Merawat kain tradisional: cara mencuci batik agar tidak luntur

Kain tradisional perlu perawatan khusus. Simak cara mencuci batik tulis dan cara merawat kain tenun.

Diperbarui

Mesin cuci dan daun hijau

Langkah-langkah penting

  • Jangan mengucek atau memelintir kain batik.
  • Jangan mencuci kain tenun dengan air panas.
  • Gantung kain batik, songket dan tenun di dalam lemari dan sebaiknya jangan dilipat.

Kain batik dan songket merupakan warisan nenek moyang yang hampir dimiliki oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Untuk menjaga agar batik dan songket tetap terlihat indah, Anda perlu mencuci dan merawatnya dengan baik. Kain batik atau songket membutuhkan cara perawatan khusus agar tetap elok. Ketahui cara mencuci batik tulis dan cara mencuci kain songket di artikel ini.

Simpan kain tradisional di tempat yang tidak lembap, lindungi dengan plastik atau kertas bebas asam.

Cara mencuci baju batik

Kain batik memiliki corak dan motif yang khas dan bervariasi. Harga kain batik pun beragam, dari ratusan ribu hingga puluhan juta. Oleh sebab itu, sangat disayangkan jika batik tidak dirawat dengan metode khusus seperti cara mencuci batik agar tidak luntur. Begini cara mencuci baju batik menggunakan mesin atau manual:

Mencuci batik secara manual

  1. Siapkan ember berisi air dingin dan masukkan detergen seperti Rinso ke dalam ember.
  2. Masukkan batik dan rendam selama 15 menit.
  3. Setelah itu remas-remas batik untuk menghilangkan debu.
  4. Jangan mengucek atau melintir baju batik.
  5. Bilas dengan air bersih.
  6. Jemur di tempat yang teduh atau di dalam ruangan yang berventilasi baik dan tidak berkontak langsung dengan matahari.

Mencuci batik dengan mesin cuci

  1. Sebelum dimasukkan ke dalam mesin cuci, rendam batik dengan air dingin terlebih dahulu.
  2. Bersihkan noda yang menempel di batik dengan kain halus.
  3. Atur mesin cuci dengan pilihan handwash atau soft dan pilihan pencucian yang paling singkat serta gunakan air dingin dan detergen Rinso.
  4. Setelah selesai dicuci, cepat keluarkan dari tabung dan jemur di dalam ruangan berventilasi baik atau di tempat yang jauh dari sinar matahari.

Perlu diingat, jangan mencuci jenis kain batik tulis dengan mesin. Teknik cara mencuci batik tulis hanya dilakukan secara manual. Jangan menyetrika batik secara langsung. Gunakan lapisan di atasnya agar besi setrika tidak menyentuh kain batik. Simpan batik di dalam lemari dengan cara menggantungnya dan kalau bisa gunakan plastik pelindung.

Cara mencuci songket

Sama berharganya seperti batik, songket juga memerlukan teknik khusus cara mencuci kain songket. Pada dasarnya, kain songket tidak perlu sering dicuci dan jika memang harus dicuci, cukup bawa ke jasa binatu agar tidak merusak benang atau tekstur kain. Sebaiknya songket dicuci dengan metode dry cleaning atau secara manual. Berikut adalah cara mencuci songket dengan tangan:

  1. Gunakan ember berisi air dingin yang sudah dicampur dengan detergen khusus seperti Rinso.
  2. Celup-celup kain songket ke dalam air.
  3. Jangan direndam, dikucek, atau dipelintir. Jika memang ada noda pada kain, bersihkan terlebih dahulu menggunakan kain halus.
  4. Untuk mengeluarkan resapan air, cukup dengan memijatnya dari atas ke bawah dan dikibaskan.
  5. Keringkan di dalam ruangan yang memiliki sirkulasi udara yang baik atau jauh dari sinar matahari.

Cara mencuci kain tenun

Banyak dari Anda yang enggan untuk mencuci kain tenun karena takut warna dan teksturnya berubah atau rusak. Tapi sebenarnya kain tenun perlu dicuci untuk menghilangkan debu yang menempel. Teknik cara mencuci kain tenun berbeda tipis dengan mencuci songket. Ikuti caranya di bawah ini:

  1. Tidak perlu direndam, cukup dengan mencelup-celupkan ke dalam air bersuhu normal. Jangan menggunakan air hangat atau panas untuk mencuci kain tenun.
  2. Gunakan detergen khusus untuk batik, sabun silky, sampo bayi, atau Rinso.
  3. Bilas dengan air cukup sekali saja.
  4. Jangan memeras kain tenun untuk mengeluarkan resapan air. Cukup dengan mengurutnya dari atas ke bawah dan dikibaskan.
  5. Jemur di dalam ruangan dan jangan di bawah sinar matahari.

Cara merawat kain tenun

Pada umumnya, teknik cara merawat kain tenun dapat diterapkan pada kain batik dan songket. Walaupun sepertinya ketiga kain ini terbuat dari kain yang berbeda, namun inti dari perawatannya dapat disamakan. Begini cara merawat kain tenun:

  1. Jika perlu disetrika, jangan biarkan besi setrika menyentuh kain. Gunakan lapisan di atas kain.
  2. Sebaiknya kain dicuci menggunakan teknik dry cleaning untuk melindungi benang-benang agar tidak terputus.
  3. Sangat direkomendasikan untuk menggantung kain ketimbang dilipat.
  4. Gunakan plastik atau kertas bebas asam untuk melindungi kain ketika disimpan.

Penting bagi Anda untuk membersihkan dan merawat kain, seperti batik, songket atau tenun. Jika Anda ragu untuk mencuci kain tersebut, lebih baik menggunakan jasa binatu, khususnya dry cleaning, agar tidak merusak kualitas kain. Untuk mengetahui teknik lain dalam cara mencuci batik agar tidak luntur, baca artikel tips merawat batik.    

Awalnya diterbitkan