Mencuci

Cara menghilangkan jamur pada jas hujan

Jamur merupakan masalah yang umum pada jas hujan dan sangat merugikan karena merusak kekedapan airnya. Simak cara menghilangkan jamur jas hujan di sini.

Jas hujan merupakan salah satu perlengkapan yang wajib dimiliki saat musim hujan tiba. Sayangnya, jika jas hujan disimpan sebelum benar-benar kering, jamur bisa muncul. Selain tidak sedap dipandang, jamur juga bisa menyebabkan iritasi kulit, gejala gangguan pernapasan, dan merusak struktur serat-serat jas hujan. Oleh karenanya, Anda perlu bertindak cepat dalam menangani jamur di jas hujan. Baca langkah-langkah cara menghilangkan jamur pada mantel hujan berikut ini. Agar jamur tidak kembali, terapkan pula cara merawat jas hujan secara baik dan benar.

Menghilangkan jamur pada jas hujan

Ada beberapa bahan yang bisa Anda coba untuk menyingkirkan jamur pada jas hujan, dan kemungkinan besar semuanya sudah ada di dapur Anda.

  • Cuka putih. Basahi sepotong kain bersih, kemudian tuangi dengan sedikit cuka putih. Usap-usapkan di atas bintik-bintik jamur, kemudian diamkan sekitar 30 menit hingga sejam. Bilas dengan air dingin hingga bersih.
  • Jeruk nipis. Teteskan air perasan jeruk nipis segar langsung di atas noda jamur. Diamkan beberapa menit, kemudian gosok perlahan dengan sikat gigi bekas yang masih bersih. Bilas dengan air dingin.
  • Garam kasar. Bahan ini bisa digunakan sendiri atau dicampur dengan air perasan jeruk nipis. Oleskan di atas noda, kemudian gosok-gosok dengan sepotong kain, dan diamkan 30 menit. Bilas dengan air dingin.

Jika pemakaian detergen diperbolehkan, gunakan detergen cair, seperti Rinso Anti Noda, hanya pada bagian yang ditumbuhi jamur. Segera bilas dengan air bersih.

Cara mencuci jas hujan

Agar jas hujan bersih dari kotoran dan noda-noda lain, Anda bisa melanjutkan langkah-langkah di atas dengan mencuci jas hujan. Anda bisa pula mengikuti langkah-langkah pencucian di bawah ini untuk menjaga kebersihan jas hujan Anda secara rutin.

Baca label perawatan jas hujan secara cermat agar Anda tidak salah mencuci. Mencuci jas hujan secara tidak benar bisa merusak bahannya yang tahan air. Jika tertulis ‘machine washable’, jas hujan Anda bisa dicuci dengan mesin cuci. Jika tidak, atau tertulis ‘hand wash only‘, cucilah dengan tangan.

Mencuci dengan tangan

Rendam di dalam ember berisi larutan detergen (jika diizinkan) dan air. Detergen cair biasa atau detergen khusus jas hujan sebaiknya menjadi pilihan utama Anda. Angkat jas hujan dari rendaman kemudian letakkan di tempat datar. Gosok-gosok seluruh permukaannya dengan spons bersih dan air rendaman, kemudian bilas dengan air dingin. Jemur di tempat teduh dengan cara menggantungnya di hanger.

Mencuci dengan mesin cuci

Jika Anda yakin jas hujan Anda bisa dicuci dengan mesin cuci, silakan ikuti langkah-langkah berikut:

  • Kosongkan semua kantung, kemudian pasang semua kancing dan ritsletingnya.
  • Masukkan ke dalam mesin cuci, kemudian pilih siklus dengan kecepatan rendah, misalnya siklus ‘low speed‘ atau ‘delicate‘. Siklus ini cocok untuk menjaga keawetan jas hujan.
  • Tambahkan detergen sesuai ketentuan.
  • Untuk memastikan busa detergen tidak menempel di jas hujan, Anda perlu membilasnya beberapa kali. Setelah siklus putaran selesai, gunakan fungsi ‘rinse‘ di mesin cuci. Hal ini akan membilas jas hujan tanpa mencucinya kembali. Ulangi dua hingga tiga kali sampai semua busa detergen hilang.
  • Jemur menggantung di tempat teduh.

Tips merawat jas hujan agar bebas jamur

Ketika tiba kembali di rumah pada hari hujan, terapkan kebiasaan-kebiasaan berikut ini agar jas hujan Anda lebih tahan lama.

  • Setelah digunakan, gantung jas hujan dengan hanger dan diamkan hingga benar-benar kering sebelum melipat/menyimpannya.
  • Jika terkena noda, misalnya cipratan lumpur, bersihkan dan keringkan jas hujan Cara membersihkan jas hujan dari noda semacam itu cukup sederhana, yaitu dengan bantuan air!
  • Jangan pernah menyetrika jas hujan karena panas bisa merusak bahannya. Demikian pula dengan panas matahari. Jemur di tempat teduh di luar rumah atau di ruangan berventilasi baik.

Jika di label perawatan tertera ‘dry clean only‘ atau jika terdapat banyak instruksi yang membuat Anda bingung, bawa jas hujan ke penatu. Namun, jika jas hujan terbuat dari bahan poliuretan, cuci di rumah dengan cara yang paling aman, yaitu dengan tangan.

Rekomendasi kami


Hindari melipat dan menyimpan jas hujan yang masih lembap, apalagi basah, karena inilah pemicu bintik-bintik jamur atau bahkan lumut. Periksa label perawatannya untuk mengetahui jenis pembersih yang diperkenankan.

Poin-poin kunci:

  • Tangani noda jamur sesegera mungkin agar tidak menimbulkan gangguan kesehatan dan merusak kekedapan air jas hujan
  • Beberapa bahan dapur bisa dimanfaatkan untuk mengusir jamur pada jas hujan
  • Hindari penggunaan pelembut pakaian untuk mencuci jas hujan