Skip to content
Mencuci

Tips memanfaatkan jaring mesin cuci dan keranjang cucian kotor

Artikel ini memperkenalkan pemakaian jaring mesin cuci untuk membantu mencuci pakaian sensitif di mesin cuci. Ketahui juga manfaat keranjang baju kotor.

Keranjang baju kotor dan laundry net merupakan perlengkapan cuci-mencuci yang perlu dimiliki karena keduanya memegang peran cukup penting. Keranjang pakaian kotor menampung pakaian kotor agar tidak berantakan menyebarkan bau tidak sedap, sedangkan laundry net membantu mencegah kerusakan pada cucian selama berada di dalam tabung mesin cuci. Secara tidak langsung kedua benda ini memengaruhi hasil cucian, baik dari segi kebersihan maupun dari sisi keawetan pakaian.

Mengenal kantong mesin cuci

Perlengkapan mencuci ini dikenal dengan banyak nama. Sebagian orang menyebutnya jaring mesin cuci atau jala mesin cuci karena bentuknya memang berupa kantong yang terbuat dari bahan jala. Terdapat berbagai ukuran kantong dan kerapatan jala sesuai dengan jenis pakaian yang ingin Anda cuci.

Apa saja yang bisa dan perlu dimasukkan ke dalam kantong mesin cuci?

  • Bra
  • Kaus kaki
  • Stockings
  • Celana dalam
  • Tali sepatu
  • Tas kain bertali
  • Pakaian bayi
  • Pakaian rajut
  • Kebaya
  • Boneka

Selain jenis-jenis tersebut, pakaian berbordir, berenda, bermanik-manik, berkancing besar, dan berpengait juga perlu dimasukkan di dalam laundry net. Anda perlu ingat bahwa label perawatan pakaian tetap menjadi petunjuk utama untuk mengetahui cara mencuci pakaian tersebut secara benar, jadi selalu baca dan ikuti.

Keuntungan memakai kantong cuci berbentuk jala

Fungsi utama kantong cuci berbentuk jala ini adalah untuk memisahkan jenis-jenis pakaian tertentu dari isi tabung mesin cuci yang lain. Dengan demikian, pakaian di dalam kantong tersebut tetap akan tercuci bersih tanpa mengalami kerusakan atau menyebabkan kerusakan pada cucian lain. Anda juga bisa merasakan manfaat-manfaat yang paling nyata berikut ini:

  • Lebih mudah menemukan pasangan kaus kaki
  • Tali bra tidak membelit cucian lain dan pengaitnya tidak menyangkut cucian lain
  • Karet celana dalam tidak mudah melar karena tertarik cucian lain
  • Pakaian rajut terhindar dari serabut karena gesekan dengan cucian lain
  • Bordir, renda, manik-manik, dan kancing besar tidak terkoyak

Pilihlah kantong cuci yang memilki penutup berupa ritsleting, bukan tali, agar tidak melilit cucian lain. Sesuaikan ukurannya dengan jenis pakaian atau benda yang ingin Anda cuci serta jangan mengisinya terlalu penuh.

Memanfaatkan keranjang cucian kotor

Daripada menumpuk pakaian kotor di ember terbuka, Anda lebih baik menampungnya di keranjang baju kotor berpenutup sambil menunggu jadwal mencuci berikutnya. Dengan demikian, bau baju kotor tertahan di dalam keranjang. Lapisi keranjang pakaian kotor dengan kantong cuci berbahan katun atau linen untuk membantu menyerap kelembapan cucian kotor. Berbeda dari kantong mesin cuci yang berbentuk jaring, kantong untuk keranjang cuci sebaiknya tidak berlubang-lubang. Cuci kantong ini secara rutin, misalnya dua minggu sekali, dan perhatikan hal-hal berikut saat memakai keranjang cucian.

  • Letakkan keranjang cucian di dekat kamar mandi dan di dalam kamar tidur.
  • Kosongkan keranjang dan cuci isinya secara rutin, sebaiknya 3-5 hari sekali sesuai jumlah penghuni rumah dan ukuran mesin cuci Anda.
  • Letakkan satu laundry net di dekat masing-masing keranjang untuk celana dalam, kaus kaki, bra, dll.

Rekomendasi kami


Masukkan pakaian bayi, celana dalam, bra, kaus kaki, pakaian rajut, berenda, bermanik-manik, berbordir, berkancing besar, dan bertali ke dalam jaring mesin cuci sebelum dimasukkan ke dalam mesin cuci untuk mencegah kerusakan cucian. Jenis-jenis pakaian sensitif ini sebaiknya dicuci dengan detergen lembut, seperti Rinso cair.

Poin-poin kunci:

  1. Hindari menjejali laundry net dengan terlalu banyak isi
  2. Baca petunjuk perawatan pada label pakaian untuk mengetahui cara tepat pencucian
  3. Kosongkan keranjang cucian 3-5 hari sekali