Unilever logo
Cleanipedia logo

Cara Mudah Membuat Keset dari Kain Perca

Kain perca adalah limbah tekstil yang dapat dimanfaatkan untuk membuat aneka produk daur ulang yang bermanfaat, salah satunya yaitu keset kaki.

Diperbarui

Ditulis oleh Despasya Yonada

01-Cleanipedia Januari 2022 Header

Kepedulian terhadap sampah adalah awal yang baik untuk mewujudkan kelestarian lingkungan hidup. Hal tersebut bahkan sudah mulai dilakukan berbagai brand besar untuk mengedukasi khalayak ramai, salah satu yang paling populer adalah kampanye Yuk Mulai Bijak Plastik dari Rinso. Upaya pelestarian lingkungan sebenarnya tidak hanya bisa dimulai dari hal-hal besar. Anda bisa ikut melestarikan lingkungan melalui hal sederhana, salah satunya memanfaatkan kain perca agar nilai ekonomisnya meningkat.

Komunitas Zero Waste Indonesia menyatakan bahwa sampah tekstil mendominasi lautan di Pantai Ancol Jakarta dan Pulau Saparua Maluku pada tahun 2018. Kemungkinan besar jenis sampah serupa juga mudah ditemukan pada bagian perairan lainnya di tanah air. Fenomena sampah tekstil yang menggunung merupakan ancaman besar yang harus diwaspadai semua orang. Oleh sebab itu, upaya memanfaatkan kain perca mesti dilakukan semaksimal mungkin mulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga.

Apa Itu Kain Perca?

Kain perca adalah istilah yang digunakan untuk menyebut kain sisa dari pembuatan produk tekstil, seperti:

● Aneka sandang (baju, sepatu, tas, dan topi).

● Perlengkapan interior rumah (tirai, seprai, taplak).

● Berbagai benda lainnya (boneka, tas laptop, sarung dispenser, dan lainnya). Beberapa ciri khas kain perca adalah sebagai berikut:

● Ukurannya berbeda satu sama lain. Ada kain perca yang berukuran cukup besar jika berasal dari sisa produk tekstil besar dan ada pula kain perca yang ukurannya sangat kecil.

Polling

Bagaimana gaya hidup Anda saat pandemi mempengaruhi variasi noda kotor di baju Anda?

0 Suara

● Bagian pinggirnya terkesan berantakan dan tidak memiliki jahitan karena tergolong limbah.

● Bentuknya tidak seragam.

● Motifnya tidak beraturan bahkan dicampurkan secara sembarangan bila ingin dibuang.

Keunggulan Kain Perca untuk Membuat Aneka Barang

Beberapa kelebihan yang membuat kain perca sering digunakan untuk membuat aneka barang, yaitu:

● Ketersediaannya sangat melimpah sehingga Anda tak perlu khawatir kehabisan bahan baku.

● Efektif mendukung upaya pengurangan limbah pabrik kain dan industri garmen, terutama yang berskala besar.

● Kreasi produk berbahan dasar kain perca sangat beraneka ragam karena bergantung dari kreativitas sang perajin.

● Produk yang dihasilkan terkesan eksklusif karena motif kain perca yang digunakan berbeda-beda. Hal ini tentu bertolak belakang dengan produk yang diproduksi secara massal sehingga motif dan bentuknya seragam.

● Bisa menjadi peluang bisnis yang cemerlang dan berpotensi menghasilkan keuntungan besar jika dikelola dengan benar.

Tantangan dalam Membuat Produk dari Bahan Dasar Kain Perca

Meskipun memiliki sejumlah keunggulan, pemanfaatan kain perca untuk membuat aneka produk biasanya juga menimbulkan beberapa tantangan serius berikut ini:

● Proses pengolahannya terbilang sangat lama, terutama jika menggunakan kain perca yang ukurannya sangat kecil. Semakin rumit bentuk barang yang ingin dibuat, maka semakin lama pula waktu pengolahan kain perca.

● Produksi produk berbahan kain perca membutuhkan peralatan lengkap minimal seperti industri tekstil skala mikro. Beberapa peralatan yang dibutuhkan antara lain mesin jahit manual, mesin jahit high speed, mesin obras, dan mesin zigzag. Hal ini membuat banyak pebisnis tekstil lebih memilih memproduksi produk jadi secara massal daripada memanfaatkan kain perca.

● Pengenalan produk berbahan dasar kain perca cukup sulit karena mayoritas masyarakat Indonesia lebih menyukai produk dari merek-merek ternama. Hal ini membuat banyak produsen produk kain perca lebih sering membidik pasar internasional dibandingkan pasar dalam negeri.

Mengenal Berbagai Jenis Barang yang Terbuat dari Kain Perca

01-Cleanipedia-Januari-2022-Sub-Header-2

Jenis-jenis barang yang dapat dibuat dari bahan dasar kain perca antara lain adalah sebagai berikut: ● Taplak meja.

● Sarung bantal sofa.

● Keset kaki.

● Serbet.

● Bantalan anti panas untuk mengangkat panci dari kompor.

● Bandana.

● Aneka jenis tas, misalnya tas laptop, sling bag, dan tote bag.

● Tempat kacamata.

● Dompet.

● Hiasan dinding.

● Tatakan kursi.

● Aksesori bernuansa etnik.

Mengapa Anda Harus Mencoba Membuat Kerajinan Kain Perca Sendiri di Rumah?

Proses pembuatan kerajinan kain perca yang panjang akan membuat Anda lebih menghargai limbah kain tersebut. Anda pasti jadi memahami bahwa kain perca yang selama ini dianggap sampah ternyata masih memiliki nilai ekonomis bila diolah dengan cara yang tepat. Selain itu, berkreasi dengan kerajinan kain perca secara mandiri membuat Anda lebih mudah menyesuaikan jenis produknya dengan kebutuhan di rumah.

Salah satu produk kain perca yang proses pembuatannya cukup mudah dan sangat bermanfaat untuk rumah tangga adalah keset kaki. Anda bisa menghemat pengeluaran untuk membeli keset jika bisa membuatnya sendiri dengan bahan-bahan yang telah tersedia.

Cara Membuat Keset dari Kain Perca

Jika Anda tertarik membuat keset kaki dari kain perca, Anda hanya perlu menyiapkan alat dan bahan serta mengikuti beberapa langkah mudah berikut ini: Alat:

● Gunting

● Meteran kain

● Jarum khusus tapestry atau jarum ukuran besar untuk menyulam Bahan:

  1. Kain kanvas sebagai alas kese

  2. Kumpulan kain perca berukuran panjang

  3. Benang sulam warna hitam

  4. Lem kain

  5. Selotip hitam

Cara Membuat:

● Guntinglah kain kanvas yang akan dijadikan alas keset dengan ukuran sesuai kebutuhan Anda. Ukuran standar keset biasanya berkisar di angka 40 cm x 60 cm. Namun, Anda bisa membuat alas dengan ukuran lebih besar agar keset yang dihasilkan jadi lebih besar.

● Siapkan kain perca kemudian sobeklah dengan mengikuti alur seratnya sehingga bentuknya jadi kecil dan memanjang. Ukuran kain perca harus 10 cm lebih panjang daripada ukuran alas keset.

● Jika semua kain perca sudah siap, buatlah kepangan dari tiga helai kain perca yang dipilin secara rapi. Tahapan ini membutuhkan waktu cukup lama. Jadi, sebaiknya Anda melakukannya ketika memiliki waktu senggang. Rekatkan kedua ujung kepangan menggunakan selotip hitam sehingga kepangan tidak terbuka kembali.

● Kalau semua kain perca telah selesai dikepang, bentangkan kain kanvas yang telah dipotong kemudian lumuri permukaannya dengan lem kain.

● Tempelkan hasil kepangan kain perca satu per satu pada permukaan kain kanvas. Lakukan secara perlahan-lahan agar hasilnya rapi. Tekan-tekan permukaan kain perca agar kepangan menempel sempurna pada kain kanvas.

● Masukkan benang sulam hitam ke jarum lalu gunakan untuk menjahit kedua ujung keset. Biarkan sisa-sisa kepangan melebihi alas keset. Lakukan proses menjahit perlahan-lahan agar hasilnya rapi.

● Lepaskan selotip hitam yang masih menempel di ujung kepangan.

● Tunggu selama kurang lebih 30 menit sehingga lem mengering.

● Keset kain perca yang sudah selesai dibuat siap Anda gunakan.

Tips Membuat Keset Kaki dari Kain Perca

Beberapa tips penting yang patut Anda perhatikan jika ingin membuat keset kaki dari kain perca, yaitu:

● Usahakan untuk memilih warna kain perca yang beragam supaya keset yang dihasilkan tampak lebih estetik. Anda juga bisa mempertimbangkan warna interior atau eksterior ruangan ketika memilih kain perca untuk keset kaki.

● Jika memungkinkan, pilihlah kain perca yang karakteristik bahannya mudah menyerap air sehingga keset buatan Anda efektif untuk mengeringkan kaki. Salah satu bahan kain perca terbaik untuk membuat keset kaki adalah katun.

● Selain harus mudah menyerap air, kain perca untuk keset kaki juga tidak boleh mudah luntur sehingga tidak mengotori kaki ketika digunakan.

● Kumpulkan kain perca dalam jumlah banyak sehingga Anda bisa membuat lebih dari satu keset. Proses ini tentu jauh lebih efisien daripada membuat satu keset dari kain perca yang jumlahnya terbatas.

● Proses membubuhkan lem pada permukaan kain kanvas harus dilakukan secara seksama supaya hasilnya merata dan kepangan kain perca tidak gampang lepas.

● Jangan ragu menambahkan bantalan karet pada bagian bawah keempat sudut keset. Bantalan karet tersebut membuat keset jadi tidak licin ketika dipijak sehingga efektif melindungi keselamatan Anda sekeluarga.

Kiat Efektif Merawat Keset Kain Perca agar Selalu Awet dan Bersih

Sama seperti barang-barang rumah tangga berbahan dasar kain lainnya, keset kain perca juga harus dirawat dengan benar agar selalu awet dan bersih. Sebaiknya Anda memperhatikan beberapa hal ini ketika merawat keset kain perca buatan sendiri:

● Menentukan frekuensi mencuci keset yang tepat. Keset kamar mandi yang sering basah sebaiknya dicuci setiap 1 minggu sekali supaya tidak rentan menjadi tempat perkembangbiakan bakteri. Sementara itu, keset kaki yang lebih cenderung kering bisa dicuci 2 hingga 3 minggu sekali karena tidak terlalu kotor. Proses mencuci keset kaki yang diletakkan di luar rumah dapat dilakukan lebih sering ketika musim hujan.

● Mengibaskan keset sebelum mulai mencucinya sehingga debu, bulu binatang, dan kotoran tak kasat mata lainnya tidak mengganggu proses pencucian.

● Memilih deterjen berkualitas untuk mencuci keset kaki. Sekarang, ada Rinso Molto Rose Fresh Detergen Bubuk yang bisa jadi andalan Anda. Varian produk Rinso yang satu ini mengandung formulasi anti noda yang ampuh menghilangkan noda dalam satu kali kucek. Teknologi SmartFoam dalam Rinso Molto membuat busa lebih cepat hilang dan efektif menghemat hingga setengah air bilasan. Penggunaan Rinso Molto Rose Fresh Detergen Bubuk akan memberikan keharuman Rose dan Strawberry yang melekat dan tahan lama pada serat-serat kain. Proteksi higienis Rinso Molto akan melindungi kain dari bakteri dan bau tak sedap. Tak hanya membuat keset kaki jadi bersih maksimal, deterjen Rinso bersertifikasi halal ini juga membuat warna kain tetap cemerlang seperti baru.

● Mencuci keset kain perca dengan tangan harus dilakukan secara perlahan-lahan. Jangan mengucek dengan tangan secara kencang. Anda harus menggunakan sikat berbulu lembut untuk membersihkan serat-serat kain sampai tuntas. Hindari sikat berbulu kasar karena berisiko merusak kepangan kain perca pada keset.

● Mencuci keset kain perca juga bisa dilakukan dengan mesin cuci. Pilihlah pengaturan mesin cuci dengan tingkat air sedang dan rotasi yang terbilang pelan. Jangan sampai rotasi mesin cuci yang terlalu kencang malah merusak keset.

● Menghentikan kebiasaan merendam keset kaki sebelum mencucinya. Kebiasaan ini kurang cocok untuk keset kain perca karena mengganggu daya rekat lem sehingga kain perca mudah lepas. Merendam keset hanya boleh dilakukan jika bahan dasarnya tidak terdiri dari lem.

● Menjemur keset di tempat yang langsung terkena sinar matahari supaya kering maksimal hingga ke bagian kepangan yang terdalam.

Kapan Keset Kaki Harus Diganti?

Tak ada patokan yang jelas mengenai intensitas mengganti keset kaki di rumah. Idealnya, keset kaki diganti setiap 6 bulan sekali. Namun, Anda bisa menggantinya lebih cepat jika kepangan keset kaki kain perca mulai lepas atau warnanya sudah kusam meskipun sudah dicuci.

Mengganti keset kaki dengan yang baru adalah kebiasaan penting untuk menjaga kebersihan kaki dan seisi rumah. Jangan sampai rumah Anda mudah kotor atau Anda mengidap penyakit kulit hanya karena selalu menggunakan keset kaki yang kotor. Setelah menyimak ulasan informasi lengkap tentang keset kain perca kali ini, Anda pasti tergugah untuk langsung membuatnya sendiri di rumah. Yuk, wujudkan kreasi keset berbahan kain perca untuk menghemat pengeluaran sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan!

Awalnya diterbitkan