Larangan dan anjuran dalam cara menghilangkan bau ketiak di baju

Sebagian orang masih melakukan cara-cara lama yang tidak tepat untuk menghilangkan bau ketiak di baju. Simak hal-hal yang dilarang dan dianjurkan di sini.

7 Desember 2018

Mencuci

Dalam keadaan darurat ketika menemukan bau ketiak di bawah lengan baju, sebagian orang menjadi panik dan melakukan hal-hal yang sebenarnya justru berpotensi menyebabkan masalah lain pada baju tersebut. Bau ketiak di bagian bawah lengan baju pada dasarnya merupakan hasil reaksi antara keringat dan bakteri. Bau ini terkadang tetap menempel di baju walaupun baju sudah dicuci dan dikeringkan. Terdapat cara menghilangkan bau keringat di baju secara bijak tanpa menimbulkan efek samping.

Untuk mencegah masalah lebih parah pada pakaian yang berbau keringat, berikut ini adalah hal-hal yang dianjurkan dan hal-hal yang sebaiknya tidak Anda lakukan ketika berusaha mengatasi bau keringat di baju.

Hindari menyemprotkan deodoran, parfum, atau kolonye langsung pada baju untuk menghilangkan bau keringat. Mencuci baju berbau keringat menggunakan detergen berkualitas, seperti Rinso, adalah lebih baik.

Kesalahan yang sering dilakukan untuk menghilangkan bau keringat di baju

Langkah yang sering dilakukan sebagian orang untuk mengatasi bau ketiak di baju adalah menyemprotkan deodoran, parfum, atau kolonye langsung ke bagian bawah lengan baju. Beberapa orang bahkan suka menyemprotkannya ke bagian-bagian lain pada baju, dari depan sampai belakang. Produk-produk pewangi tubuh ini sangat berpotensi menimbulkan noda pada kain jika disemprotkan langsung pada baju. Cara ini memang terkadang berhasil menyamarkan bau keringat pada baju, namun hanya bersifat sementara dan tidak sebanding dengan cara menghilangkan noda di baju yang perlu Anda lakukan selanjutnya.

Pemakaian kapur barus yang berlebihan di lemari pakaian merupakan kesalahan terbesar kedua. Jika di lemari pakaian Anda terdapat kapur barus di bawah, di belakang, dan di antara tumpukan pakaian plus kapur barus gantung, maka ini amat sangat berlebihan. Kapur barus memang wangi dan berbau lebih sedap daripada bau ketiak, namun kapur barus tetap bukanlah pengharum pakaian apalagi penghilang bau keringat di baju. Kapur barus ditujukan semata-mata untuk menyerap kelembapan di dalam lemari dan mengusir ngengat pakaian (Tineola bisselliella), jadi baunya bukanlah sesuatu yang semestinya dipamerkan.

Pakaian yang selesai dikenakan menempel langsung pada kulit, terutama pada hari panas, seharusnya tidak digantung untuk dikenakan lagi pada hari lain. Kombinasi antara bau keringat pada baju yang digantung, semprotan deodoran, dan kapur barus bisa menghasilkan bau yang jauh lebih buruk.

Anjuran ketika menghilangkan bau ketiak pada baju

Jika Anda menemukan pakaian di dalam lemari pakaian berbau ketiak atau keringat, lakukan cara menghilangkan bau keringat pada pakaian secara bijak. Segera pisahkan pakaian tersebut dan periksa pakaian-pakaian lain yang bersentuhan langsung dengan pakaian yang berbau tersebut di dalam lemari. Cuci baju yang berbau keringat atau rendam terlebih dulu di dalam larutan detergen berkualitas jika perlu. Ikuti petunjuk perawatan pada label baju sebelum mencucinya dan ikuti aturan pakai detergen untuk merendam.

Anda akan lebih mudah menghilangkan bau ketiak pada baju yang baru selesai dikenakan daripada pada baju yang telah lama dibiarkan tidak dicuci. Masukkan pakaian berbau keringat yang selesai dikenakan ke dalam keranjang cuci atau langsung ke dalam mesin cuci. Jika digantung kembali, terdapat kemungkinan baju tersebut bercampur dengan pakaian bersih.

  • Semprotan pewangi tubuh pada baju bisa menimbulkan noda dan hanya sementara menyamarkan bau keringat pada baju
  • Kapur barus tidak ditujukan untuk mengharumkan baju
  • Segera cuci pakaian berbau keringat yang selesai dikenakan