Skip to content
Mencuci

Cara menghilangkan bau kaos kaki basah

Malasah kaus kaki bau bisa dicegah jika kaus kaki basah segera dikeluarkan dari sepatu dan dicuci. Cari tahu tips selengkapnya di artikel ini.

Sering mengalami masalah kaos kaki bau? Tidak perlu malu, ini masalah yang biasa di tempat bersuhu panas dan lembap seperti Indonesia. Masalah kaos kaki berbau tak sedap bisa dialami siapa saja, bahkan anak-anak sekalipun. Di musim hujan ketika kelembapan tinggi dan alas kaki berisiko menjadi basah kehujanan, masalah bau kaos kaki sudah hampir pasti muncul. Mengatasi bau kaos kaki sebenarnya mudah, asal dilakukan sesegera mungkin. Jangan biarkan kaos kaki basah menumpuk dengan cucian kotor lain atau menyumpal sepatu semalaman karena itulah penyebab bakteri pemicu bau muncul di sekitar rak sepatu.

Tips menghilangkan bau kaos kaki

Anda sebaiknya mengetahui penyebab bau tak sedap pada kaos kaki, agar Anda tahu cara mengatasi bau kaos kaki secara tepat. Bau pada kaos kaki bukan disebabkan oleh kaos kaki itu sendiri, melainkan oleh bakteri. Bakteri senang berkembang biak di area kotor dan lembap seperti kondisi di dalam sepatu. Keringat kaki dan kondisi lembap merupakan tempat ideal bagi bakteri. Jika sepatu lembap atau basah dalam waktu lama akibat kehujanan, semakin banyak pula bakteri berkembang biak.

Berikut ini langkah-langkah mengatasi kaos kaki bau:

  1. Pisahkan kaos kaki dari sepatu. Jangan biarkan kaos kaki basah teronggok di dalam sepatu, apalagi setelah kehujanan, sebaiknya langsung dicuci. Jika tidak mungkin mencucinya langsung, gantung kaos kaki agar kering sambil menunggu waktu mencuci, misalnya ketika berada di kantor.
  2. Lepas sol bagian dalam sepatu jika basah atau lembap. Keringkan dengan menggantungnya atau, lebih baik lagi, cuci segera bersama kaos kaki kotor. Ikuti petunjuk cara mencuci sol dalam sepatu Anda.
  3. Pisah kedua kaos kaki dan pastikan tidak ada sudut yang tergulung. Hindari menyatukan sepasang kaos kaki dengan menggulungnya bersama saat mencuci. Jika Anda takut kehilangan salah satu kaos kaki ketika dicuci, masukkan kaos kaki ke dalam kantung cuci.
  4. Kibaskan kaos kaki untuk merontokkan kotoran yang mudah lepas, seperti pasir, lumpur, dan daun kering.
  5. Pilih siklus cuci dengan air bersuhu 30C. Mencuci dengan air bersuhu rendah merupakan cara mencuci kaos kaki yang dianjurkan agar bahan karet pada kaos kaki tidak mulur. Baca label perawatan jika kaos kaki terbuat dari bahan yang tidak bisa dicuci dengan mesin cuci. Tambahkan detergen lembut yang efektif membasmi kuman dan bakteri penyebab bau, seperti Rinso Matic Liquid.
  6. Setelah siklus cuci berakhir, keringkan kaos kaki secara alami. Hindari penggunaan mesin pengering karena akan membuat kaos kaki mengerut atau kehilangan elastisitasnya. Gantung kaos kaki di tali jemuran di bawah sinar matahari untuk menghilangkan bau tak sedap.

Untuk berjaga-jaga, sediakan beberapa pasang kaos kaki cadangan di laci meja kerja di kantor atau bawa sepasang setiap hari di tas Anda. Jika Anda kehujanan dalam perjalanan menuju kantor, segera lepas kaos kaki basah, keringkan kaki Anda, dan kenakan kaos kaki baru. Ini bukan hanya untuk mencegah bau muncul dari kaos kaki basah, melainkan juga untuk menjaga kesehatan kaki Anda.

Rekomendasi kami


Segera cuci kaos kaki yang basah kehujanan karena bau kaos kaki bisa muncul akibat air hujan bercampur kotoran di dalam sepatu dan keringat di kaki. Pilih detergen yang efektif mengangkat noda sekaligus menghilangkan bau, seperti Rinso Matic Liquid.

Poin-poin kunci:

  • Jangan tinggalkan kaos kaki basah di dalam sepatu
  • Segera cuci kaos kaki basah
  • Pisah kedua kaos kaki ketika akan dicuci
  • Pastikan tidak ada sudut kaos kaki yang tergulung ketika akan dicuci