Tips membersihkan spons cuci piring dan kain lap

Alat-alat kebersihan seperti kain lap & spons cuci piring merupakan salah satu kunci rumah yang bersih. Simak tips mencuci dan membersihkan keduanya.

Rekomendasi kami

Kain atau spons cuci piring juga perlu dicuci secara rutin menggunakan detergen berkualitas, seperti Rinso. Baca petunjuk pada label perawatan jika tersedia dan ikuti aturan pakai produk detergen.

Entah Anda memakai spons atau kain mikrofiber untuk mencuci piring, keduanya juga perlu dicuci dan dibersihkan agar tidak justru mencemari peralatan makan yang dicuci. Cara mensterilkan alat cuci piring tersebut sangat sederhana, terutama jika Anda memiliki microwave. Jika tidak, tetap ada cara lain yang tidak kalah mudah.

Cara membersihkan kain lap

Kain lap perlu dibilas tuntas dan dibentangkan, entah di jemuran atau di atas permukaan datar, setiap kali selesai dipakai guna mencegah kondisi hangat dan lembap menjadi sarang perkembangbiakan mikroba. Secara rutin, Anda juga perlu mensterilkan kain lap dengan mesin cuci.

  1. Oleskan campuran air dan detergen yang mengandung penghilang noda pada bagian kain lap yang bernoda atau rendam dalam larutan detergen jika hampir keseluruhan kain sangat kotor. Ikuti aturan pakai detergen untuk mengetahui takaran yang tepat.
  2. Jika kain lap tidak terlalu kotor, cukup bilas dengan air lalu langsung masukkan ke dalam mesin cuci.
  3. Jalankan mesin cuci pada pengaturan temperatur tinggi.
  4. Jemur hingga kering di luar rumah. Metode ini juga sesuai diterapkan pada kain mikrofiber.

Cara membersihkan spons cuci piring

Untuk mendapatkan hasil terbaik, bersihkan spons cuci piring beberapa kali dalam seminggu jika Anda tidak mau spons tersebut menjadi sarang perkembangbiakan bakteri dan menebarkan bau tidak sedap di sekitar tempat cuci piring. Terdapat tiga metode efektif untuk melakukan ini:

  1. Jika Anda memiliki mesin cuci piring, masukkan spons cuci piring bersama peralatan makan lain ke dalamnya, lalu jalankan mesin.
  2. Rendam spons di dalam air panas bercampur detergen selama beberapa saat, lalu angkat dan remas-remas sambil membilasnya di bawah aliran air biasa. Berhati-hatilah ketika melakukan hal ini agar tangan Anda tidak terkena air panas. Gunakan alat bantu untuk mengangkat spons dari rendaman air panas. Masukkan spons ke dalam campuran satu sendok makan karbol dan lima liter air. Rendam selama satu jam lalu bilas. Baca aturan pakai produk karbol dan detergen sebelum menggunakannya.
  3. Masukkan spons basah ke dalam microwave, lalu jalankan microwave pada pengaturan maksimum selama dua menit. Sebelumnya, pastikan tidak ada elemen logam pada spons cuci piring Anda karena logam apa pun tidak boleh dimasukkan ke dalam microwave. Berhati-hatilah menerapkan metode ini karena spons bisa terbakar jika tidak dibasahi terlebih dulu. Demikian juga ketika mengeluarkannya dari microwave.
Spons cuci piring

Tips umum perawatan alat cuci piring

  • Jika Anda berniat mencuci beberapa kain lap sekaligus secara bersamaan, simpan di dalam wadah plastik tertutup rapat agar tidak menyebarkan bau tak sedap sambil menunggu waktu mencuci yang tepat.
  • Sikat cuci piring merupakan alternatif yang paling higienis dibandingkan spons atau kain cuci piring. Sikat cuci piring lebih mudah dibilas dan lebih cepat kering. Walau demikian, Anda tetap perlu mensterilkannya secara rutin dengan cara merendamnya di dalam larutan karbol seperti dijelaskan di atas.
  • Jika Anda memakai kain mikrofiber, bersihkan setiap kali selesai digunakan untuk mendapatkan hasil terbaik.
  • Hal utama yang perlu Anda ingat adalah memeras alat cuci piring, entah itu berupa kain atau spons, untuk membuang air sebanyak mungkin dan biarkan mengering di udara terbuka.

Manakah alat cuci piring yang lebih aman, kain atau spons?

Setiap orang memiliki preferensi masing-masing mengenai alat cuci piring yang sesuai. Sebagian lebih menyukai spons, sedangkan sebagian yang lain lebih memilih kain. Masing-masing juga bisa dipakai untuk membersihkan permukaan dapur.

Dalam hal kebersihan, tidak ada perbedaan besar antara spons dan kain. Keduanya berpotensi menjadi sarang kuman jika tidak dibersihkan secara rutin. Menjaga kebersihan keduanya merupakan dasar membersihkan bagian-bagian lain di dalam rumah karena spons atau kain lap yang bersih akan membuat benda-benda lain yang diseka dengannya menjadi bersih juga. Sebaliknya, spons atau kain lap yang kotor justru menyebarkan kuman ke permukaan lain.