Tips Memadukan Warna Pakaian dan Hijab agar Tampak Serasi

Belum bisa memadukan dua warna pakaian yang berbeda? Yuk, simak panduan berikut ini agar Anda bisa melakukan perpaduan warna baju dan jilbab yang serasi!

Diperbarui

****Please change alt text

Perpaduan warna baju dan jilbab harus dilakukan secara tepat. Pasalnya, jika kita salah memadukan warna baju dan hijab, maka penampilan jadi terlihat tidak matching. Sayangnya, masih banyak wanita yang belum memahami cara untuk mengombinasikan warna jilbab dengan baju yang dikenakannya.

Memadukan warna baju dan hijab agar tampak serasi ternyata tidak sesulit yang Anda bayangkan. Cobalah melakukan sejumlah tips berikut ini untuk membuat kombinasi warna baju dan kerudung jadi terlihat serasi dan sedap dipandang.

Ketahui dan Pelajari Lingkaran Warna

NA

Banyak yang tidak mengetahui bahwa terdapat rumus sederhana untuk memadukan warna pakaian. Rumus tersebut adalah dengan mempelajari lingkaran warna. Bagi yang belum tahu mengenai lingkaran warna, lingkaran ini berisi susunan warna yang bisa menjadi pedoman seseorang dalam menentukan warna yang serasi. Tak hanya untuk memadukan pakaian saja, lingkaran warna juga sangat membantu aktivitas lain dalam memilih dua atau lebih warna yang berbeda.

Untuk membuat perpaduan warna baju dan jilbab terlihat serasi, ikuti beberapa tips memilih warna dari rumus lingkaran warna berikut ini:

● Pilih Warna yang Bersebelahan

Penyusunan lingkaran warna ini tidak sembarangan, lho. Jadi, jika ingin memilih warna yang serasi, cobalah memilih warna yang bersebelahan. Sebagai contoh, apabila Anda hendak mengenakan pakaian berwarna merah (red), padukan dengan jilbab yang berwarna ungu kemerahan (red violet) atau red orange.

Memadukan warna pakaian dan hijab dengan rumus ini akan membuat keduanya terlihat serasi. Meskipun sebelumnya Anda belum pernah memakai baju dan hijab dengan warna-warna terang, tapi Anda tak perlu ragu lagi jika pemilihan baju atau jilbab berwarna terang ini sudah dilakukan sesuai rumus lingkaran warna.

● Pilih Dua Warna yang Membentuk Sudut 90 Derajat

Kalau tidak ingin memilih warna yang bersebelahan untuk perpaduan baju dan jilbab, Anda pun bisa memilih warna dari lingkaran warna yang membentuk sudut 90 derajat. Agar Anda tidak bingung, coba lihat gambar lingkaran warna yang terdapat di atas. Di dalam lingkaran terdapat garis yang membentuk pentagram. Garis tersebut akan membantu Anda menentukan sudut 90 derajat.

Sebagai contoh, garis yang berasal dari warna kuning akan membentuk sudut 90 derajat jika ditarik ke warna biru dan merah. Artinya, pakaian warna kuning akan terlihat serasi jika dipadukan dengan jilbab warna biru atau merah.

● Pilih Warna Berseberangan

Masih dengan mengandalkan lingkaran warna, kali ini perpaduan warna dilakukan dengan mengambil dua pilihan warna yang berseberangan. Meskipun kedua warna ini bakal terlihat kontras satu sama lain, tapi ketika dipadukan dalam bentuk baju dan jilbab keduanya akan terlihat matching.

Misalnya, ketika Anda memilih warna hijau, warna yang berseberangan dengan hijau adalah merah. Nah, kombinasi antara warna hijau dan merah ini bakal menghasilkan outlook yang serasi meskipun keduanya adalah warna yang kontras.

Memilih warna baju dan jilbab dengan menggunakan lingkaran warna akan menghasilkan tampilan yang serasi. Cara ini tentu saja akan sangat membantu Anda yang merasa kurang bisa memadukan warna-warna pakaian atau ingin bermain aman dalam mengombinasikan dua warna berbeda.

Pilih Warna Netral Agar Bisa Dipadukan dengan Berbagai Warna

NA

Dalam lingkaran warna, tidak terdapat warna hitam, putih, abu-abu atau cokelat. Hal ini disebabkan karena warna-warna tersebut adalah warna netral. Jadi, Anda bebas memadukan warna netral dengan sejumlah warna-warna lain yang ada di dalam lingkaran warna.

Ketika Anda memiliki baju atau hijab dengan warna netral, maka baju tersebut bakal tetap terlihat serasi jika dipadukan dengan hijab warna apapun. Trik ini terbukti ampuh untuk menghasilkan tampilan yang serasi dari warna hijab dan pakaian yang berbeda.

Bagi Anda yang kurang percaya diri mengenakan warna-warna terang atau tidak ingin ambil pusing dengan rumus lingkaran warna, gunakan hijab dan pakaian yang sama-sama dari warna netral. Misalnya, hijab berwarna hitam sangat serasi jika dipadukan dengan pakaian warna putih atau abu-abu.

Tidak Harus dari Warna yang Sama

NA

Sebagian orang mungkin masih belum memahami cara memadukan warna berdasarkan lingkaran warna. Alhasil, mereka cenderung bermain aman dengan menggunakan jilbab dan baju dengan warna yang sama. Memadukan jilbab dan pakaian dengan warna yang sama akan membuat penampilan terlihat monoton dan membosankan, lho.

Untuk menghasilkan tampilan yang matching, Anda tak harus memakai jilbab dan baju dengan warna yang sama. Cobalah untuk bermain aman dengan warna-warna yang aman dan tidak terlalu terang. Sebagai contoh, padukan jilbab dari warna earth tones, seperti hijau dan cokelat.

Kombinasi warna baju dan kerudung dengan mengandalkan pilihan warna aqua nuance, seperti biru langit, abu-abu, dan tosca juga terlihat keren. Bila Anda berani mencoba warna-warna yang lebih terang, ada juga jajaran warna spicy – tembaga, merah, orange, dan emas – yang siap membuat penampilan Anda jadi lebih ceria dan cerah.

Pilih Warna Hijab dan Pakaian yang Sesuai Jenis Kulit

NA

Alternatif lain untuk menghasilkan perpaduan warna yang serasi dalam memilih baju dan jilbab adalah sesuaikan dengan warna kulit. Pasalnya, beda warna kulit beda pula pilihan warna baju yang cocok untukmu. Agar tidak salah menyesuaikan warna pakaian dan jilbab dengan warna kulit, simak petunjuknya berikut ini:

● Kulit Putih

Pemilik kulit putih paling mudah memilih warna baju yang serasi di warna kulitnya. Akan tetapi, ada beberapa warna yang harus dihindari oleh pemilik kulit putih, seperti ungu, merah, orange, kuning, dan warna-warna yang terkesan pudar. Warna-warna tersebut bisa menampilkan kesan kusut atau membuat kulit terlihat pucat.

Pilihan warna baju dan hijab yang cocok untuk pemilik kulit putih adalah hitam, biru, pink, coklat, atau warna-warna pastel. Namun, perlu Anda ingat bahwa pemilihan warna pastelnya juga sebaiknya bukan warna yang terlalu pucat.

● Kulit Sawo Matang

Sebagian orang berpendapat bahwa kulit sawo matang tidak cocok jika berpakaian dengan warna-warna terang. Justru kulit sawo matang sangat dianjurkan untuk memakai pakaian dan hijab dengan warna terang, seperti burgundy, silver, jingga, kuning, pink, emas, atau navy.

Usahakan untuk membuat perpaduan warna berbeda dalam berhijab dan berpakaian. Warna-warna yang sudah disebutkan sebelumnya bisa dikombinasikan dengan warna krem atau cokelat muda. Sementara itu, pemilik kulit sawo matang harus menghindari warna merah, hijau lumut, cokelat gelap, dan olive.

● Kulit Kuning Langsat

Warna baju dan hijab yang serasi untuk kulit kuning langsat adalah warna hijau, merah, dan biru. Warna-warna tersebut sangat matching bila dikombinasikan dengan warna-warna terang, seperti kuning dan jingga.

Ada beberapa warna baju dan jilbab yang sebaiknya dihindari oleh pemilik kulit kuning langsat karena bisa memberikan tampilan yang terlihat kusam, yakni gold, karamel, cokelat, dan orange.

● Kulit Cokelat (Gelap)

Tak perlu minder jika Anda mempunyai kulit cokelat atau gelap. Anda tetap bisa memiliki penampilan yang menarik dengan memadukan warna-warna primer – seperti biru lembut, hitam, putih, pink tua, merah, dan kuning – saat memakai pakaian dan hijab.

Pilihan warna sejenis krem atau cokelat muda juga bisa memberikan efek cerah pada kulit Anda. Sementara itu, warna-warna pastel sangat tidak dianjurkan untuk dipakai oleh pemilik kulit gelap.

Dengan mengenakan hijab dan pakaian sesuai warna kulit, penampilan Anda akan terlihat lebih serasi dan bagus. Bahkan, Anda bisa mengombinasikan dua warna atau lebih asalkan warna yang dipakai memang sesuai dengan yang dianjurkan untuk warna kulit Anda.

Beri Aksesoris Tambahan

NA

Wanita berjilbab tetap bisa tampil modis dengan tambahan aksesoris, lho. Aksesori yang dimaksud bisa berupa kalung, gelang, cincin, bahkan bros. Namun, agar aksesoris yang dipakai sesuai dengan warna baju, cobalah ikuti beberapa tips ini:

● Pakai Kalung Panjang

Mengingat bagian leher pasti tertutup oleh jilbab, sebaiknya gunakan kalung dengan rantai yang panjang. Akan tetapi, panjang kalung sebaiknya tidak terlalu panjang, cukup gunakan kalung yang panjangnya sebatas payudara saja.

● Gunakan Cincin dengan Ukuran Agak Besar

Cincin adalah aksesoris terbaik untuk wanita berjilbab. Agar cincinnya terlihat sebaiknya pilih cincin dengan ukuran yang agak besar. Apabila Anda kurang percaya diri memakai cincin berukuran besar, pilih mata cincin dengan ukuran sedang saja.

● Aksesoris yang Kontras dengan Motif Pakaian

Dalam memilih aksesoris, Anda perlu memperhatikan motif pakaian atau jilbab yang dikenakan. Ketika Anda memakai pakaian bermotif bunga, hindari memilih kalung dengan liontin atau manik-manik bunga. Sebaiknya ganti dengan kalung geometris saja agar aksesoris yang dipakai tetap terlihat menonjol.

● Sesuaikan Warna Aksesoris dengan Warna Pakaian dan Jilbab

Saat memilih aksesoris yang hendak dipakai, Anda perlu mengecek rumus lingkaran warna atau panduan memilih warna baju sesuai kulit. Warna aksesoris yang dipakai harus serasi dengan warna baju dan jilbab agar lebih sedap dipandang.

Penambahan aksesoris bisa membuat tampilan jadi lebih modis. Namun, hati-hati dalam memilih aksesoris karena salah memilih bisa membuat dandanan terlihat lebih menor atau terlalu semarak.

Rekomendasi Kombinasi Warna Baju dan Kerudung

NA

Masih bingung dalam membuat perpaduan warna baju dan jilbab? Tenang, ada beberapa rekomendasi mix and match warna baju dan jilbab yang bisa langsung Anda adaptasi. Kombinasi warna baju dan kerudung ini dijamin bakal membuat tampilan yang serasi.

● Cokelat dan Biru

Pilih jilbab berwarna cokelat dan padukan dengan pakaian berwarna biru. Biru memang termasuk dalam jenis warna primer, tetapi cokelat adalah warna netral. Jadi, kombinasi antara keduanya tetap terlihat enak dilihat.

● Cokelat dan Abu-abu Pattern

Buat Anda yang kurang berani memakai jilbab dan pakaian dengan warna-warna terang, perpaduan antara warna cokelat dan abu-abu pattern bisa menjadi alternatif pilihan yang tepat. Pattern pada pakaian atau jilbab abu-abu yang Anda pakai akan membuat tampilan jadi tidak terlalu monoton.

● Merah dan Putih

Warna merah yang melambangkan keberanian memang akan terlihat kontras dengan warna putih yang bersih. Namun, percayalah bahwa kombinasi jilbab dan pakaian warna merah-putih ini bakal membuat tampilanmu jadi lebih segar dan trendi.

● Kuning dan Hijau

Kedua warna tropis ini – kuning dan hijau – bakal membuat tampilan terlihat lebih segar. Sebaiknya, pilih warna hijau yang tidak terlalu terang dan tidak terlalu gelap agar tampilan jadi lebih matching dan tidak terlalu kontras.

● Pink dan Putih

Tak banyak wanita yang berani memakai baju berwarna pink karena dianggap

terlalu mencolok. Akan tetapi, Anda bisa memakai jilbab berwarna pink dan

mengombinasikannya dengan baju berwarna putih. Perpaduan warna pink dan

putih bakal menonjolkan sisi feminin Anda.

Panduan ini akan membantu Anda menghasilkan perpaduan warna yang serasi antara

jilbab dan pakaian. Bahkan, sekalipun Anda tidak berbakat dalam mix and match warna

hijab dan pakaian, tips-tips ini akan membuat Anda mampu memadukan warna berbeda

layaknya stylist profesional.

Awalnya diterbitkan