Cara Membersihkan Peralatan Dapur Agar Bebas Bakteri

Sebagai tempat untuk menyiapkan dan memasak makanan, dapur menjadi salah satu bagian rumah yang sangat penting untuk selalu dijaga kebersihannya.

12 Juni 2019

Cara Membersihkan Peralatan Dapur Agar Bebas Bakteri
Membersihkan dapur

Sebagai tempat untuk menyiapkan dan memasak makanan, dapur menjadi salah satu bagian rumah yang sangat penting untuk selalu dijaga kebersihannya. Jika peralatan dapur Anda tidak bersih, tentu akan terdapat bakteri yang dapat mengganggu kesehatan keluarga Anda. Oleh karena itu, membersihkan dan memastikan peralatan dapur Anda bebas dari bakteri sangat penting untuk menjaga kesehatan keluarga Anda. Lalu, bagaimana Anda dapat memastikan peralatan dapur Anda bebas bakteri? Jika Anda ingin mengetahui cara yang benar dan mudah dalam membersihkan peralatan dapur, Cleanipedia akan membahasnya secara lengkap di artikel ini.

Untuk menghindari penyebaran kuman dan bakteri pada peralatan dapur Anda, pastikan Anda membersihkan peralatan dapur secara reguler. Sebaiknya, membersihkan peralatan dapur langsung setelah selesai menggunakan peralatan dapur.

Membersihkan Peralatan Dapur Sehabis Memasak

Membersihkan Peralatan Dapur Sehabis Memasak

Mencuci peralatan dapur langsung setelah memasak sangatlah penting untuk mencegah berkembangnya bakteri. Berikut merupakan langkah-langkah yang dapat Anda lakukan:

  • Sebelum peralatan dapur dicuci, buang terlebih dahulu sisa-sisa makanan pada peralatan dapur.
  • Isi bak pencuci piring Anda dengan air hangat dan sabun cuci piring Sunlight Higienis Plus.
  • Gosok peralatan dapur menggunakan spons bersih, pastikan Anda membersihkan dengan saksama sehingga tidak ada sisa makanan pada bagian paling sulit dijangkau sekali pun. Untuk wajan atau panci dengan noda gosong yang membandel, Anda dapat menggunakan Sunlight Extra Power.
  • Anda dapat meniriskan peralatan dapur hingga kering atau menggunakan kain pengering khusus guna memastikan Anda telah membersihkan peralatan dapur dengan benar.

Memastikan Peralatan Dapur Bebas dari Bakteri

Memastikan Peralatan Dapur Bebas dari Bakteri

Jika Anda ingin membersihkan peralatan dapur Anda secara menyeluruh agar mencegah perkembangan bakteri, Anda dapat melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

  • Masukan peralatan dapur ke dalam panci besar yang telah terisi air.

  • Tutup panci, lalu rebus air hingga mendidih selama 5 menit. Buka penutup, diamkan hingga air berhenti mendidih lalu ambil alat dapur menggunakan penjepit.

  • Metode lain untuk membersihkan dan sterilisasi alat dapur adalah dengan cara mencampurkan satu sendok pemutih dan 1 galon air. Diamkan alat dapur Anda sebentar lalu bilas menggunakan air panas.

Cara Membersihkan dan Menyimpan Alat-Alat Dapur

Cara Membersihkan dan Menyimpan Alat-Alat Dapur

Beberapa peralatan dapur dengan material tertentu memerlukan perawatan yang khusus. Kebanyakan peralatan dapur terbuat dari stainless steel, dan sebagian lainnya berbahan kayu seperti talenan atau spatula. Nah, bagaimana ya cara membersihkan peralatan dapur yang benar sesuai dengan bahannya?

  1. Membersihkan Peralatan Dapur Berbahan Kayu

Jika dibandingkan dengan bahan stainless steel, alat dapur berbahan kayu dianggap lebih aman digunakan karena tidak menimbulkan karat. Selain itu, peralatan dapur dari kayu juga tahan akan goresan dan tidak mengubah cita rasa makanan. Namun, alat dapur berbahan kayu harus lebih diperhatikan kebersihannya. Apabila tidak dibersihkan secara benar, dapat menumbuhkan jamur dan bakteri untuk berkembang. Di samping itu, pada alat dapur berbahan kayu yang tidak benar-benar kering, dapat menimbulkan bercak atau noda hitam. Supaya alat dapur berbahan kayu Anda tetap tampak bersih dan terbebas dari bakteri dan jamur, Anda dapat lakukan tips berikut:

  • Gosok menggunakan garam

Kandungan pada garam dapat membersihkan bakteri yang terdapat pada alat dapur berbahan kayu Anda. Antibakteri pada garam dapat membersihkan kuman dengan sangat baik terutama setelah digunakan untuk mengolah daging atau ikan mentah. Sebelum memberi garam, langkah awal yang harus dilakukan adalah mencuci alat dapur berbahan kayu menggunakan air panas dan Sunlight Higienis Plus hingga benar-benar bersih. Lalu, taburkan garam pada peralatan dapur tersebut. Setelah itu, gosok menggunakan lemon hingga garam hilang. Fungsi garam yang dipadukan dengan lemon adalah sebagai penghilang bau tak sedap seperti bau amis ikan, serta untuk membersihkan noda yang tersisa pada peralatan kayu tersebut. Langkah selanjutnya, Anda dapat membilas dengan air dingin dan jemur di bawah sinar matahari hingga kering.    

  • Rendam dengan cuka

Apakah Anda pernah membersihkan alat dapur berbahan kayu Anda dengan sungguh-sungguh tetapi tetap tidak dapat menghilangkan bau sisa makanan? Jika Anda mengalaminya, cobalah untuk merendamnya menggunakan cuka seharian. Sama seperti khasiat paduan lemon dan garam, cuka mampu membasmi bakteri serta menghilangkan bau tidak sedap. Setelah merendamnya, Anda dapat membilas dengan air, lalu menjemurnya hingga benar-benar kering.

  • Sterilisasi peralatan berbahan kayu secara teratur

Bahan utama kayu memang rentan lembab sehingga mudah tumbuh kuman dan bakteri. Oleh karena itu, sebaiknya Anda melakukan desinfeksi secara berkala dengan cairan hydrogen peroxide. Caranya, cuci alat dapur berbahan kayu dengan Sunlight Higienis Plus, setelah itu rendam menggunakan cairan desinfeksi tersebut selama 15 menit. Lalu, bilas menggunakan air bersih dan gantung hingga kering.    

  • Langsung bersihkan setiap kali selesai digunakan

Setelah menggunakan alat dapur berbahan kayu, sebaiknya Anda segera membersihkannya. Bau pada sisa makanan dapat dengan mudah menempel pada alat dapur berbahan kayu. Oleh karena itu, setelah digunakan siram dengan air hangat, lalu teteskan Sunlight Higienis Plus dan diamkan beberapa saat. Setelah itu, Anda dapat bilas dan keringkan alat dapur berbahan kayu tersebut.   

  • Poles menggunakan minyak

Minyak dapat membuat tampilan alat dapur berbahan kayu Anda terlihat seperti baru kembali. Selain itu, dengan mengoleskan minyak secara teratur dapat membuat alat dapur Anda lebih tahan lama. Minyak yang digunakan adalah minyak mineral atau jenis minyak lain yang biasa direkomendasikan untuk memasak. Caranya, Anda hanya perlu membalur minyak pada alat dapur Anda. Kemudian diamkan dan tunggu hingga benar-benar kering.  

  • Bersihkan menggunakan baking soda

Jika bau sisa makanan membandel pada alat dapur tidak juga hilang, Anda dapat menggunakan baking soda sebagai alternatif. Menurut penelitian dari Cook’s Illustrated bahan paling efektif untuk menghilangkan bau pada peralatan dapur yang terbuat dari kayu adalah baking soda, mengalahkan penggunaan cuka, pemutih ataupun campuran lemon dengan garam. Baking soda merupakan cairan yang mudah larut dan menyerap sehingga dapat menetralkan zat asam yang terdapat pada alat dapur.       

Beberapa hal yang harus dihindari agar alat dapur berbahan kayu Anda awet dan tahan lama adalah:

  • Jangan biarkan alat dapur berbahan kayu terendam air terlalu lama.

  • Jangan masukan alat dapur berbahan kayu ke dalam mesin cuci piring otomatis.

Kapan saat tepat Anda harus mengganti peralatan dapur kayu Anda? Ketika alat dapur Anda retak ataupun gempil maka Anda harus menggantinya. Celah yang terdapat pada alat dapur yang rusak dapat membuat sisa makananan masuk dan menumbuhkan bakteri sehingga menimbulkan bau tidak sedap.

2. Membersihkan Peralatan Dapur Berbahan Stainless Steel

Alat dapur berbahan stainless steel dapat memberi kesan modern di dapur. Warna silver pada stainless steel juga bisa memberikan kesan mewah dan elegan pada dapur minimalis. Kendati demikian, peralatan dapur berbahan stainless steel rentan terhadap bekas bercak air ataupun sidik jari. Contohnya, warna kusam pada gagang pintu lemari pendingin atau tempat pencuci piring yang sering digunakan. Supaya alat dapur berbahan stainless steel Anda kembali terlihat baru dan mengkilap, Anda dapat menggunakan bahan-bahan yang mudah didapat. Bahan tersebut seperti cuka dan minyak. Berikut beberapa langkah mudah yang dapat Anda lakukan:

  • Siapkan cuka (lebih baik menggunakan cuka semprot), minyak (zaitun), dan kain lap berserat halus.

  • Cermati pola serat yang terdapat pada alat dapur berbahan stainless steel. Pola serat sangat erat hubungannya dengan bahan kayu. Namun jika Anda perhatikan dengan cermat, bahan stainless steel juga memiliki pola serat yang mirip. Serat tersebut berpola antara vertikal atau horizontal. Sebaiknya Anda menyeka sesuai dengan arah pola serat tersebut.

  • Semprot alat dapur stainless steel Anda menggunakan cuka secukupnya.

  • Dengan menggunakan kain lap, seka cuka searah dengan pola serat. Pada tahap ini, noda kusam pada alat dapur stainless steel Anda mulai menghilang.

  • Tuangkan sedikit minyak zaitun pada kain.

  • Gunakan kain yang telah diberi minyak tersebut untuk memoles alat dapur stainless steel Anda.  

  • Setelah melakukan langkah-langkah di atas, Anda dapat memiliki alat dapur stainless steel yang kembali mengkilap.

Selain menggunakan cuka dan minyak, bahan sederhana lain yang dapat digunakan adalah sabun cuci piring dan minyak bayi. Sabun cuci piring juga dapat membuat alat dapur stainless steel Anda kembali mengkilap. Rekomendasi produk sabun cuci yang baik digunakan adalah Sunlight Higienis Plus. Langkah-langkah yang dapat Anda terapkan adalah sebagai berikut:

  • Bersihkan alat dapur Anda menggunakan Sunlight Higienis Plus.

  • Tuangkan sedikit minyak bayi pada kain berserat halus.

  • Gosok menggunakan kain sesuai dengan pola serat stainless steel Anda hingga mengkilap.

Sedangkan, beberapa hal yang sebaiknya dihindari dalam membersihkan peralatan dapur berbahan stainless steel adalah:

  • Hindari menggunakan kain atau spons dengan serat kasar.

  • Sebaiknya tidak menggunakan pembersih berbahan dasar klorin.

  • Tidak menggunakan pembersih oven.