Mengenal Kelebihan dan Kekurangan Rumah Kayu

Ingin membangun rumah kayu? Yuk, ketahui dulu kelebihan dan kekurangan rumah berbahan kayu agar Anda tidak menyesal di kemudian hari.

Diperbarui

****Please change alt text

Kehadiran rumah kayu di perkotaan memang sudah terbilang jarang. Padahal, rumah kayu mampu memberikan kesan natural dan mempunyai nilai artistik tersendiri. Jika Anda berminat membangun sebuah rumah kayu unik dan cantik, ketahui dulu sejumlah kelebihan dan kekurangan rumah kayu.

Kelebihan

Di Indonesia, rumah kayu memang sangat jarang dijumpai, kecuali di daerah pegunungan dan pedesaan. Namun, di sejumlah negara seperti Jepang misalnya, bangunan rumah kayu masih banyak digunakan oleh masyarakatnya. Nah, jika Anda juga menginginkan sebuah rumah kayu minimalis, ketahui beberapa keuntungan yang ditawarkan oleh rumah kayu berikut ini.

  • Bernilai Seni dan Artistik

Rumah kayu menawarkan keindahan tersendiri dibanding rumah biasa. Warna alami kayu mampu memberikan kesan natural dan segar pada sebuah rumah. Selain itu, nilai seni dan artistik yang ditawarkan oleh rumah kayu memang sangat menonjol dan mampu mencuri perhatian orang yang melintas di depannya.

  • Menawarkan Nuansa Alami dan Sejuk

Sudah menjadi rahasia umum jika rumah kayu sangat kental dengan nuansa alami. Bahkan, material kayu yang dipakai untuk membangun rumah mampu menjadi isolator untuk mengisolasi panas dan dingin. Tak hanya itu saja, pori-pori antar kayu membuat sirkulasi udara jadi lebih baik ketimbang rumah yang dibangun dari material beton.

  • Lebih Hemat Energi

Tahukah Anda bahwa kayu merupakan insulator alami yang mencegah penghantaran panas. Berada di dalam rumah kayu akan membuat Anda merasa sejuk sehingga tak perlu memasang penyejuk udara. Alhasil, memiliki rumah kayu bisa membuat Anda lebih hemat energi.

  • Kokoh dan Kuat

Walaupun bobot kayu lebih ringan dibanding beton, tetapi rumah kayu tergolong kuat dan kokoh. Bahkan, sejumlah aula olahraga menggunakan lantai berbahan kayu karena daya tahannya yang cukup kuat. Rumah kayu modern juga membutuhkan perawatan yang lebih sedikit ketimbang rumah berbahan konkrit.

  • Proses Pembangunan Cepat

Dalam membangun sebuah rumah kayu, tidak dibutuhkan pengecoran atau pemasangan bata yang memakan waktu lama. Proses pembangunan rumah kayu ini tergolong lebih cepat ketimbang membangun rumah dari material batu bata atau beton.

  • Ramah Lingkungan

Dibanding rumah yang dibangun dari material lain, rumah kayu tergolong lebih ramah lingkungan. Struktur kayu juga mampu menyerap dan menyimpan karbon dioksida yang berada di sekitar bangunan.

  • Nilai Jual yang Tinggi

Rumah kayu unik dan cantik bisa menjadi suatu investasi yang menguntungkan. Tampilannya yang cantik dan segala kelebihan yang ditawarkan membuat rumah kayu memiliki nilai jual tinggi yang pasti bakal menguntungkan pemiliknya.

Kekurangan

Apabila Anda merasa bahwa warna hitam menimbulkan kesan yang terlalu gelap, gunakan saja warna putih dan abu-abu saat mendekorasi ruang tamu. Abu-abu juga termasuk dalam golongan warna yang sering diusung dalam desain minimalis modern.

  • Gunakan Aksen Kayu
NA

Di samping sejumlah kelebihan yang ditawarkan oleh rumah kayu, ternyata ada juga beberapa kekurangan yang Anda dapatkan ketika berencana memiliki rumah kayu. Agar Anda tidak menyesal di kemudian hari, berikut adalah kekurangan dari rumah kayu:

  • Perubahan Struktur Kayu

Perlu Anda ketahui bahwa kayu adalah material higroskopik atau bahan yang bisa menyerap uap air dan kadar kelembabannya bisa berubah-ubah sesuai dengan kondisi lingkungan sekitarnya. Dengan kondisi seperti ini, bahan kayu bisa menciut atau justru berkembang sesuai suhu.

  • Risiko Rayap

Sudah bukan hal baru jika kayu yang lembab akan menjadi tempat tinggal ideal bagi rayap. Serangga ini mampu memakan habis kayu yang lapuk sehingga lama ama kayu akan keropos dan habis. Akibatnya tentu saja bisa bermacam-macam, salah satunya rumah roboh.

  • Harga Kayu Relatif Mahal

Mengingat kayu adalah bahan bangunan alami, maka tak heran jika harga kayu dibanderol lebih mahal dibanding material konkrit. Persiapkan dana lebih banyak jika Anda benar-benar ingin membangun rumah kayu.

  • Risiko Kebakaran

Kayu merupakan material yang mudah hangus dilalap api. Ketika terjadi kebakaran, rumah berbahan kayu lebih cepat hangus dibanding rumah yang dibuat dari fondasi batu bata dan semen.

  • Perawatan yang Rumit

Untuk menjaga agar rumah kayu unik dan cantik setiap saat, Anda perlu memberikan perawatan ekstra. Misalnya, Anda harus rajin menyemprotkan anti rayap ke seluruh bagian rumah agar terbebas dari rayap. Selain itu, ketika atap bocor Anda pun harus segera memperbaikinya agar kebocoran tidak menyebabkan kayu semakin lapuk.

Itulah sejumlah kelebihan dan kekurangan yang ditawarkan rumah kayu. Jika sudah mempertimbangkan poin-poin di atas, saatnya Anda menentukan sendiri apakah rumah berbahan kayu benar-benar cocok untuk Anda atau tidak.

Awalnya diterbitkan