5 Bahan untuk Menghilangkan Bau Daging Kambing di Peralatan Masak

Setelah berkreasi dengan menyajikan daging kambing menjadi berbagai hidangan nikmat, kini saatnya Anda berkutat dengan peralatan masak yang kotor dan memiliki bau tidak sedap. Supaya tidak bingung untuk menghilangkan bau daging kambing, yuk manfaatkan bahan-bahan berikut.

Diperbarui

menghilangkan bau kambing

Hari Raya Idul Adha sudah berlalu beberapa hari yang lalu, tetapi menghilangkan bau kambing di dapur masih menjadi pekerjaan rumah. Setelah berkreasi dengan menyajikan daging kambing menjadi berbagai hidangan nikmat, kini saatnya Anda berkutat dengan peralatan masak yang kotor dan memiliki bau tidak sedap. Meskipun sudah dicuci berkali-kali, terkadang bau kambing dan sisa lemak masih menempel di peralatan masak.

Supaya tidak bingung untuk menghilangkan bau daging kambing, yuk manfaatkan bahan-bahan berikut.

  • Perasan Jeruk Lemon/ Jeruk Nipis
NA

Untuk menghilangkan bau kambing di peralatan masak dan peralatan makan plastik, Anda bisa menggunakan bahan alami dari jeruk nipis atau lemon. Perasan jeruk nipis atau lemon terbukti dapat digunakan untuk mengangkat lemak serta menghilangkan bau amis pada peralatan dapur Anda.

Cara menghilangkan bau kambing dengan perasan jeruk nipis atau lemon juga sangat mudah. Siapkan jeruk nipis atau lemon untuk diperas airnya. Setelah itu, ambil kain untuk dicelupkan ke dalam perasan jeruk nipis atau lemon. Gosoklah peralatan dapur yang ingin dibersihkan dengan kain yang telah dicelupkan dengan perasan jeruk dan diamkan beberapa saat. Terakhir, cucilah peralatan tersebut dengan air bersih. Lemak dan bau kambing akan menjauh dari peralatan dapur Anda.

  • Ampas Kopi
NA

Jika peralatan masak Anda masih bau daging kambing setelah diberi perasan jeruk lemon, Anda bisa mencoba menghilangkan bau kambing dengan ampas kopi. Ternyata, kopi tidak hanya memiliki manfaat untuk kecantikan dan pengharum ruangan saja. Ampas kopi yang tersisa di cangkir kopi Anda juga bisa digunakan untuk menghilangkan bau tak sedap yang ditinggalkan daging kambing.

Menghilangkan bau daging kambing menggunakan ampas kopi juga terbilang mudah. Pertama, rendam panci atau wajan Anda dengan campuran ampas kopi dan air panas. Selanjutnya, diamkan rendaman hingga 20 menit. Terakhir, cuci kembali dengan air bersih wajan dan panci Anda. Sangat mudah bukan?

  • Daun Teh
NA

Cara menghilangkan bau kambing yang ketiga adalah dengan menggunakan daun teh. Jika Anda memiliki ampas teh di rumah, cobalah memanfaatkannya untuk menghilangkan bau daging kambing yang masih tersisa di panci atau wajan Anda. Langkahnya sama seperti saat Anda menggunakan ampas kopi untuk menghilangkan bau kambing di panci atau wajan. Anda bisa merebus ampas teh dengan air di wajan atau panci yang ingin dibersihkan. Diamkan sekitar 20 menit rendaman tersebut. Setelah dingin, cucilah wajan atau panci hingga benar-benar bersih.

  • Cuka dan Baking Soda

Campuran dari cuka dan baking soda juga cukup ampuh untuk menghilangkan bau kambing di peralatan masak Anda. Cara menggunakannya juga terbilang mudah. Anda hanya perlu menambahkan cuka dan baking soda ke dalam segelas air. Setelah itu, gunakan campuran tersebut untuk merendam peralatan masak dan makan Anda selama beberapa menit. Terakhir, bilas peralatan masak dan makan Anda dengan air bersih.

  • Sunlight Anti Bau

Buat Anda yang ingin menghilangkan bau kambing pada peralatan masak dan peralatan makan tanpa repot, Anda bisa menggunakan Sunlight Anti Bau. Tak hanya efektif menghilangkan bau menyengat yang tertinggal dari daging kambing, Sunlight Anti Bau juga efektif mengangkat sisa lemak yang tertinggal. Dengan begitu, peralatan masak menjadi kembali wangi sekaligus bebas lemak.

Produk cuci piring yang satu ini memiliki manfaat menghilangkan bau tidak sedap 50% lebih baik dibandingkan dengan pencuci piring biasa. Kombinasi unik antara jeruk nipis yang dipercaya memiliki kekuatan pembersih lemak dan daun mint menjadikan kegiatan mencuci piring Anda lebih menyenangkan. Dengan Sunlight Anti Bau, Anda tidak perlu pusing lagi dengan bau tidak sedap dan cucian piring yang menumpuk setelah acara makan besar di rumah.

Awalnya diterbitkan