Tujuan dan cara mencuci tangan yang benar

Mencuci tangan dengan sabun bermanfaat untuk menjaga kesehatan diri dan anggota keluarga. Ketahui kapan dan bagaimana mencuci tangan yang benar di sini.

Manfaat mencuci tangan dengan sabun bisa dirasakan anggota keluarga setiap kali selesai melakukan aktivitas. Selain untuk diri sendiri, mencuci tangan juga ditujukan untuk melindungi anggota keluarga yang lain dari kontaminasi yang disebarkan melalui sentuhan tangan baik secara langsung maupun lewat objek, semisal pegangan pintu, keran, meja dapur, pintu lemari es, gagang penyiram WC, dan perkakas lain. Kondisi yang tidak higienis akibat tidak mencuci tangan bisa berujung pada influenza, infeksi, atau penyakit lain.

Anda perlu memahami kapan dan bagaimana mencuci tangan dengan sabun, menerapkannya, lalu menyebarluaskannya ke semua penghuni rumah.

Langkah-langkah mencuci tangan dengan sabun

Anda pasti sudah akrab dengan cara cuci tangan yang ini: ambil sabun, gosok kedua tangan hingga menghasilkan buih, lalu bilas. Sebenarnya, untuk mencapai tujuan mencuci tangan yang membawa dampak positif lebih besar, Anda tidak cukup hanya melakukan ketiga langkah tersebut. Berikut ini 7 langkah cuci tangan yang benar:

  1. Basahi kedua tangan dengan air hangat atau air dingin sesuai selera dan kondisi kulit Anda.
  2. Tuangkan sabun cair cuci tangan secukupnya di telapak tangan. Sabun cair khusus untuk mencuci tangan dan membunuh bakteri, seperti Sabun Cuci Tangan Antibakteri Lifebuoy, lebih baik daripada sabun batangan karena lebih higienis.
  3. Gosok kedua telapak tangan untuk menghasilkan buih sambil mencuci telapak tangan.
  4. Secara bergantian, gunakan satu telapak tangan untuk mencuci punggung tangan yang lain dengan buih sabun.
  5. Gunakan jari-jari satu tangan untuk membersihkan sela jari-jari tangan yang lain hingga ke pangkalnya.
  6. Bersihkan bagian dalam kuku dan sekitar kutikula (pangkal sisi atas kuku) dengan sikat khusus kuku atau sikat gigi bersih yang bulu-bulu lembutnya masih tegak. Dalam kondisi darurat, Anda bisa memanfaatkan kuku jari-jari yang lain.
  7. Bilas tangan di bawah air mengalir, lalu keringkan dengan handuk bersih. Celana dan kaus bukanlah pengering tangan yang dianjurkan.

Anda perlu membantu penghuni rumah yang masih kecil untuk melakukan langkah-langkah tersebut, sekaligus menanamkan kebiasaan mencuci tangan yang benar.

Jika dalam situasi tertentu Anda tidak bisa mencuci tangan, gerakan tangan dan jari dalam langkah-langkah di atas bisa juga Anda terapkan ketika mencuci tangan dengan gel pembersih tangan (hand gel).

Rekomendasi kami

Mencuci tangan seusai beraktivitas membawa dampak positif terhadap kesehatan para penghuni rumah. Sabun cuci tangan cair, seperti Sabun Cuci Tangan Antibakteri Lifebuoy, lebih baik daripada sabun batangan karena lebih higienis.

7 langkah cuci tangan

Kapan mencuci tangan dengan sabun?

Mengingat pentingnya mencuci tangan untuk mencegah penyebaran kuman, infeksi, dan mikroorganisme berbahaya lain, Anda perlu membiasakan anggota keluarga mencuci tangan setiap selesai berinterkasi dengan objek-objek yang berpotensi ditempeli mikroorganisme berbahaya. Waktu terbaik untuk mempraktikkan cara mencuci tangan yang benar adalah sebelum dan sesudah melakukan pekerjaan-pekerjaan tertentu.

Artinya, Anda perlu mencuci tangan sebelum:

  • Memasak atau menyiapkan makanan
  • Makan di rumah atau di restoran
  • Merawat luka terbuka, cedera lecet, dan iritasi kulit
  • Berkunjung ke rumah sakit atau masuk kamar rumah sakit

Dan sesudah:

  • Menggunakan toilet
  • Memegang daging dan ikan mentah
  • Batuk, bersin, buang ingus, dll
  • Memegang hewan piaraan
  • Bersih-bersih dan mengosongkan tempat sampah
  • Mengganti popok bayi
  • Berkebun
  • Merawat luka terbuka
  • Mengunjungi rumah sakit