Cara membersihkan karpet bulu dan permadani

Demi kesehatan dan kebersihan rumah, cermati cara mencuci karpet yang benar.

Diperbarui

cara membersihkan karpet bulu permadani

Kebanyakan orang membersihkan karpet bulu memakai cara cuci karpet rumah biasa, yaitu mengisap debunya dan menghilangkan noda yang menempel dengan bantuan pembersih karpet rumah biasa yang banyak dijual di toko. Padahal, metode ini kurang tepat karena kebanyakan karpet bulu lebih sensitif daripada karpet biasa. Karpet didesain untuk lebih sering diinjak-injak dan untuk penggunaan yang lebih kasar. Sedangkan karpet bulu dan permadani didesain sebagai dekorasi atau untuk penggunaan yang lebih jarang. Untuk menjaga karpet bulu dan permadani Anda tetap bersih dan tampak seperti baru, simak informasi cara mencuci karpet dari kami.

Jangan terburu-buru membeli produk pembersih ketika Anda menemukan noda di karpet bulu atau permadani Anda. Manfaatkan dulu bahan-bahan yang ada dengan mencampur air hangat dengan sedikit cuka dan deterjen, seperti Rinso, untuk menghilangkan noda apa pun. Tes larutan ini di bagian kecil yang tersembunyi terlebih dulu.

Apakah Pembersih Karpet Bulu Benar-Benar Diperlukan?

Perawatan sehari-hari karpet bulu dan permadani tidak memerlukan produk pembersih khusus. Sedangkan untuk menghilangkan noda, Anda perlu membeli produk pembersih khusus karpet bulu atau pembersih karpet rumah biasa yang bisa dipakai pada bahan-bahan sensitif. Baca aturan pakai pada kemasan produk dan ikuti petunjuk perawatan karpet bulu Anda. Sebagai alternatif cara membersihkan karpet, Anda bisa memanfaatkan bahan-bahan dapur untuk membuat pembersih sendiri. Campur air hangat dengan sedikit cuka dan deterjen. Gunakan sedikit campuran ini agar tidak merusak dan terlalu membasahi karpet bulu dan permadani.

Mesin pengisap debu dengan ujung sikat berbulu tidak terlalu kasar adalah alat pembersih karpet rumah yang diperlukan untuk membersihkan karpet bulu sehari-hari. Berikut ini cara membersihkan karpet bulu dan permadani:

  1. Balik karpet bulu, lalu bersihkan bagian belakangnya memakai mesin pengisap debu.
  2. Sedot debu pada sisi sebaliknya. Hindari rumbai-rumbai pada tepiannya agar tidak rusak karena tersedot mesin.
  3. Bersihkan rumbai-rumbainya dengan cara mengibas-kibaskannya pada tangan Anda.
  4. Cara membersihkan karpet dapat memakai sikat untuk mengangkat rambut dan debu yang masih tertinggal, terutama kalau Anda memiliki hewan peliharaan.

Apakah Cara Mencuci Karpet Bulu dan Permadani Bisa Memakai Mesin Cuci?

Mencuci dengan mesin cuci adalah salah satu cara mencuci karpet sendiri. Periksa label petunjuk perawatan pada karpet bulu dan permadani Anda sebelum memasukannya ke dalam mesin cuci. Cara cuci karpet permadani tergantung pada kekuatan rajutan dan bahannya. Sebagian permadani bahkan sebaiknya tidak dicuci. Cuci karpet rumah yang terbuat dari anyaman dan tenun, biasanya cukup tangguh sehingga bisa dicuci memakai mesin cuci. Meskipun demikian, Anda sebaiknya memberikan perlindungan yang cukup bagi kedua tipe permadani ini. Salah satu caranya adalah dengan membungkusnya dengan sarung bantal atau kantong katun sehingga permadani tidak bersentuhan langsung dengan tabung mesin cuci dan memperkecil resiko kerusakan. Selain kedua jenis tersebut, kebanyakan permadani dan karpet bulu terlalu sensitif sehingga tidak cocok dicuci memakai mesin cuci. Cara mencuci karpet sendiri juga tidak tepat untuk permadani warisan yang tua dan bernilai.

Cara Membersihkan Karpet Bulu dan Permadani yang Berbahan Sensitif?

Kehati-hatian ekstra diperlukan ketika membersihkan permadani dan karpet bulu berbahan sensitif. Hati-hati dalam memilih pembersih dan hati-hati dalam menanganinya. Selain itu, proses ini bisa memakan lebih banyak waktu. Jika Anda tidak yakin dengan cara cuci karpet permadani yang tepat dan

bisa mengerjakannya sendiri, serahkan kepada jasa pencucian permadani dan karpet bulu profesional.

  • Untuk melakukan perawatan sehari-hari, kibaskan permadani dan karpet bulu di luar rumah untuk menjatuhkan kotorannya. Letakkan selembar kain tipis yang berserat renggang, semisal sarung bantal katun ringan dan kain penyaring, di atas permadani.
  • Sedot debu di bagian permadani yang telah dilapisi kain. Debu akan tersedot melalui celah-celah serat kain tanpa merusak bulu-bulu karpet permadani.
  • Untuk menghilangkan noda yang tampak jelas, sebisa mungkin gunakan pembersih buatan sendiri dengan memanfaatkan bahan-bahan di rumah. Campuran deterjen, cuka, dan air hangat merupakan pilihan cocok untuk membersihkan permadani dan karpet bulu yang sensitif.
  • Untuk mengatasi bau tidak sedap, terutama bau hewan peliharaan dan bau rokok, taburi permadani dan karpet bulu dengan bedak bayi. Diamkan semalaman agar bedak menyerap bau, lalu sedot sisa-sisa bedak memakai mesin pengisap debu.

Seberapa Sering Saya Perlu Membersihkan Permadani?

Sebaiknya bersihkan permadani Anda seminggu sekali, terutama untuk permadani yang sering digunakan atau jika Anda memiliki hewan peliharaan di rumah. Bersihkan menggunakan mesin pengisap debu satu atau dua kali seminggu kalau Anda jarang menggunakannya. Sesegera mungkin bersihkan bagian yang terkena noda dengan air langsung pada saat noda tersebut baru muncul. Noda apa pun akan lebih mudah dibersihkan pada saat masih baru dibandingkan dengan noda yang sudah kering dan melekat erat di serat karpet bulu dan permadani. Jasa pembersih atau pencuci karpet bulu dan permadani bisa Anda pakai untuk membersihkannya secara tuntas setiap 6 bulan sekali.

Cara mencuci sajadah

Sajadah yang Anda pakai untuk bersembahyang lama kelamaan menyimpan debu yang membuat sajadah tampak kotor dan kusam. Oleh sebab itu Anda perlu mencuci sajadah secara berkala. Berikut ini ada beberapa tips cara mencuci sajadah yang dapat Anda manfaatkan.

  • Sebelum mencuci, Anda perlu membaca petunjuk mencuci sajadah yang Anda miliki karena bahan yang digunakan untuk membuat sajadah bervariasi.
  • Jika sajadah Anda terbuat dari bahan seperti sutra atau bahan lembut lainnya, hindari mencuci dengan mesin cuci.
  • Sebelum mencuci, periksa sajadah terlebih dahulu. Jika ada noda, lebih baik noda dibersihkan dengan cairan pembersih noda. Jika ada noda yang sulit dibersihkan karena sudah sangat menempel pada bahan, rendam sajadah sebelum mencuci, lalu gosok bagian yang terkena noda dengan memakai sikat.
  • Jika Anda mencuci sajadah dengan tangan, tekan-tekan sajadah hingga terendam. Lakukan beberapa kali, lalu bilas sajadah sampai bersih. Gulung sajadah dan peras. Hindari memeras dengan cara dipelintir karena dapat merusak bahan sajadah. Peras sajadah beberapa kali sampai deterjen hilang.
  • Jika Anda mencuci sajadah dengan mesin cuci, pilih mode soak untuk merendam sajadah. Setelah itu, cuci dan bilas sajadah dengan mesin cuci, disesuaikan dengan bahan sajadah dan panduan mencuci menurut label.
  • Cara menjemur sajadah yang benar adalah dengan diangin-anginkan. Paparan sinar matahari langsung membuat sajadah tidak awet dipakai karena membuat bahan cepat rusak dan lapuk.
  • Sedot debu pada karpet bulu dan permadani Anda secara rutin seminggu sekali
  • Beberapa tipe karpet bulu dapat dicuci memakai mesin cuci, namun cek label perawatannya untuk memastikan
  • Noda pada karpet bulu dan permadani yang terbuat dari bahan sensitif dapat dihilangkan dengan memanfaatkan bahan-bahan alami di rumah
  • Awalnya diterbitkan