Sampah memang merupakan barang-barang tak berguna yang harus disingkirkan. Namun, bukan berarti Anda boleh membuangnya secara sembarangan. Alangkah lebih baik jika Anda menjalani kebiasaan memilah sampah secara konsisten dan membuangnya pada jenis tempat sampah yang tepat. Klasifikasi fungsi tempat sampah ditunjukkan melalui warna tempat sampah yang berbeda.
Sebelum mengenal perbedaan fungsi tempat sampah berdasarkan warnanya, sebaiknya Anda memahami manfaat memilah sampah terlebih dahulu.
Berbagai Manfaat Memilah Sampah
Kebiasaan memilah sampah dapat mendatangkan beberapa manfaat berikut ini:
- ✦
Membantu mengurangi tumpukan sampah yang biasanya rentan mengganggu kenyamanan lingkungan. Tumpukan sampah yang berlebihan kerap menutupi lajur jalan sehingga mengganggu pengguna jalan raya.
- ✦
Meminimalkan polusi udara akibat bau tak sedap sampah atau asap yang berasal dari kebiasaan membakar sampah.
- ✦
Mempermudah proses daur ulang sesuai jenis sampah. Misalnya, sampah organik (dedaunan dan sisa makanan) bisa diolah menjadi pupuk kompos atau sampah anorganik (plastik, kaleng, dan botol) dapat diolah menjadi bahan baku kemasan baru atau produk daur ulang lainnya.
- ✦
Meningkatkan nilai ekonomi sampah karena bisa menghasilkan produk daur ulang yang laku diperjualbelikan.
- ✦
Mengurangi risiko kerusakan lingkungan karena kontaminasi sampah anorganik yang sangat sulit terurai.
Perbedaan Fungsi Tempat Sampah Berdasarkan Warnanya
Setelah mengenal manfaat memilah sampah, pasti kini Anda tergugah untuk memisahkan jenis-jenis sampah dan membuangnya di tempat sampah yang tepat. Beberapa fungsi tempat sampah berdasarkan perbedaan warnanya adalah sebagai berikut:
- ✦
Hijau: jenis tempat sampah ini berfungsi menampung sampah organik yang mudah terurai, misalnya sisa-sisa makanan, bahan makanan mentah, dedaunan kering, dan kotoran hewan. Sampah organik sebaiknya diangkut dan diolah secara teratur setiap beberapa hari sekali supaya tidak menumpuk terlalu lama hingga menimbulkan bau tak sedap dan mengundang kedatangan lalat.
- ✦
Kuning: tempat sampah berwarna kuning memuat sampah anorganik berupa kaleng, plastik, dan styrofoam. Jika diolah dengan cara yang tepat, sampah anorganik bisa menjadi produk daur ulang atau bahan baku kemasan baru yang lebih ramah lingkungan.
- ✦
Biru: tempat sampah berwarna biru bermanfaat untuk menampung sampah kertas untuk mempermudah daur ulang. Biasanya kertas-kertas yang sudah dikumpulkan diolah menjadi bubur kertas lalu kembali dicetak menjadi kertas siap pakai.
- ✦
Abu-abu: jenis tempat sampah ini memang jarang dijumpai di tempat umum. Padahal, fungsi tempat sampah abu-abu sangat penting untuk menampung sampah jenis residu atau ampas, misalnya popok bayi bekas pakai, pembalut bekas, dan permen karet. Sampah residu tidak boleh dicampurkan dengan jenis sampah lain karena biasanya lebih rentan mengandung bakteri.
- ✦
Merah: tempat sampah merah digunakan untuk menempatkan sampah berupa pecahan kaca, bahan kimia, komponen elektronik, serta Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Penanganan sampah ini harus dilakukan dengan prosedur yang ketat supaya tidak menimbulkan luka, kecelakaan, atau penyebaran zat berbahaya.
Setelah mengetahui manfaat memilah sampah dan fungsi tempat sampah, Anda pasti termotivasi untuk memisahkan sampah secara cermat ketika membuangnya. Masalah sampah yang menimbulkan bau tak sedap juga tak akan mengganggu lagi bila Anda mengatasinya dengan Wipol Karbol. Produk karbol wangi yang satu ini bukan hanya ampuh membunuh kuman karena diperkaya formula Pine Action, melainkan juga ampuh menghilangkan bau dengan keharuman cemara.
Jadi, jangan tunggu sampai tumpukan sampah di rumah menimbulkan bau tak sedap. Lakukan proses pemilahan sampah dengan benar dan gunakan Wipol karbol di sekitar tempat sampah untuk menghilangkan bau tak sedap.
Cara Membuang Sampah dengan Cepat
- 1
Siapkan Wadah Terpisah: Sediakan tempat sampah terpisah untuk kategori organik, anorganik, dan daur ulang.
- 2
Gunakan Tanda Pengenal: Gunakan label atau tanda pengenal untuk memudahkan pengenalan jenis sampah.
- 3
Jelaskan pada Anggota Keluarga: Beri tahu semua anggota keluarga tentang sistem pembuangan sampah yang sudah diatur.
- 4
Rutin Melakukan Pembersihan: Lakukan pembersihan sampah secara rutin untuk mencegah tumpukan sampah.
- 5
Buang Sampah Sesuai Kategori: Pastikan membuang sampah sesuai dengan kategorinya masing-masing.
- 6
Daur Ulang: Manfaatkan barang yang masih dapat didaur ulang dengan benar.
- 7
Kompst Sampah Organik: Buat kompos dari sampah organik untuk mengurangi limbah.
- 8
Rutin Mengosongkan Tempat Sampah: Pastikan tempat sampah selalu dalam kondisi kosong dan siap digunakan.
- 9
Libatkan Anak-anak: Ajak anak-anak untuk belajar membuang sampah dengan benar.
- 10
Tetap Disiplin: Pertahankan kedisiplinan dalam membuang sampah agar lingkungan tetap bersih dan teratur.