Mengenal Jenis-jenis Aglonema dan Cara Merawatnya

Berencana menghijaukan rumah? Cukup lengkapi indoor dan outdoor dengan tanaman aglonema yang cantik. Ini jenis-jenis aglonema yang bisa Anda pilih!

Diperbarui 12 November 2023

·

Pengarang Ditulis oleh Admin

Dua tanaman hias Aglaonema dengan daun berwarna-warni dalam pot putih. Bagian luar rumah

Durasi Baca 11 - 12 Menit

Selain karena fungsi hiasannya, aglonema digemari oleh masyarakat karena merawatnya bisa menjadi terapi tersendiri. Jenis tanaman ini bisa dijadikan salah satu elemen dekorasi rumah. Cukup dengan menambahkan satu aglonema di ruangan, suasana rumah bisa jadi lebih segar dan cerah. 

Menanam dan melakukan perawatan bunga aglonema juga tidak terlalu sulit dan bisa Anda lakukan sendiri. Bagi Anda yang tertarik untuk menanam aglonema, maka artikel dari kami ini jelas cocok untuk Anda!

Tanaman Hias Aglonema

Aglaonema adalah tanaman hias daun yang berasal dari suku talas-talasan (Araceae). Tanaman ini memiliki akar serabut dengan batang tanpa kambium. Ukuran daun aglaonema termasuk besar, dengan bentuk menyirip dan tersusun dari pembuluh pengangkut yang acak. 

Sebagian orang percaya bahwa merawat aglaonema bisa membawa rezeki. Itu sebabnya tanaman ini dikenal pula dengan sebutan sri rejeki. Ada pula yang menjuluki aglaonema dengan sebutan “Ratu Daun”. 

Di luar negeri, tanaman aglaonema dikenal dengan istilah Chinese Evergreen. Diperkirakan ada sekitar 30 spesies aglaonema yang tumbuh menyebar di berbagai negara.

Macam-macam aglaonema memiliki corak, warna, bentuk dan ukuran yang berbeda., Meskipun demikian, umumnya jenis tanaman ini sama-sama menarik sehingga selalu menjadi primadona tanaman hias. 

Aglaonema dapat ditaruh di berbagai bagian rumah untuk mempercantik ruangan. Anda bisa meletakkannya di ruang keluarga, ruang makan, kamar tidur, bahkan kamar mandi. Hal yang  terpenting adalah Anda tidak lupa untuk merawat aglaonema agar selalu tumbuh subur.

Mengenal Ciri-ciri Aglonema

Selama ini Anda mungkin sudah pernah melihat salah satu jenis aglaonema di sekitar rumah atau di gedung tertentu. Namun, Anda belum terlalu memperhatikan detail keindahannya. Seperti apa, sih, ciri-ciri tanaman hias ini?

Akar

Aglaonema termasuk kelompok tanaman monokotil. Akar sehat aglaonema memiliki warna putih dan berisi, sedangkan akar yang kurang sehat berwarna cokelat.

Batang

Batang aglaonema umumnya berwarna putih, hijau muda, atau merah muda. Batangnya terasa lunak dan berair. Ukurannya pendek dan tertutup daun. 

Daun

Bagian daun adalah daya tarik utama aglaonema. Bentuk daun dari jenis-jenis aglaonema bervariasi, tergantung spesiesnya. Ada daun yang bentuknya bulat seperti telur dan ada juga yang lonjong atau berbentuk delta. Meski bervariasi, corak daun aglaonema umumnya membentuk gradasi warna yang menarik dan indah untuk dipandang.

Bunga

Bunga aglaonema termasuk ke dalam kelompok bunga majemuk. Bunganya dilapisi oleh seludang bunga atau spatha yang berfungsi menarik dan menjebak serangga. 

Buah dan biji

Buah dan biji aglaonema berbentuk bulat lonjong. Awalnya, buah dan biji aglaonema berwarna hijau kekuningan lalu berubah menjadi merah. Di dalam buahnya terdapat biji yang bisa digunakan untuk pembiakan.

Jenis-jenis aglonema

Setelah mengenal aglaonema, Anda mungkin jadi tertarik untuk memilikinya. Kira-kira, jenis-jenis aglaonema apa yang pas untuk menghiasi hunian Anda? Yuk, cari tahu apa saja macam-macam aglaonema!

Aglaonema red peacock atau widuri

Jenis aglaonema ini harganya cukup mahal, bahkan bisa mencapai harga ratusan juta rupiah. Ciri khas widuri adalah warna merah cerah di bagian tengah daunnya.

Aglaonema widuri putih

Berbeda dengan aglaonema widuri yang berwarna merah cerah, daun widuri putih didominasi warna putih. Sementara itu, tulang daun dan pinggirannya berwarna hijau. Tanaman ini cocok untuk menghijaukan ruangan atau memunculkan suasana tenang dan adem.

Aglaonema bidadari

Daun pada aglaonema jenis ini warnanya lebih beragam, mulai dari kuning, jingga, pink, hingga hijau. Pada daunnya terdapat tangkai penopang berwarna merah muda dan ujungnya berwarna bercak hijau. 

Aglaonema cinta

Bentuk daun aglaonema yang satu ini menyerupai hati, yaitu melengkung pada bagian kedua pangkalnya. Itulah kenapa tanaman ini disebut sebagai aglonema cinta. 

Aglaonema pride of Sumatra

Dari macam-macam aglaonema, jenis aglaonema pride of Sumatera ini termasuk yang paling dicari dan berharga mahal. Bentuk daunnya lonjong dengan nuansa warna merah. Tangkainya berwarna merah muda disertai tambahan bercak berwarna hijau gelap, merah, merah muda lagi. Sementara itu, tulang daunnya berwarna merah menyala.

Aglaonema moonlight

Tanaman ini termasuk tanaman yang dominan nuansa warna merahnya. Bentuk daunnya bulat dan cekung seperti mangkuk. Coraknya tegas dengan tulang daun berwarna merah. Sungguh cerah dan indah!

Aglaonema suksom

Anda perlu menyiapkan dana jutaan rupiah untuk bisa memiliki aglaonema suksom. Tanaman ini memang unik dan cukup berbeda dibandingkan aglaonema jenis lainnya. Daunnya berwarna merah menyala dan polos karena minim akan klorofil. Tanaman ini cocok untuk dijadikan focal point pada ruangan di rumah Anda.

Aglaonema silver queen

Ciri khas daun aglaonema silver queen adalah bagian luar daunnya yang berwarna hijau tua, sedangkan tengahnya bercorak perak keputihan dengan tulang daun berwarna hijau. Daunnya tebal dan lonjong tajam. 

Aglaonema claudia

Bagi Anda yang kurang suka dengan tanaman berwarna cerah atau mencolok, aglaonema claudia dengan daunnya yang berwarna hijau pucat dapat menjadi alternatif. Hanya ada sedikit semburat warna merah muda pada bagian tulang tanaman ini. 

Aglaonema anyamanee

Penyuka tanaman hias berdaun lebar pasti akan jatuh cinta pada aglaonema anyamanee. Daun lebarnya terdiri dari tiga warna yang cantik, yaitu hijau, merah, dan putih. Dari jenis-jenis aglaonema yang lain, tanaman ini termasuk yang banyak diburu karena keunikannya. Tak heran bila harganya bisa mencapai jutaan rupiah.

Aglaonema harlequin

Dari macam-macam aglaonema, jenis harlequin ini cukup unik karena tampilannya bisa menyesuaikan kondisi cahaya. Ketika kekurangan cahaya, warna tanaman ini akan cenderung hijau dengan bercak kuning dan urat merah muda. Namun, jika aglaonema jenis ini mendapat pencahayaan yang cukup, warnanya akan berubah jadi kuning dan merah muda.

Aglaonema cutlass

Daun aglaonema cutlass berbentuk tajam dan panjang seperti belati (cutlass). Daunnya berwarna hijau tua dengan corak putih kehijauan yang menghiasi bagian tengah daun. 

Tanaman ini sempat langka karena sepi peminat. Namun, seiring dengan meningkatnya popularitas aglaonema, jenis cutlass kini sudah lebih mudah ditemukan kembali.

Aglaonema lipstik

Saking banyaknya jenis aglaonema, namanya pun unik-unik, tak terkecuali jenis aglaonema lipstik atau dikenal juga dengan nama Siam aurora ini. Daunnya berwarna hijau dihiasi warna merah menyala yang mengelilingi pinggir daun, tulang daun, hingga ke ujung batang. Warna merah terang pada daun ini membuatnya diberi nama lipstik. 

Aglonema red cochin

Ada satu lagi pilihan aglaonema bagi Anda yang menggemari tanaman berwarna cerah. Daun aglaonema red cochin berwarna merah menyala dengan pinggiran berwarna hijau tua dan kadang disertai bercak hijau tua di permukaannya. 

Saat masih muda, red cochin akan berwarna hijau seperti aglaonema pada umumnya. Namun, seiring perkembangannya, bercak merah akan muncul dari tengah tulang daun hingga akhirnya menutupi hampir seluruh permukaan daun. 

Cara Menanam Bonggol Aglonema yang Benar

Bonggol merupakan bagian batang paling bawah aglonema yang memiliki akar. Biasanya, bonggol ini ditanam untuk memperbanyak aglonema.

Untuk menanam bonggol aglonema, Anda tidak memerlukan lahan yang luas. Hanya dari pot bunga saja, Anda sudah bisa melakukannya. 

Bagi Anda yang tertarik, berikut ini adalah cara untuk menanam bonggol aglonema:

1. Bersihkan bonggol aglonema

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah dengan membersihkan bonggol aglonema dengan menggunakan air bersih. Setelah itu, potong akar atau batang aglonema yang sudah membusuk.

Tangan orang yang memegang pot tanaman hias dengan latar belakang orang dan gelas anggur.

2. Persiapkan media tanam

Jika bonggol sudah siap, maka langkah berikutnya adalah dengan mempersiapkan media tanam. Bonggol aglonema sendiri biasanya akan tumbuh subur pada jenis tanah berhumus karena memiliki zat hara yang tinggi. Jangan lupa juga untuk mencampurkan tanah dengan arang, sekam, pupuk, dan sedikit pasir halus.

Untuk pot bunga, pastikan agar memiliki lubang di bagian bawah agar air tidak tergenang. Selain itu, media tanam ini juga harus Anda sterilisasi agar tidak ada bakteri patogen yang mengganggu pertumbuhan bonggol.

Tangan yang memakai sarung tangan berkebun dengan motif bunga sedang merawat tanaman hias dalam pot.

3. Mulai tanam aglonema

Setelah semuanya sudah siap, Anda bisa mulai menanam bonggol aglonema. Letakkan bonggol ke dalam pot yang sudah berisi campuran tanah, pupuk, dan sekam. Saat ingin menimbun bonggol aglonema, pastikan bagian atas bonggol tidak terbenam semua agar tetap bisa bernafas.

Seseorang yang memakai sarung tangan berkebun memegang pot tanaman hias.

4. Siram dengan air

Setelah aglonema ditanam di pot, maka Anda perlu menyiram dengan air. Lakukan hal ini secara rutin agar bonggol aglonema Anda bisa tumbuh dengan cepat.

Seseorang sedang memegang penyiram air biru sementara ember dengan alat berkebun terlihat di sebelahnya.

Cara Merawat Aglonema Supaya Tumbuh Subur

Salah satu alasan populer orang menanam aglonema adalah karena perawatannya yang mudah. Aglaonema dapat hidup di dalam maupun luar ruangan karena tingkat toleransi cahayanya sangat baik. Bahkan, aglaonema dapat tetap tumbuh dengan baik di bawah pancaran cahaya lampu neon.

Meski begitu, bukan berarti Anda dapat mendiamkan aglonema begitu saja tanpa merawatnya. Bagaimanapun juga, tanaman akan senantiasa subur dan rimbun kalau diberi perhatian yang cukup. Yuk, ketahui tips merawat aglaonema di rumah berikut ini!

Media tanam yang pas

Tanah pada pot aglaonema perlu memiliki kelembaban yang tepat. Oleh karena itu, komposisi media tanam harus tepat juga supaya tanah tidak menahan air terlalu banyak, tetapi tetap lembab.

Ikuti komposisi media tanam berikut:

  • Perbandingan tanah, cocopeat, arang, dan kompos adalah 1:1:1 atau 2:1:1

  • Perbandingan tanah, sekam padi, dan pupuk kandang adalah 1:1:1

  • Perbandingan tanah, kompos, dan sekam padi adalah 2:1:1

  • Gemburkan media tanam 

Tanah pada media tanam perlu digemburkan secara rutin. Hal ini penting dilakukan agar tanaman dapat tumbuh dengan subur dan bisa juga mendorong tumbuhnya akar baru.

Penggemburan bisa dilakukan sebulan sekali. Namun, Anda harus mengecek tanah secara rutin, ya. Kalau ternyata tanah terasa mengeras, bisa dipindahkan ke media tanam lain. 

Hindari terkena sinar matahari langsung

Meski bisa diletakkan di mana saja, aglaonema sebaiknya tidak terkena sinar matahari langsung, seperti misalnya di depan jendela. Hal ini untuk menjaga aglaonema supaya tumbuh subur dan keindahan daunnya tetap terjaga. 

Bila memungkinkan, letakkan aglonema di bawah pohon rindang yang teduh. Jika ditaruh di dalam ruangan, Anda bisa menaruh aglonema di tempat yang terang, tapi tidak terkena sorotan sinar matahari langsung, seperti di samping jendela atau di pojok ruangan.

Siram secara berkala

Aglaonema senang kesejukan dan kelembaban. Namun, bukan berarti Anda perlu sering-sering menyiramnya. Saat musim panas, Anda bisa jadi perlu menyiram aglaonema lebih sering dibandingkan saat musim hujan. 

Kalau terlalu sering disiram, akar dan batang aglaonema bisa rusak. Akibatnya, daun jadi menguning dan layu sehingga kehilangan keindahannya. Cukup siram aglonema 2-3 hari sekali agar media tanam terjaga kelembabannya.

Rutin diberi pupuk

Supaya aglaonema tumbuh subur, Anda dapat memberi pupuk setiap empat bulan sekali atau lebih. Untuk pemilihan pupuk sendiri, kami sarankan untuk menggunakan pupuk organik atau pupuk kompos karena mudah dibuat di rumah. 

Bersihkan gulma

Tanaman yang tumbuh di pot juga bisa ditumbuhi gulma. Hal ini bisa mengganggu kesuburan aglaonema, lho. Oleh sebab itu, Anda perlu mengecek pertumbuhan gulma secara berkala. 

Bila terlihat ada gulma tumbuh, segera bersihkan, ya! Cabut gulma hingga ke akarnya supaya tidak tumbuh kembali. Jika tetap tumbuh, maka Anda bisa menggunakan garam atau cuka untuk membunuh rumput liar secara permanen.

Pangkas daun yang sudah layu

Kalau Anda lihat ada daun yang layu, jangan dibiarkan. Cabut dan buang daun supaya tidak mengotori tanah. Dengan begitu, keindahan daun aglaonema yang masih subur tidak terganggu.

Selain itu, Anda juga wajib memangkas daun aglonema yang sudah tua dan mulai menguning. Tujuannya adalah agar daun aglonema yang baru bisa tumbuh dengan lebat dan tidak mengganggu pertumbuhan daun yang lain.

Lap daun aglonema

Karena aglaonema memiliki daun yang cukup besar, debu bisa hinggap pada daun aglaonema. Hal ini bisa membuat warna daun jadi terlihat keruh alih-alih cerah cemerlang. Oleh karena itu, tak ada salahnya kalau Anda rutin mengelap daun-daun aglaonema agar keindahannya terjaga.

Gunting bunga

Jika aglonema Anda sudah mulai dewasa, biasanya akan tumbuh bunga. Sebagian besar orang menyarankan untuk memangkas atau memotong bunga yang sudah mulai tumbuh ini.

Bunga aglonema bisa menghambat pertumbuhan daun-daun yang lain. Hal ini karena energi dari tanaman akan terpusat ke bunganya. Jadi, agar daun yang dihasilkan bisa lebih cantik, memotong bunga aglonema adalah salah satu langkah yang tepat.

Apakah artikel ini berguna?

Jajak Pendapat

Bagaimana gaya hidup Anda saat pandemi mempengaruhi variasi noda kotor di baju Anda?

0 Suara