Segala Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Jamur di Kamar Mandi

Jamur kamar mandi menjadi salah satu masalah kebersihan yang sering dihadapi. Kondisi lingkungan yang lembap menyebabkan jamur sangat mudah tumbuh dan berkembang biak. Umumnya, jamur tumbuh di bagian dinding dan lantai.

Diperbarui

Bahaya dan cara menghilangkan jamur di kamar mandi

Jamur kamar mandi menjadi salah satu masalah kebersihan yang sering dihadapi. Kondisi lingkungan yang lembap menyebabkan jamur sangat mudah tumbuh dan berkembang biak. Umumnya, jamur tumbuh di bagian dinding dan lantai. Jamur kamar mandi sendiri terdiri dari berbagai jenis, baik itu yang berwarna hitam maupun jamur kuning di kamar mandi. Tanpa Anda sadari, beberapa jamur tersebut memiliki zat racun (mikotoksin) yang dapat membahayakan kesehatan jika tidak segera dibersihkan. Yuk, cari tahu info seputar bahaya dan tips menghilangkan jamur di dinding kamar mandi secara lengkap berikut ini.

Faktor Penyebab Munculnya Jamur Kamar Mandi

Bahaya dan cara menghilangkan jamur di kamar mandi

Meski sama-sama memiliki kondisi lembap, tidak semua kamar mandi faktanya ditumbuhi jamur. Jika lantai atau dinding kamar mandi Anda berjamur, kemungkinan beberapa hal ini lah yang bisa menjadi penyebabnya.

1. Dinding atau Lantai Selalu dalam Kondisi Basah

Jamur lebih mudah muncul di lingkungan yang basah ataupun lembap. Apabila lingkungan kamar mandi Anda selalu basah dan tidak didukung sirkulasi udara yang baik, jamur pun akan semakin mudah berkembang biak. Untuk itu, memisahkan antara kamar mandi kering dan basah bisa dijadikan salah satu alternatif mencegah munculnya jamur kamar mandi.

2. Desain Kamar Mandi Kurang Tepat

Desain kamar mandi ternyata juga bisa memengaruhi munculnya jamur. Kamar mandi yang didesain dengan bak misalnya, cenderung lebih mudah berjamur dibandingkan desain kamar mandi modern yang sudah dilengkapi sistem shower. Hal ini karena keberadaan bak menyebabkan adanya kubangan air terbuka, yang berpotensi menjadi tempat perkembang biakan jamur.

3. Sirkulasi Udara dan Sinar Matahari Kurang

Sirkulasi udara yang kurang juga dapat menyebabkan kondisi kamar mandi selalu lembap. Alhasil, jamur menjadi lebih mudah tumbuh. Tak hanya itu, kamar mandi yang didesain tanpa penerangan alami yang memadai juga lebih rentan ditumbuhi jamur. Untuk itu, sebaiknya selalu pastikan kamar mandi mendapatkan sinar matahari cukup agar lebih sehat dan tidak lembap.

4. Kondisi Dinding yang Tidak Waterproof

Di antara banyak bagian kamar mandi, dinding menjadi salah satu yang paling mudah ditumbuhi jamur. Karena itu, memastikan dinding kamar mandi dilapisi material yang bersifat tahan air atau waterproof sangat penting untuk dilakukan. Sebagai alternatif, Anda bisa memasangkan keramik atau melapisinya dengan cat dinding waterproof. Sebab, dinding yang dibiarkan terbuka begitu saja rentang terciprat air dan menyebabkannya meresap ke pori-pori dinding. Dalam jangka waktu lama, hal tersebut bisa memicu tumbuhnya jamur hitam atau jamur kuning di kamar mandi.

5. Kamar Mandi Jarang Dibersihkan atau Disikat

Kamar mandi yang jarang dibersihkan dan disikat tentu juga akan lebih mudah berjamur. Proses pembersihan dan penyikatan sangat penting dilakukan setidaknya 2-3 minggu sekali untuk membuat jamur dan lumut yang tumbuh masih mudah dibersihkan dan penyebaran spora pun dapat diminimalkan.

Bahaya yang Ditimbulkan Jamur di Kamar Mandi

Bahaya dan cara menghilangkan jamur di kamar mandi

Adanya jamur bukan hanya berdampak pada masalah keindahan rumah saja, namun juga dapat memengaruhi kesehatan tubuh Anda dan keluarga. Jamur kamar mandi terdiri dari berbagai jenis, yakni dari golongan A, B, dan C. Di antara banyaknya jenis tersebut, jamur kuning di kamar mandi menjadi salah satu yang paling sering dijumpai. Jika tidak segera dibersihkan, ini beberapa risiko dan dampak yang mungkin menghampiri.

1. Jamur Perlahan Dapat Mengikis Dinding Kamar Mandi

Bukan hanya rayap, jamur yang dibiarkan tumbuh tanpa dibersihkan juga akan membuat dinding kamar mandi lambat laun terkikis dan rusak. Jamur perlahan akan menebal di permukaan dinding, kemudian melebar ke segala arah dan menyebabkan kerusakan pada dinding. Dinding yang rapuh tentu berbahaya karena sewaktu-waktu bisa saja runtuh dan membahayakan keluarga.

2. Spora Jamur Mudah Terhirup ke Tubuh

Jamur berkembang biak dengan spora yang dapat menyebar dengan mudah melalui udara ataupun air. Spora sendiri merupakan partikel berukuran sangat kecil (mikro) sehingga akan lebih mudah terhirup dan masuk ke dalam tubuh. Hal ini dapat menyebabkan asma atau bahkan merusak paru-paru jika tidak segera ditangani.

3. Beberapa Jamur Menghasilkan Zat Racun

Beberapa jenis jamur seperti Chartarum dan Acremonium memiliki zat racun (mikotoksin) yang dapat memengaruhi kesehatan manusia. Satu hal yang perlu diwaspadai, dampak racun jamur bisa menyerang berbagai sistem tubuh, mulai dari pernapasan, pencernaan, kulit, hingga saraf.

4. Menyebabkan Alergi pada Tubuh

Jamur di kamar mandi juga dapat menyebabkan alergi pada kulit, terutama untuk Anda atau anggota keluarga yang memiliki kulit sensitif. Alergi akibat jamur kamar mandi umumnya ditandai dengan adanya masalah kulit seperti gatal-gatal dan ruam. Alergi juga bisa ditimbulkan dengan tanda sesak nafas hingga mata merah. Tak hanya itu, beberapa jenis kamar mandi juga bisa memicu penyakit kulit seperti kadas dan kurap.

5. Memengaruhi Kesehatan Jantung dan Paru-paru

Spora yang masuk ke dalam tubuh akan terlebih dahulu masuk ke jantung dan paru paru. Hal ini dapat menyebabkan seseorang terkena penyakit asma, paru-paru basah, atau gangguan fungsi jantung. Spora yang sudah mengontaminasi jantung dan paru-paru juga dapat terbawa ke seluruh organ tubuh melalui sistem peredaran darah, yang tentu akan membawa akibat lebih berbahaya lagi.

Cara Mencegah Munculnya Jamur Kamar Mandi

Bahaya dan cara menghilangkan jamur di kamar mandi

Jamur di kamar mandi sebenarnya bukanlah masalah yang tidak bisa dicegah. Sebelum dinding atau lantai kamar mandi berjamur dan memengaruhi kesehatan keluarga, simak beberapa cara pencegahan yang bisa dilakukan berikut ini:

1. Menggunakan Exhaust Fan di Kamar Mandi

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, jamur memang sangat mudah tumbuh di permukaan yang lembap dan basah. Untuk itu, membersihkan dan memastikan kamar mandi selalu dalam kondisi kering penting untuk dilakukan. Dalam hal ini, Anda bisa memanfaatkan perangkat elektronik berupa exhaust fan. Alat ini dapat digunakan untuk mengatur kelembapan udara di kamar mandi. Selain itu, exhaust fan juga berfungsi mengatur sirkulasi udara di dalam kamar mandi agar selalu sehat.

2. Jaga Kamar Mandi Agar Cepat Kering Setelah Digunakan

Salah satu cara menghilangkan jamur di dinding kamar mandi juga bisa dilakukan dengan memastikan kondisi tembok dan lantai selalu kering. Ketika selesai menggunakan kamar mandi, usahakan selalu membuka jendela atau menyalakan exhaust fan untuk mempercepat proses pengeringan.

3. Cuci Kain Seperti Gorden atau Handuk yang Ada di Kamar Mandi

Memasang gorden atau menggantung handuk di kamar mandi memang menjadi kebiasaan yang sering dilakukan beberapa orang. Tanpa disadari, hal ini bisa memicu kondisi kamar mandi menjadi semakin lembap. Untuk mencegah munculnya jamur, pastikan untuk selalu mengganti kain gorden atau mencuci handuk yang ada di kamar mandi secara berkala. Jika memungkinkan, sebaiknya jangan letakkan pakaian atau kain basah di kamar mandi. Kain yang lembap akan lebih mudah memicu pertumbuhan jamur di berbagai permukaan kamar mandi.

4. Lapisi Dinding Kamar Mandi dengan Cat Waterproof atau Keramik

Bukan tanpa alasan banyak orang memilih keramik untuk melapisi dinding kamar mandi. Sebab, hal ini memang merupakan salah satu cara paling efektif untuk mencegah munculnya jamur kamar mandi. Tak hanya memblok tempat tumbuh jamur, keramik juga lebih mudah kering saat terciprat air. Alhasil, kamar mandi yang dirancang dengan dinding keramik akan lebih terjaga dari kondisi lembap. Alternatif lain, Anda juga disarankan mengecat tembok kamar mandi dengan jenis cat waterproof.

Langkah-langkah Membersihkan Jamur di Kamar Mandi

Bahaya dan cara menghilangkan jamur di kamar mandi

Lalu, bagaimana jika kamar mandi Anda sudah terlanjur berjamur sebelum Anda sempat mencegahnya? Tak perlu terlalu khawatir, yuk ikuti langkah-langkah berikut ini untuk menghilangkan jamur di dinding kamar mandi atau lantai kamar mandi.

1. Keringkan Kamar Mandi Terlebih Dahulu

Membersihkan kamar mandi dari jamur lebih mudah dilakukan saat kondisi kering. Oleh karena itu, keringkan terlebih dahulu permukaan kamar mandi Anda, baik itu lantai, dinding, maupun cermin. Anda bisa memanfaatkan hairdryer atau mendiamkan kamar mandi semalaman tanpa digunakan hingga benar benar kering.

2. Gunakan Sarung Tangan untuk Menghindari Kontaminasi Jamur

Sebelum membersihkan jamur di kamar mandi, jangan lupa untuk terebih dahulu memastikan keamanan diri sendiri. Karena beberapa jamur kamar mandi mengandung zat racun dan dapat memicu alergi, sebaiknya selalu gunakan sarung tangan untuk menghindari kontak langsung dengan jamur.

3. Kikis Jamur yang Tebal dengan Sekop

Langkah selanjutnya, kikis terlebih dahulu jamur yang sudah terlanjur menebal dengan menggunakan sekop atau benda lain yang datar dan tajam. Congkel jamur-jamur tebal tersebut hingga menipis atau bahkan habis. Proses pengikisan akan memotong jamur dari ujung hingga bagian paling dekat dengan akar, sehingga membuatnya lebih mudah dibersihkan.

4. Semprotkan Larutan Pembersih ke Bekas Lantai yang Berjamur

Setelah jamur terkikis, bukan berarti langkah bersih-bersih sudah selesai. Untuk memastikan jamur tidak tumbuh kembali, pastikan Anda memastikan jamur sudah benar-benar tercabut hingga ke bagian akar. Untuk menghilangkan sisa-sisa kotoran dan racun yang mungkin tertinggal, semprotkan juga cairan pembersih ke bekas permukaan yang berjamur tersebut. Dalam hal ini, Anda bisa mencampurkan Vixal Pembersih Porselen Ekstra Kuat dengan sedikit air, lalu menyemprotkannya ke lantai kamar mandi yang tadinya berjamur. Bahan aktif HCl yang terkandung dalam Vixal bisa diandalkan untuk membersihkan permukaan lantai kamar mandi dari bekas jamur secara maksimal.

5. Gosok Bekas Bagian Berjamur dengan Sikat Gigi Bekas

Setelah menyemprotkan campuran cairan pembersih lantai dan air, gunakan sikat gigi bekas untuk menyikat bekas bagian yang terkena jamur hingga ke sela-sela terdalam. Hal ini penting dilakukan untuk sekali lagi memastikan tidak ada sisa jamur yang tersisa. Kemudian, siram menggunakan air bersih. Untuk hasil maksimal, semprotkan juga cairan anti jamur untuk membunuh jamur yang masih tersembunyi. Terakhir, keringkan permukaan kamar mandi untuk mencegah kondisi lembap.

Tak hanya lebih nyaman, kondisi kamar mandi yang bersih dan bebas jamur juga akan meningkatkan kesehatan keluarga. Yuk, selalu rajin membersihkan kamar mandi secara berkala untuk mencegah munculnya jamur kamar mandi.

Awalnya diterbitkan