Mengapa Makanan Kucing Anggora Dewasa dan Anak Kucing Anggora Berbeda?

Makanan kucing anggora dewasa dan anakan ternyata berbeda, lho! Yuk, kenali alasan mengapa makanan kucing harus dibedakan sesuai usianya!

Diperbarui

Makanan Kucing Anggora

Memelihara dua kucing anggora dengan usia yang berbeda berarti harus membeli makanan kucing yang berbeda juga. Beda usia, beda pula nutrisi yang dibutuhkan oleh kucing-kucing tersebut. Jika diperhatikan, makanan kucing yang bagus dijual dalam dua jenis, yakni untuk anak kucing dan kucing dewasa. Baik itu makanan kucing persia, makanan kucing bolt, sampai dengan makanan kucing anggora, semuanya dibedakan berdasarkan usia si kucing.

Coba perhatikan kemasan makanan kucing anggora yang Anda beli. Biasanya di kemasan tersebut tertera usia kucing yang boleh mengonsumsi makanan tersebut. Pada kemasan makanan untuk anak kucing tertera usia 1-12 bulan. Pada satu bulan pertama, anak kucing umumnya hanya minum susu dari induknya saja. Setelah melalui satu bulan pertama, baru anak kucing tersebut bisa diberi makanan kemasan.

Nah, sebagai pecinta kucing, Anda tidak hanya membutuhkan informasi mengenai harga makanan kucing saja, tetapi Anda juga harus menyimak beberapa alasan mengapa makanan kucing dewasa dibedakan dengan makanan untuk anak kucing.

1. Nutrisi dalam Makanan Kucing Anggora

Alasan pertama mengapa makanan kucing anggora untuk dewasa dan anakan dibedakan adalah kebutuhan nutrisi keduanya berbeda. Anak kucing yang melewati masa pertumbuhan membutuhkan nutrisi yang lebih banyak dibanding kucing dewasa. Nutrisi yang dibutuhkan antara lain adalah energi, protein, Vitamin B12, Vitamin A, dan mineral.

Makanan yang dikonsumsi kucing dewasa harus rendah lemak dan kandungan energinya rata-rata. Kelebihan lemak bisa menyebabkan kucing anggora dewasa mengalami obesitas.

Risiko memberikan makanan kucing dewasa kepada anak kucing adalah pertumbuhan si anak kucing ini menjadi lebih lambat karena tidak mendapatkan nutrisi yang mencukupi.

2. Asupan Protein yang Tinggi

Protein adalah unsur gizi yang dibutuhkan oleh anak kucing. Bukan hanya untuk anak kucing anggora saja, makanan kucing kampung untuk anakan juga harus mengandung protein yang tinggi. Pada 12 bulan pertama usianya, anak kucing memerlukan protein untuk pertumbuhan tulangnya. Di samping itu, sistem pencernaan anak kucing juga belum sempurna sehingga ia membutuhkan protein yang lebih mudah dicerna.

Itulah sebabnya mengapa makanan kucing dewasa dan anak kucing dibedakan. Kandungan protein yang terdapat pada makanan kucing ini tentu saja berbeda-beda menurut usia kucing yang nanti akan mengonsumsinya. Usahakan untuk memilih makanan kucing yang sesuai usianya agar mereka memperoleh asupan protein dan nutrisi lainnya secara cukup.

3. Bolehkah Anak Kucing Anggora Makan Makanan Kucing Anggora Dewasa?

Mungkin Anda bertanya-tanya mengenai efek samping yang diperoleh anak kucing anggora ketika ia makan makanan kucing anggora dewasa? Anak kucing tidak akan jatuh sakit hanya karena mereka makan makanan yang seharusnya dikonsumsi oleh kucing dewasa.

Namun, sekali lagi perlu Anda ingat bahwa nutrisi yang dibutuhkan oleh anak kucing berbeda dengan kucing dewasa. Nutrisi yang diperoleh dari makanannya akan membantu pertumbuhan anak kucing. Dengan memberikan makanan yang tepat untuk anak kucing, maka Anda sudah membantunya tumbuh jadi kucing yang sehat.

Anak kucing harus diberi makanan yang memang khusus untuk anak kucing selama 18 bulan. Seekor anak kucing sudah dianggap sebagai kucing dewasa ketika usianya masuk ke angka 18 bulan. Jadi, sebelum 18 bulan sebaiknya tetap berikan makanan untuk anak kucing.

Tak masalah jika Anda memberikan makanan kucing murah untuk kucing anggora Anda. Asalkan makanan tersebut memang sudah sesuai dengan usianya, tentu saja makanan tersebut aman untuk kucing-kucing anggora kesayangan Anda.

Awalnya diterbitkan