Cara mendaur ulang kertas bekas di rumah

Bagaimana cara mendaur ulang kertas? Simak segala tentang cara daur ulang kertas berikut!

Diperbarui

Kertas bergambar di atas lantai kayu

Langkah-langkah penting

  • Sebelum mendaur ulang apapun, cari cara lain agar kertas dapat dipakai lagi untuk hal lain.
  • Gunakan kembali sisi kertas yang kosong untuk mengeprint sesuatu yang tak terlalu penting. Anda juga bisa menjepit kumpulan kertas untuk dijadikan buku catatan.
  • Pastikan kertas yang akan didaur-ulang tidak tercemar dengan makanan dan sebagainya.

Sejatinya cara mendaur ulang kertas cukup sederhana. Di negera-negara maju, sampah kertas sudah dipisahkan sejak dari tempat sampah keluarga. Pengumpul sampah kolektif dari seluruh negeri akan mengirim sampah kertas ke sebuah fasilitas yang kemudian akan mengolahnya. Cara daur ulang sampah kertas dalam hal ini adalah dengan mencampurnya dengan air untuk menghancurkannya dan kemudian mengubahnya menjadi kertas dalam bentuk yang baru. Semua jenis kertas dapat diolah dengan proses ini, kecuali:

  • Tisu toilet bekas
  • Kertas yang ternoda oleh makanan, kotoran, atau cat
  • Kertas roti atau kertas minyak
  • Kertas pelapis dinding
  • Kertas dengan lem seperti label stiker
  • Sayangnya, di Indonesia kebiasaan untuk memilah sampah masih sangat rendah. Apalagi inisiatif untuk mengetahui cara mendaur ulang kertas bekas. Namun dengan maraknya kampanye zero waste beberapa tahun belakangan, mari mengetahui lebih lanjut tentang cara-cara daur ulang sampah kertas.
Membiasakan memilah sampah akan mempermudah pemulung untuk menyeleksi barang-barang yang bisa didaur-ulang.

Cara mendaur ulang kertas bekas di rumah

Jika kita tidak bisa terlalu bergantung pada pengumpulan sampah kolektif, bagaimana cara mendaur ulang kertas sendiri? Ikuti cara-caranya di bawah ini.

  • Gunakan sebagai kompos. Kertas bekas berperan penting dalam proses pembuatan kompos. Jika Anda tidak memiliki tempat pengomposan sendiri, cukup sobek-sobek kertas bekas menjadi potongan-potongan kecil dan sebarkan di sekeliling tanaman Anda. Cara ini membantu menjaga kelembapan tanah Anda dan menambah nutrisi ke dalam tanah.
  • Gunakan sebagai bahan pembungkus. Cara yang ini sudah umum digunakan sebagai cara mendaur ulang koran. Kertas bekas dan koran bisa digunakan untuk menyumpal kardus atau barang pecah belah ketika Anda pindahan, membungkus barang yang disimpan di gudang, atau membungkus kiriman paket.
  • Ubah menjadi kertas baru. Cara yang ini sudah dikenal jauh lebih lama di Indonesia sebagai cara membuat kertas daur ulang. Cara ini adalah salah satu kegiatan prakarya populer bagi anak-anak. Kegiatan ini juga mendidik karena meniru proses daur ulang kertas di pabrik daur ulang.

Untuk cara membuat kertas daur ulang ini Anda membutuhkan:

  • Bingkai pigura lama (singkirkan kacanya)
  • Kawat kasa dengan ukuran lubang yang kecil (cukup besar untuk melapisi bingkai pigura)
  • Baskom plastik yang cukup besar untuk memuat pigura Anda
  • Spons
  • Handuk bekas

Ikuti cara berikut ini:

  • Lekatkan kawat kasa pada bingkai pigura Anda untuk membuat semacam tabir.
  • Hancurkan kertas bekas yang akan didaur ulang dan campur dengan air hangat di dalam baskom.
  • Setelah bubur kertas Anda cukup halus, masukkan dan rendam bingkai kasa kawat Anda ke dalam campuran di baskom.
  • Angkat bingkai dan letakkan pada sehelai handuk. Kasa akan penuh dengan bubur kertas dari campuran di baskom.
  • Tambahkan dekorasi atau hiasan yang Anda inginkan seperti bunga kering, atau serpihan kecil kertas berwarna dan tutupi lagi dengan sedikit bubur kertas dari baskom.
  • Biarkan bingkai untuk mengering selama setidaknya satu hari, lalu kelupas kertas daur ulang baru Anda dari bingkai kasa.

Tentu saja cara di atas juga dapat digunakan sebagai cara daur ulang koran dengan cara membuat bubur kertas dari koran. Baik dengan menggunakannya sebagai kompos atau mengolahnya kembali, ada banyak cara mendaur ulang koran ataupun kertas bekas.Jika Anda mencari cara lain yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kelestarian bumi, cek artikel tentang penghematan energi ketika mencuci baju.

Awalnya diterbitkan