengan tawas yang telah dihancurkan, gunakan perbandingan 1 takaran bubuk biji pepaya dan 2 takaran tawas. Masukkan campuran tersebut ke kantung kain berserat renggang dan masukkan ke bak mandi untuk memberantas jentik nyamuk.

Sebagai langkah pencegahan jentik nyamuk, Anda bisa memanfaatkan daun jeruk nipis. Potong-potong atau remas segenggam daun jeruk nipis segar di dalam sekitar 1 liter air hingga daun mengeluarkan aroma khas jeruk. Tuangkan air beraroma jeruk nipis tersebut ke dalam bak mandi. Aroma jeruk nipis tidak disukai nyamuk sehingga efektif untuk mencegah nyamuk bertelur di genangan air tersebut. Cara ini tidak menghilangkan jentik, namun mencegah nyamuk bertelur.

Rekomendasi kami


Gunakan metode dan bahan yang berbeda untuk menghilangkan jentik nyamuk di genangan air di dalam dan di luar rumah agar tidak memengaruhi kualitas air. Cegah nyamuk bertelur sehingga jentik-jentik tidak muncul.

Poin-poin kunci:

  • Jalankan prinsip 3M—menguras, mengubur, dan menutup—sebagai langkah pencegahan
  • Memberantas jentik nyamuk berarti memutus siklus perkembangbiakan nyamuk
  • Daun sirih, daun jeruk nipis, dan biji pepaya bisa membantu menyingkirkan jentik nyamuk